Apa Itu Supernova? Ledakan Dahsyat dari Bintang Masif

Deli

Rabu, 19 Juli 2023 | 10:51 WIB
Apa Itu Supernova? Ledakan Dahsyat dari Bintang Masif
Supernova 1987A (Anglo-Australian Observatory.)

Apa itu Supernova, istilah yang sering muncul saat pembahasan ruang angkasa? Supernova adalah nama yang diberikan untuk ledakan dahsyat sebuah bintang masif di akhir hidupnya.

Itu dapat memancarkan lebih banyak energi dalam beberapa detik daripada yang akan dipancarkan matahari kita dalam masa hidupnya selama miliaran tahun.

Langit di atas kita dipenuhi dengan sisa-sisa supernova kuno yang sangat indah, yaitu bintang-bintang yang menjalani hidup mereka dan kemudian mati dalam ledakan dahsyat ini. Di galaksi seperti Bima Sakti kita, yang terdiri dari sekitar 200 miliar bintang, pasti ada supernova setiap 50 tahun sekali.

Namun supernova yang terlihat oleh mata saja sangat jarang. Kamu mungkin tidak dapat menyaksikannya dalam hidup kamu. Apa yang kita lihat saat ini adalah sisa-sisa supernova, awan yang mengembang di ruang angkasa tempat bintang dulu berada.

Ada banyak contoh, baik di dalam maupun di luar galaksi kita. Sisa supernova paling terkenal yang terlihat dari Belahan Bumi Utara disebut Crab Nebula. Itu terletak di arah konstelasi Taurus the Bull.

Orang Cina mencatat menyaksikan supernova pada tahun 1054 M (meskipun itu terjadi 6.523 tahun sebelumnya, karena bintang ini berjarak beberapa tahun cahaya).

Mereka menyebutnya bintang tamu dan menulis bahwa itu terlihat di siang hari selama tiga minggu penuh, akhirnya menghilang seluruhnya dari pandangan sekitar tiga bulan kemudian.

Seberapa Terang Supernova?

Peristiwa spektakuler ini bisa sangat terang sehingga menyinari seluruh galaksi selama beberapa hari atau bahkan berbulan-bulan. Mereka dapat dilihat di seluruh alam semesta.

baca juga

Seberapa Umumkah Supernova?

Tidak terlalu. Para astronom percaya bahwa sekitar dua atau tiga supernova terjadi setiap abad di galaksi seperti Bima Sakti kita. Karena alam semesta mengandung begitu banyak galaksi, para astronom mengamati beberapa ratus supernova per tahun di luar galaksi kita.

Debu luar angkasa menghalangi pandangan kita terhadap sebagian besar supernova di Bima Sakti.

Apa yang bisa kita pelajari dari supernova?

Para ilmuwan telah belajar banyak tentang alam semesta dengan mempelajari supernova. Mereka menggunakan supernova tipe kedua (jenis yang melibatkan katai putih) seperti penggaris, untuk mengukur jarak di ruang angkasa.

Mereka juga belajar bahwa bintang adalah pabrik alam semesta. Bintang menghasilkan unsur kimia yang dibutuhkan untuk membuat segala sesuatu di alam semesta kita. Pada intinya, bintang mengubah unsur sederhana seperti hidrogen menjadi unsur yang lebih berat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kerasnya TC Timnas Indonesia U-17, Pemain Sampai Kram

Kerasnya TC Timnas Indonesia U-17, Pemain Sampai Kram

Deli | Selasa, 18 Juli 2023 | 11:24 WIB

Minta Media Tak Terlalu Soroti Seleksi Timnas U-17, Coach Bima: Jangan Sampai Muncul Video Iqbal Materazzi-nya Indonesia

Minta Media Tak Terlalu Soroti Seleksi Timnas U-17, Coach Bima: Jangan Sampai Muncul Video Iqbal Materazzi-nya Indonesia

Deli | Selasa, 18 Juli 2023 | 08:25 WIB

Terkini

Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak: Perlawanan Perempuan di Tengah Sunyinya Sumba

Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak: Perlawanan Perempuan di Tengah Sunyinya Sumba

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:05 WIB

8 Sunscreen Spray SPF 50 untuk Kulit Usia Matang, Praktis Bantu Cegah Tanda Penuaan

8 Sunscreen Spray SPF 50 untuk Kulit Usia Matang, Praktis Bantu Cegah Tanda Penuaan

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Bukan Sekadar Teknologi, Generative AI Mulai Mengubah Cara Orang Indonesia Membuat Film

Bukan Sekadar Teknologi, Generative AI Mulai Mengubah Cara Orang Indonesia Membuat Film

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:50 WIB

Bukan Cuma Kerja di Kapal, Ini Luasnya Peluang Karier di Industri Maritim

Bukan Cuma Kerja di Kapal, Ini Luasnya Peluang Karier di Industri Maritim

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Trump Nyinyir, Prabowo Optimis: Masa Depan Kendaraan Listrik Jadi Ajang Tarik Ulur

Trump Nyinyir, Prabowo Optimis: Masa Depan Kendaraan Listrik Jadi Ajang Tarik Ulur

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:47 WIB

Maut di Balik Secangkir Kopi di Pasuruan: Motif Nenek Nurami Dibunuh Saudara Jauh

Maut di Balik Secangkir Kopi di Pasuruan: Motif Nenek Nurami Dibunuh Saudara Jauh

Jatim | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:27 WIB

Sisi Gelap Sound Horeg Agustusan: Antara Cuan Gacor dan Panci yang Ikut Bergetar

Sisi Gelap Sound Horeg Agustusan: Antara Cuan Gacor dan Panci yang Ikut Bergetar

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Makna dan Sejarah Hari Pramuka di Indonesia, Siapa Penggagasnya?

Makna dan Sejarah Hari Pramuka di Indonesia, Siapa Penggagasnya?

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:24 WIB

Kepala Lapas Gobah Pekanbaru Dicopot Imbas Napi Kasus Narkoba Kabur

Kepala Lapas Gobah Pekanbaru Dicopot Imbas Napi Kasus Narkoba Kabur

Riau | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Di Daerah Ini Kemiskinan Menyusut ke 6,54 Persen, Namun Ketimpangan Kian Melebar

Di Daerah Ini Kemiskinan Menyusut ke 6,54 Persen, Namun Ketimpangan Kian Melebar

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:20 WIB

×