Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dituding telah menyewa buzzer. Tuduhan ini dilontarkan oleh analisis sepak bola bernama Tommy Welly, atau yang dikenal dengan sapaan Bung Towel.
Bung Towel menilai bahwa saat ia mengkritik Shin Tae-yong, ia malah mendapat serangan dari banyak akun di platform media sosial. Ia pun meyakini akun-akun yang menyerangnya itu merupakan buzzer.
Pendapat itu disampaikan Bung Towel dalam wawancaranya yang diunggah di akun YouTube Nalar TV Indonesia. Tak sembarang bicara, Bung Towel mengemukakan bahwa tudingan Shin Tae-yong menggunakan jasa buzzer jelas terlihat berdasarkan pengalaman pribadinya.
Menurut Bung Towel, ketika mengkritik Shin Tae-yong atau ketua umum PSSI, Erick Thohir, ia merasa diserang oleh banyak akun, terutama oleh akun yang tidak memiliki aktivitas posting.
Situasi itu bahkan membuat Bung Towel mempertanyakan apakah juru taktik asal Korea Selatan itu memang anti kritik.
"Pertanyaan besar dari apa yang saya alami berkali-kali, apakah Shin Tae-yong ini anti kritik? Karena setiap kali mendapatkan kritik, ada serangan balasan gitu kan termasuk dari Buzzer,” kata Bung Towel.
Meski demikian, nyatanya banyak orang percaya bahwa mustahil Shin Tae-yong menyewa buzzer. Inilah tiga alasan mengapa Shin Tae-yong tidak mungkin menggunakan buzzer:
Dukungan Mayoritas untuk Shin Tae-yong
Menurut Bung Towel sendiri, Shin Tae-yong mempunyai pengikut setia di media sosial sejak menjadi pelatih Timnas Indonesia. Kinerja positifnya selama empat tahun terakhir membuat banyak orang mendukungnya.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Tabungan Tanpa Saldo Mengendap, Limit Transaksi Hingga Rp0
Maka tak mengherankan jika dukungan dari mayoritas pecinta sepak bola Indonesia ini melahirkan komentar pedas kepada pengkritik Shin Tae-yong, seperti Bung Towel. Apalagi, hampir sebagian besar netizen Indonesia memiliki lebih dari satu akun di media sosial.
Karakteristik Buzzer
Buzzer biasanya lebih terstruktur dan fokus pada satu isu dengan komentar atau pendapat yang seragam.
Namun, komentar negatif yang diterima Bung Towel terlihat lebih acak, menunjukkan bahwa komentar tersebut mungkin berasal dari individu yang berbeda dan bukan dari Buzzer yang terorganisir.
Tak ada Buzzer dalam Sepak Bola
Di Indonesia, Buzzer lebih sering dikaitkan dengan dunia politik daripada sepak bola. Sangat jarang ada dugaan penggunaan Buzzer dalam dunia sepak bola nasional.