Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bercerita sedang membangun lapangan untuk akademi sepak bola di Bekasi, Jawa Barat. Prabowo kemudian menawarkan klub sepak bola asal Jakarta, Persija jika ingin menggunakan fasilitas lapangan untuk latihan secara gratis.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam acara bertajuk "Konsolidasi Kader Partai Gerindra Dapil 4 Jakarta Timur" di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, pada Minggu (16/7/2023).
"Saya sedang membangun suatu akademi sepak bola, tidak jauh dari sini, di Bekasi. Sebentar lagi mudah-mudahan bulan Oktober 2023, kita akan selesai tujuh lapangan, saudara-saudara," ujar Prabowo.
Prabowo yang bakal maju lagi sebagai Capres di 2024 itu mengatakan akan mempersembahkan akademi itu kepada semua tim sepak bola yang mau mengirim anak muda berbakat untuk latihan di sana.
Pada kesempatan itu Prabowo yang kini menjabat sebai Menhan itu menyinggung Persija yang belum punya lapangan sepak bola untuk latihan.
Ia kemudian mempersilahlan klub berjuluk Macan Kemayoran berlatih secara cuma-cuma. Prabowo juga menyampaikan kalau dirinya merupakan putra asli Betawi, alias lahir di Jakarta.
"Saya dengar Persija belum punya lapangan bola. Jadi, untuk Persija saya persilakan kalau mau latihan di akademi nanti bulan Oktober, monggo silakan," kata Prabowo.
Prabowo bahkan menganggap tawaran untuk Persija latihan di lapangan akademi miliknya sebagai balas jasa karena sudah besar di Ibu Kota.
Ia hanya meminta anak asuh Thomas Doll utuk bisa menjaga kebersihan jika tawaran itu diterima oleh Persija.
"Karena itu adalah utang saya kepada Jakarta. Saya lahir dan besar di Jakarta. Khusus untuk Persija enggak bayar. Tapi harus menjaga kebersihan," kata Prabowo.
Indonesia kata Prabowo, tidak boleh dianggap sebagai bangsa kalahan di bidang sepak bola. Ia berharap kedepannya Garuda bisa berprestasi di dunia.
"Bangsa itu dinilai dari olahraganya juga. Kenapa? Bangsa yang lain mau jadi juara Olimpiade, juara Asian Games, juara World Cup. Karena di situ, dilihat bangsa ini bangsa yang hebat, bangsa ini bangsa yang merdeka, bangsa ini bangsa pejuang, atau bangsa ini bangsa kalahan," katanya.