Kasus perselingkuhan yang melibatkan artis dan selebriti sedang menjadi viral belakangan ini. Dan tahukah kamu? Ternyata, salah satu penyebab perselingkuhan ini adalah... posisi seks yang membosankan!
Seorang seksolog terkenal, dr. Haekal Anshari, mengungkapkan bahwa seseorang dapat terjerat dalam perselingkuhan jika mereka merasa tidak puas secara emosional maupun fisik dengan pasangan sah mereka. Salah satu faktor yang dapat membuat hubungan seksual menjadi membosankan adalah rutinitas yang monoton, yang akhirnya membuat pasangan merasa jenuh dan mencari kepuasan di tempat lain.
"Mungkin rasa jenuh timbul karena kehidupan seksual mereka menjadi monoton. Mereka selalu melakukan posisi yang sama. Atau mungkin libido salah satu pasangan menurun," ujar dr. Haekal saat berbicara dalam acara pengenalan alat INABA oleh Regenesis di Jakarta Selatan beberapa waktu yang lalu.
"Sebagai contoh, istri mungkin mengalami penurunan libido karena sibuk mengurus anak, dan umumnya wanita membutuhkan waktu untuk memulihkan libido seksual setelah melahirkan," lanjutnya.
Selain itu, ketidakpuasan ego dalam hubungan juga dapat menjadi faktor penyebab perselingkuhan. Ini adalah masalah psikologis yang sering dapat diatasi melalui komunikasi yang baik. Misalnya, jika keinginan atau ego pasangan tidak terpenuhi atau dipahami, mereka mungkin mencari kepuasan dari orang lain.
"Contohnya, seorang pria merasa bahwa wanita lain dapat memenuhi ego-nya. Dalam hal ini, dia merasa dihargai oleh wanita lain," paparnya.
dr. Haekal, yang juga seorang dermatolog, menambahkan bahwa jika perselingkuhan terjadi hanya sekali, mungkin masih bisa dikategorikan sebagai tindakan khilaf. Namun, kondisi ini perlu dilihat dari niat pelaku perselingkuhan sejak awal.
"Tapi jika seseorang terlibat dalam perselingkuhan berulang kali dengan beberapa orang, kemungkinan ada gangguan kejiwaan di dalamnya. Misalnya, gangguan kepribadian naristik dan sebagainya," kata dr. Haekal.
Selain itu, komunikasi yang buruk juga dapat menjadi pemicu perselingkuhan. Komunikasi yang baik adalah kunci dalam mengatasi masalah hubungan, termasuk dalam hal seksualitas. Pasangan dapat mencoba untuk mengeksplorasi kehidupan seksual mereka dengan mencoba posisi baru, suasana baru, dan hal-hal lain yang dapat membangkitkan gairah.
Baca Juga: 6 Manfaat Tidur Telanjang yang Tak Terduga, Stres Hilang Bonus Kehidupan Seks Super Nikmat
Namun, dr. Haekal juga menyoroti pentingnya menjaga penampilan dalam hubungan. Ia menyayangkan bahwa setelah menikah dan memiliki anak, banyak pasangan suami-istri yang mulai tidak peduli dengan penampilan mereka. Penampilan yang menarik juga merupakan bagian dari daya tarik seksual dan dapat meningkatkan libido seseorang saat melihatnya.
Jadi, penting bagi pasangan untuk tetap memperhatikan kehidupan seksual mereka, mengatasi kebosanan, dan menjaga komunikasi yang baik agar dapat mencegah perselingkuhan. Ingat, seks yang memuaskan dan hubungan yang sehat adalah kunci kebahagiaan dalam rumah tangga!