Presenter kondang tanah air Indra Bekti baru saja melangsungkan pernikahan usai belum lama bercerai dengan sang istri Aldila Jelita.
Diketahui, Indra Bekti dengan Aldila Jelita resmi bercerai pada bulan April 2023 lalu. Namun rupanya kedua pasangan ini sama-sama setuju untuk rujuk kembali.
Namun kabar mengejutkan terjadi pada Jumat (25/8/2023) lalu, Indra Bekti menggelar acara syukuran sebagai bentuk rasa syukurnya atas keputusan rujuk dengan sang istri.
Namun, dia membantah bahwa acara syukuran ini merupakan acara akadnya dengan Aldila Jelita. Kabarnya memang, rencana rujuk ini sudah sejak lama diperbincangkan keduanya.
Menanggapi hal tersebut, Ibunda Aldila Jelita mengaku kaget dengan keputusan anaknya memeilih rujuk.
"Sangat syok, lihat yang saya pakai sekarang, hitam-hitam, bagi saya Aldila sudah mati. Anak saya sudah meninggal. Jangan bertanya lagi Dila itu anaknya siapa dan dari ibu siapa. Dila nggak pernah punya ibu, ibunya sudah mati," ungkap ibu Aldila Marjam Abdurrahman, dikutip melalui akun Instagram @lambe_turah.
Marjam mengaku kesalahan yang dilakukan Indra Bekti sudah tidak terampuni bagi dia sendiri. Dia tidak mau membeberkan kesalahan tersebut karena masih mengingat cucunya.
"Kesalahan yang Bekti bikin sudah tidak terampuni buat saya. Saya tidak bisa membuka kesalahan Bekti saat ini karena saya masih memandang cucu saya," kata Dia.
"Saya paling benci di dunia laki-laki itu (Bekti), bisa bayangkan yang dia lakukan kepada anak saya," lanjutnya.
Ibunda Aldila juga menambahkan, sebelumnya dia tidak ingin membuka kesalahan yang dilakukan Indra Bekti.
Namun dia menyebut, semua berpangkal pada peristiwa yang terjadi pada 2016 silam semua permasalahan terjadi.
"Coba kesalahan apa yang dibikin sampai adik-adiknya Dila tidak terima si Bekti? Tadinya saya mau buka, tapi karena sama masih mandang Dafni dan Abel. Apa yang terjadi di 2016, permaslahan besar itu terjadi di situ," pungkasnya.
Adapun kasus yang pernah menimpa Indra Bekti di tahun 2016 silam ialah terkait dugaan pelecehan seksual sesama jenis. Laporan tersebut dibuat oleh Reza Pahlevi yang pada saat kejadian masih di bawah umur.