Tim sepak bola wanita Spanyol sukses merengkuh gelar Piala Dunia Wanita 2023 usai di laga puncak mengalahkan Inggris dengan skor tipis 1-0. Gol dicetak oleh Olga Carmona di menit 29.
Selain kegemilangan timnas sepak bola wanita Spanyol merengkuh titel gelar prestisius itu, muncul kontroversi yang diciptakan Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol, Luis Rubiales.
Aksi Rubiales bahkan sampai memantik kegeraman publik Spanyol di media sosial. Hal itu dipicu kelakuannya dengan erat mencium bibir salah satu pemain timnas putri Spanyol, Jennifer Hermoso.
Aksi itu terekam kamera hingga viral. Saat acara pengalungan medali, Rubiales tampak dengan erat memegang kepala Jennifer lalu keduanya berciuman bibir.
Jenni (panggilan Jennifer Hermoso) memberikan pengakuan atas ulah sang presiden federasi.
"Saya tidak menikmatinya," ucap Jenni sebagaimana dilansir Marca.
Dikecam Netizen
Aksi itu sontak memantik kegeraman publik, khususnya di media sosial.
"Ciuman kejutan? Saya lebih menilai hal itu sebagai sikap tidak pantas," kata seorang netizen.
Baca Juga: Hobi Berolahraga? Coba Tonton 4 Film Bollywood Bertema Olahraga Ini!
"Ciuman kejutan di bibir tanpa persetujuan. Itu adalah pelecehan seksual," ujar seorang netizen lainnya.
Dalam kolom komentar di media sosial juga didapatkan sejumlah netizen yang coba membela sikap Rubiales. Mereka menyatakan bahwa aksi itu adalah aksi spontan lantaran Spanyol tengah dinaungi euforia kebahagiaan untuk pertama kalinya juara Piala Dunia Wanita.
"Untuk siapapun yang mengatakan 'momen bahagia' dan 'perbedaan budaya', dia [Hermoso] tidak dalam persetujuan dan dia juga mengatakan dalam instagram miliknya bahwa dia tidak menyukai itu," ucap netizen lainnya.
Hermoso sendiri dalam akun instagram miliknya menyatakan ia tak menyukai aksi Rubiales. Ia pun mengaku tak bisa berbuat banyak menghadapi situasi mengejutkan tersebut.
"Hey, Saya tidak menyukainya," kata Hermoso menyatakan sikapnya terhadap tindakan Rubiales, dikutip dari CNN.
"Tetapi apa yang seharusnya saya lakukan?," ucap Hermoso menjawab pertanyaan seorang netizen tentang reaksinya saat insiden tersebut terjadi.