Ada berbagai cara yang dilakukan oleh calon anggota legislatif (caleg) untuk mencari dukungan dan berkampanye demi mendapat suara.
Namun cara caleg yang satu ini beda dari yang lazim dilakukan kebanyakan. Bahkan, berkat aksinya yang menggunakan jalan lain, caleg Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan bernama Tri Wahyudi pun menjadi perbincangan warganet.
Pasalnya, ia malah menggunakan aplikasi kencan untuk ajang kampanye jelang pemiliihan umum 2024.
Salah satu pengguna Twitter (atau X) @advltswiim mengaku heran dengan yang dilakukan Tri Wahyudi. Lantaran ia menjumpai caleg berusia 24 tahun itu melalui aplikasi kencan.
Dalam tangkapan layar tersebut, Tri Wahyudi menuliskan bahwa dirinya bukan bermaksud mencari pasangan melainkan mencari dukungan.
"Di sini bukan untuk mencari pasangan, tapi mencari teman dan dukungan," demikian tertulis dalam unggahan tangkapan layar.
Bukan hanya itu, Tri Wahyudi juga menuliskan beberapa poin visi yang dimilikinya sebagai calon legislatif DPRD Pasuruan.
Dia menuliskan, akan menjadi perwakilan rakyat yang terpercaya, bersahabat dan sayang pada rakyatnya.
"Visi saya sebagai Caleg DPRD Kab. Pasuruan Dapil 6 (Pandaan, Prigen, Sukorejo) yaitu dapat menjadi perwakilan rakyat yang terpercaya, bersahabat dan sayang pada rakyatnya. Yuk jadi koncone Cak Yud di IG @Yahyudiii."
Baca Juga: Viral Caleg Pasuruan Kampanye Lewat Aplikasi Kencan Bumble, Ini Sosoknya
Tri Wahyudi sendiri diketahui maju sebagai caleg DPRD Pasuruan melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dia merupakan lulusan dari Universitas Airlangga tahun 2022.
Menanggapi unggahan tersebut, warganet lantas membanjiri berbagai macam komentar. Tak jarang mereka heran dengan cara yang digunakan oleh caleg tersebut.
"Sejauh ini, ini yang paling di luar nalar. Bisa banget kepikiran sampai ke situ,"
Adapun warganet yang berkomentar lain.
"Another level out of the box," tulis akun lain.
Tak ketinggalan, akun lainnya menilai langkah caleg muda tersebut untuk mendapat suara dari kalangan milenial dan Gen Z.
"Mengejar suara milenial dan Gen Z," tulis akun lainnya.