Inter Milan harus susah payah mengalahkan tamunya Benfica dengan skor tipis 1-0 di matchday kedua Liga Champions di Stadion Guiseppe Meazza, Rabu (4/10/2023) dini hari WIB. Gol semata wayang Si Biru Hitam dicetak oleh Marcus Thuram.
Namun demikian, yang terpilih sebagai pemain terbaik dalam pertandingan itu atau Man of The Match (MOTM) adalah sang kapten Inter, Lautaro Martinez.
Padahal di laga itu, Lautaro Martinez tidak mencetak gol atau assist. Namun begitu, kinerjanya benar-benar bikin repot kiper Benfica Antonin Trubin.
Sang kiper anyar Benfica itu harus jatuh bangun mengamankan gawangnya dari ancaman maut Lautaro Martinez. Cerita striker Argentina di laga itu bisa dibilang tak beruntung, dari total 7 shoot on target Inter nyaris diborong olehnya.
Sayang, tak satupun dari peluang itu berbuah gol. Dua kali sepakan Lautaro menerpa tiang, sisanya peluang yang sudah one on one dengan Trubin berhasil dipatahkan sang kiper.
Meski demikian, Lautaro adalah pemain yang paling menonjol sepanjang pertandingan. Dia memiliki sejumlah kesempatan emas yang kalau tidak dihentikan kiper lawan, dihentikan mistar gawang.
“Dia sempurna sepanjang pertandingan. Dia ancaman konstan berkat pergerakannya, kecepatannya, dan pemosisiannya di antara lini dan antara pemain lawan,” ujar panelis pengamat teknis UEFA.
“Dia cakap saat menerima bola dengan kakinya dan saat menerima umpan terobosan. Dia hanya tidak beruntung untuk tidak mencetak gol sama sekali,” lanjutnya dalam pernyataan resmi UEFA.
Statistik Lautaro Martinez
Baca Juga: Jusuf Kalla: Bukan Hal Baru Kalau Saya Bertemu Puan, Kita Sudah Lama Sama-sama
Menit bermain: 90
Akurasi tembakan: 4/7 (57%)
xG: 1,87
Dribel sukses: 3/6 (50%)
Akurasi umpan: 14/18 (86%)
Dengan kemenangan ini, Inter berada di peringkat dua Liga Champions Grup D dengan 4 poin. Nilai mereka sama dengan Real Sociedad yang unggul selisih gol.
Sementara Benfica ada di dasar klasemen dengan 0 poin. Di peringkat tiga ada Red Bull Slazburg dengan 3 poin.