Ada Apa di Dalam Palung Mariana?

Deli | Suara.com

Selasa, 25 Juli 2023 | 08:44 WIB
Ada Apa di Dalam Palung Mariana?
Lokasi Palung Mariana (Wikipedia/ I, Kmusser)

Palung Mariana adalah palung samudera terdalam di Bumi dan rumah bagi dua titik terendah di planet ini. Namun apakah sudah dijelajahi sampai sej? Ada apa di dalam Palung Mariana ini? 

Palung berbentuk bulan sabit berada di Pasifik Barat, tepat di sebelah timur Kepulauan Mariana dekat Guam.

Wilayah di sekitar palung ini patut diperhatikan karena banyak lingkungan unik, termasuk ventilasi yang mengeluarkan belerang cair dan karbon dioksida, gunung lumpur aktif, dan kehidupan laut yang beradaptasi dengan tekanan 1.000 kali lipat dari permukaan laut.

The Challenger Deep, di ujung selatan Palung Mariana, adalah tempat terdalam di lautan. Kedalamannya sulit diukur dari permukaan, tetapi pada tahun 2010, National Oceanic and Atmospheric Administration menggunakan pulsa suara yang dikirim melalui lautan dan menetapkan Challenger Deep d pada 36.070 kaki (10.994 meter).

Perkiraan tahun 2021 menggunakan sensor tekanan menemukan tempat terdalam di Challenger Deep adalah 35.876 kaki (10.935 m). Perkiraan modern lainnya bervariasi kurang dari 1.000 kaki (305 m).

Tempat terdalam kedua samudra juga ada di Palung Mariana. Sirena Deep, yang terletak 124 mil (200 kilometer) di sebelah timur Challenger Deep, memiliki kedalaman 35.462 kaki (10.809 m) seperti tim Suara.com lansir dari Livescience, Senin (24/7/2023).

Sebagai perbandingan, Gunung Everest berada pada ketinggian 29.026 kaki (8.848 m) di atas permukaan laut, yang berarti bagian terdalam Palung Mariana 7.044 kaki (2.147 m) lebih dalam dari tinggi Everest. Lalu apa saja isi Palung Mariana?

Ada Apa di Dalam Palung Mariana?

Ekspedisi ilmiah baru-baru ini telah menemukan kehidupan yang sangat beragam. Hewan yang hidup di bagian terdalam Palung Mariana bertahan hidup dalam kegelapan total dan tekanan ekstrem, kata Natasha Gallo, seorang mahasiswa doktoral di Scripps Institution of Oceanography yang telah mempelajari rekaman video dari ekspedisi pembuat film James Cameron tahun 2012 ke dalam palung.

Makanan di Palung Mariana sangat terbatas karena ngarai yang dalam jauh dari daratan. Beberapa mikroba bergantung pada bahan kimia, seperti metana atau belerang, sementara makhluk lain melahap kehidupan laut yang berada di bawah mereka dalam rantai makanan.

Tiga organisme paling umum di dasar Palung Mariana adalah xenophyophores, amphipoda, dan teripang kecil (holothurians). Xenophyophores bersel tunggal menyerupai amuba raksasa, dan mereka makan dengan mengelilingi dan menyerap makanan mereka.

Amphipod adalah pemakan bangkai seperti udang yang biasanya ditemukan di palung laut dalam; bagaimana mereka bertahan hidup di sana masih menjadi misteri karena cangkang amphipoda mudah larut dalam tekanan tinggi Palung Mariana.

Namun pada tahun 2019, peneliti Jepang menemukan bahwa setidaknya satu spesies penghuni Palung Mariana menggunakan aluminium, yang diekstraksi dari air laut, untuk menopang cangkangnya.

Selama ekspedisi Cameron tahun 2012, para ilmuwan juga melihat tikar mikroba di Sirena Deep, zona timur Challenger Deep. Gumpalan mikroba ini memakan hidrogen dan metana yang dilepaskan oleh reaksi kimia antara air laut dan bebatuan.

Salah satu predator teratas di kawasan ini adalah ikan. Pada tahun 2017, para ilmuwan melaporkan bahwa mereka telah mengumpulkan spesimen makhluk yang tidak biasa, yang disebut ikan siput Mariana, yang hidup di kedalaman sekitar 26.200 kaki (8.000 m).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seberapa Dalam Palung Mariana, Cek Fakta Menariknya!

Seberapa Dalam Palung Mariana, Cek Fakta Menariknya!

| Sabtu, 22 Juli 2023 | 15:00 WIB

Warga Gorontalo Geger! Jutaan Udang Laut Naik ke Daratan hingga ke Desa

Warga Gorontalo Geger! Jutaan Udang Laut Naik ke Daratan hingga ke Desa

| Kamis, 25 Mei 2023 | 20:32 WIB

Terkini

Review Novel Kami (Bukan) Fakir Asmara: Tutorial Jadi Badut Hubungan yang Tetap Elegan

Review Novel Kami (Bukan) Fakir Asmara: Tutorial Jadi Badut Hubungan yang Tetap Elegan

Your Say | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:52 WIB

Peran Strategis BRI di Balik Kesuksesan Internasional UMKM Yummy Craft

Peran Strategis BRI di Balik Kesuksesan Internasional UMKM Yummy Craft

Bri | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:51 WIB

Duka di Kebun Binatang Bandung: Huru dan Hara, Dua Bayi Harimau Mati Diterkam Virus Ganas

Duka di Kebun Binatang Bandung: Huru dan Hara, Dua Bayi Harimau Mati Diterkam Virus Ganas

Jabar | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:50 WIB

Elkan Baggott Nilai Timnas Indonesia Era John Herdman Lebih Solid, Sindir Shin Tae-yong?

Elkan Baggott Nilai Timnas Indonesia Era John Herdman Lebih Solid, Sindir Shin Tae-yong?

Bola | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:48 WIB

5 Rekomendasi Mobil Diesel Paling Irit dan Murah 2026, Tak Boros BBM

5 Rekomendasi Mobil Diesel Paling Irit dan Murah 2026, Tak Boros BBM

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:48 WIB

Rupiah Akhirnya Bernapas Lega, Hari Ini Menguat ke Level Rp 16.911

Rupiah Akhirnya Bernapas Lega, Hari Ini Menguat ke Level Rp 16.911

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:46 WIB

Komnas HAM Sebut Pemulihan Andrie Yunus akibat Penyiraman Air Keras Butuh Waktu 6 Bulan

Komnas HAM Sebut Pemulihan Andrie Yunus akibat Penyiraman Air Keras Butuh Waktu 6 Bulan

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:46 WIB

Google Maps Rombak Fitur Navigasi Jadi Lebih Detail dengan Menyajikan Tampilan 3D

Google Maps Rombak Fitur Navigasi Jadi Lebih Detail dengan Menyajikan Tampilan 3D

Otomotif | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:45 WIB

Kondisi Mengenaskan, Teka-teki Kematian Alfin yang Hilang 2 Pekan di Bogor

Kondisi Mengenaskan, Teka-teki Kematian Alfin yang Hilang 2 Pekan di Bogor

Bogor | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:44 WIB

BRI Perkuat Program Rumah Rakyat, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun pada 2026

BRI Perkuat Program Rumah Rakyat, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun pada 2026

Kaltim | Kamis, 26 Maret 2026 | 16:43 WIB