Ricuh! Warga Dago Elos Diserang Gas Air Mata Polisi Saat Demo Sengketa Lahan, Begini Kronologinya

Deli

Rabu, 16 Agustus 2023 | 16:09 WIB
Ricuh! Warga Dago Elos Diserang Gas Air Mata Polisi Saat Demo Sengketa Lahan, Begini Kronologinya
Kerusuhan di Dago Elos, Kota Bandung yang disebabkan bentrokan antara polisi dan warga (Twitter/@BdgBergerakID)

Kawasan Dago Elos, Bandung tengah mengalami situasi yang mencekam saat ini. Hal tersebut dipicu usai adanya penolakan laporan tindak pidana oleh Polrestabes Bandung.

Diketahui, warga Dago Elos saat ini sedang bersengketa dengan PT Dago Inti Graha dan Keluarga Muller yang akan melakukan penggusuran paksa warga Dago Elos.

Menurut keterangan Yayasan LBH Indonesia, warga Dago Elos datang ke Polrestabes untuk melaporkan tindak pidana yang dilakukan oleh lawan sengketanya pada Senin (14/8). Namun rupanya, laporan tersebut ditolak dengan alasan yang tidak masuk akal.

Penolakan ini menjadi penolakan yang kedua setelah sebelumnya, laporan pidana warga Dago Elos ditolak pada 8 Maret 2023. Bahkan kabarnya, tim kuasa hukum mendapatkan perlakuan kasar oleh pihak kepolisian.

Rupanya, laporan yang diajukan kali ini pun tak berbeda jauh. Anggota Polrestabes melakukan tindakan represif, tidak pantas, dan tidak profesional, seperti tidak bersedia menempuh pro justicia dalam menerima laporan tindak pidana.

"Saat pelaporan, salah seorang polisi berkata kasar pada salah seorang warga 'gara-gara sia, anjing'. Pada proses pelaporan, pendamping hukum juga mendapat perlakuan kasar ditarik dan didorong," tulis akun Twitter @YLBHI.

Oleh karena merasa kecewa laporan mereka ditolak, warga Dago Elos pun melakukan demonstrasi. Namun aksi demo berjalan ricuh ketika polisi melemparkan sejumlah gas air mata untuk membubarkan kerumunan warga. 

Bukan hanya itu, setelah melemparkan gas air mata polisi juga merangsek masuk ke pemukiman warga RW 02 Dago Elos. Bahkan beberapa polisi nampak masuk ke rumah-rumah warga. Polisi juga membuat barikade di jalan utama arah masuk pemukiman. 

Pihak LBH Bandung sendiri sempat mendatangi polisi, meminta agar menghentikan tindakan represif dan segera keluar dari pemukiman warga. Sekitar tujuh orang, salah satunya Ketua PBHI Jawa Barat, ditangkap dan ditahan pihak kepolisian. Dan kabarnya baru dibebaskan pada Selasa pagi (15/8).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Musuh Utama, Inilah Seluk Beluk Keluarga Hartanto Sang Penggugat Warga Dago Elos

Jadi Musuh Utama, Inilah Seluk Beluk Keluarga Hartanto Sang Penggugat Warga Dago Elos

Deli | Rabu, 16 Agustus 2023 | 15:51 WIB

Viral Warga Dago Bandung Kejang dan Muntah Darah Gegara Tembakan Gas Air Mata

Viral Warga Dago Bandung Kejang dan Muntah Darah Gegara Tembakan Gas Air Mata

News | Rabu, 16 Agustus 2023 | 10:05 WIB

Kronologi Kerusuhan Dago Elos Bandung, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Kronologi Kerusuhan Dago Elos Bandung, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Your Say | Rabu, 16 Agustus 2023 | 09:11 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×