Namun, karier Hodak di Kamboja berakhir pada 2011 karena dia menerima tawaran untuk menjadi asisten pelatih di klub raksasa China, Shandong Luneng.
Kembali ke Malaysia pada tahun 2012, Hodak melatih Kelantan di Liga Super Malaysia, dan kemudian dia juga sempat menangani klub besar di Negeri Jiran, yaitu Johor Darul Takzim pada tahun 2014.
Bersama JDT, Hodak berhasil meraih dua gelar juara, yakni Liga Super Malaysia 2014 dan Malaysia Charity Shield 2015, serta menjadi runner-up di Piala Malaysia 2014.
Dalam pengumuman yang disampaikan melalui laman resminya pada Rabu (26/7/2023), Persib Bandung secara resmi meresmikan Bojan Hodak sebagai pelatih baru mereka.
Sebelum mendapatkan kesempatan untuk menangani Persib Bandung, Hodak telah mengalami pengalaman melatih klub sepak bola di Malaysia, di mana dia pernah menangani Kuala Lumpur FC.
Teddy Tjahjono, Deputy CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, menjelaskan bahwa pihak klub telah mencapai kesepakatan dengan Hodak beberapa waktu sebelum pengumuman ini dilakukan.
Dengan pengalaman dan reputasi Hodak sebagai pelatih besar yang telah malang melintang di kawasan Asia Tenggara, Teddy berharap bahwa Hodak dapat memberikan dampak positif bagi performa Persib Bandung.