Konsultan asal Inggris, Buro Happold turut terseret dalam kisruh perdebatan pembangunan Jakarta International Stadium (JIS). Ini setelah stadion peninggalan mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu disebut-sebut merupakan hasil desain dari Buro Happold.
Namun kenyataannya, Buro Happold menegaskan bahwa pihaknya tidak mendesain JIS, melainkan hanya melakukan konsultasi. Persoalan JIS dengan Buro Happold itu kemudian disorot oleh pegiat media sosial Jhon Sitorus.
Melalui akun Twitternya @Miduk17, Jhon Sitorus membagikan tangkapan layar berita mengenai pernyataan Buro Happold. Dalam pemberitaan itu, Buro Happold menyatakan bahwa pembangunan JIS tidak sesuai dengan panduan mereka.
Jhon Sitorus pun menyebut kebohongan mulai terungkap satu per satu. Apalagi, lanjutnya, pembangunan JIS dulu disebut-sebut sesuai konsultas kelas dunia Buro Happold.
Terlebih Buro Happold memiliki rekam jejak mentereng karena pernah membangun stadion milik salah satu klub sepak bola di Liga Inggris, yaitu Tottenham Hotspurs.
"Satu persatu kebohongan itu terungkap. Dulu ngakunya jika JIS dibangun sesuai dengan konsultan kelas dunia, sehingga JIS setara Tottenham Hotspurs Stadium hingga Olympics Stadium London," sentil Jhon Sitorus dalam cuitannya, Minggu (9/7/2023).
"Kini, Buro Happold bahkan menegaskan tak mendesain JIS, hanya sekadar konsultasi," lanjutnya.
Jhon Sitorus lantas menyindir Anies Baswedan yang dinilai kerap membesar-besarkan banyak hal. Ia menuding pihak Anies saat memimpin DKI Jakarta hanya melakukan konsultasi pembangunan JIS ke Buro Happold lewat WhatsApp, tetapi kemudian melebih-lebihkan telah didesain oleh Buro Happold.
"Jangan-jangan mereka hanya chat via WhatsApp sekadar tanya-tanya, lalu bikin release ke publik bahwa JIS didesain oleh konsultan Tottenham Hotspurs Stadium," tuding Jhon Sitorus.
"Mengingat terlalu banyak hal-hal yang dibesar-besarkan Abas (Anies Baswedan), padahal sebenarnya tak demikian kenyataannya," pungkasnya.