Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan pernyataan soal dugaan penghinaan Rocky Gerung terhadap Presiden Jokowi. Dia secara menyayangkan aksi yang dilakukan oleh pengamat politik itu.
Sebelumnya, pengamat politik Rocky Gerung memang tengah menjadi perbincangan publik usai video dirinya diduga menghina Presiden Jokowi viral di media sosial. Bukan hanya itu, bahkan Rocky mendapat banyak tuntutan hukum dari berbagai pihak khususnya barisan relawan dan partai yang menaungi Jokowi.
Mendengar pernyataan kontroversi yang dilontarkan Rocky Gerung, Menhan Prabowo mengatakan hal tersebut sangat keliru karena dilakukan oleh seorang akademisi.
"Yah saya kira itu keliru yah menurut saya, secara seorang ahli intelektual, seorang akademisi," ujar Prabowo, dikutip melalui kanal Youtube KompasTV, Selasa (8/8).
Walaupun, kata dia, Rocky memiliki pandangan tersendiri yang diyakni, tetap tidak boleh menggunakan kata-kata yang seperti itu.
"Walaupun punya pandangan yang dia yakini, tapi tidak boleh pakai kata-kata yang seperti itu menurut saya," kata Dia.
Menurutnya, sebagai orang yang bekerja di kabinet dia melihat Jokowi dari dekat. Melihat keputusan-keputusan dan pengarahan pengarahan yang dibuat Jokowi semuanya untuk kepentingan bangsa dan negara.
"Saya masuk kabinet, saya lihat Pak Jokowi dari dekat, saya menterinya beliau. Saya melihat keputusan-keputusan beliau, saya liat pengarahan-pengarahan beliau, semuanya untuk kepentingan bangsa dan negara," imbuhnya.
Namun, sekali lagi Prabowo menegaskan bahwa Rocky Gerung seharusnya tidak melakukan tindakan itu. Mengingat dia merupakan seorang akademisi dan ahli dalam filsafat.
"Tapi saya kira beliau, Pak Rocky Gerung, saya kira juga sebagai apa yah sebagai akademisi sebagai ahli filsafat, seharusnya ya tidak seperti itu," pungkasnya.
Baca Juga: Gagal Jadi Pesepakbola, Benito Malah Sukses Jadi YouTubers
Sementara itu, Bareskrim telah menetapkan perihal sanksi hukum yang akan dilayangkan Rocky Gerung. Bukan penodaan agama melainkan pasal penyebaran berita bohong.