deli

Alasan Sebenarnya Bulu Tangkis Indonesia Nirmedali di Asian Games 2022

Deli Suara.Com
Jum'at, 06 Oktober 2023 | 22:45 WIB
Alasan Sebenarnya Bulu Tangkis Indonesia Nirmedali di Asian Games 2022
Pebulutangkis tungga putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/YU)

Legenda bulu tangkis Indonesia, Candra Wijaya, menilai bahwa kegagalan para pebulutangkis Indonesia meraih medali di Asian Games 2022 karena tingginya intensitas turnamen yang diikuti oleh para atlet sehingga fokus untuk mencapai target menjadi terganggu.

“Jadi fokus konsentrasinya juga mungkin terpecah, terus mungkin sasaran utama juga mungkin kabur. Jadi banyak hal lain yang mesti dievaluasi,” kata Candra seperti dikutip dari Antara, Jumat (6/10).

“Yang terjadi saat ini sangat kompleks. Banyak sekali penyebab utama selain dari kondisi, persiapan, banyaknya turnamen, dan target kejuaraan turnamen itu sendiri,” sambungnya.

Pria kelahiran Cirebon, 16 September 1975 ini menyampaikan bahwa banyak hal yang harus dievaluasi. Namun ia menitikberatkan pada sistem pengembangan strategi pembinaan nasional, bukan hanya kepada pemain yang ada di Pelatnas dan pelapisnya.

“Kita lihat di negara lain kan sudah banyak pemain muda yang bermunculan, berprestasi bahkan menyaingi dan mengalahkan pemain-pemain senior kita,” kata pria yang pernah berpasangan dengan Tony Gunawan hingga Sigit Budiarto.

Tim Bulu Tangkis Indonesia, yang sebelumnya ditargetkan menyumbang tiga medali emas, mengalami kegagalan total di Asian Games 2022.

Untuk kali pertama dalam sejarah Asian Games, Indonesia gagal meraih medali di cabang olahraga bulu tangkis, menyusul tidak ada satu pun wakil tim Merah Putih yang maju ke babak semifinal nomor perseorangan Asian Games 2022 Hangzhou.

Menurut Chandra, kegagalan tersebut harus disikapi dengan kepala dingin. Semua pihak harus saling merangkul dan tidak saling menyalahkan satu sama lain demi menjaga marwah Indonesia sebagai negara yang kerap menyumbang medali pada Asian Games bahkan Olimpiade.

“Bukan mengkambinghitamkan atau siapa yang salah tetapi ini memang secara keseluruhan atau semuanya mengambil peranan untuk bisa all out. Artinya tugasnya pengurus, pelatih, tanggung jawab atlet itu harus dimaksimalkan atau dipenuhi dengan baik,” kata Candra.

Baca Juga: Jamu Persib, Josep Gombau Harapkan Persebaya Kuat Mental

Dia mengaku sangat prihatin dengan kondisi tersebut. Namun, dia mengajak semua pihak untuk tetap berusaha maksimal, terus optimistis, dan tidak berputus asa dengan apa yang terjadi saat ini.

“Harapannya event kemudian hari yang besar bisa lebih fokus dan secara keseluruhan persiapannya lebih baik, sehingga event-event penting khususnya Olimpiade nanti medali tetap bisa diraih atau dipertahankan emas nya,” kata Candra.

Peraih medali emas Olimpiade 2000 Sydney saat berpasangan dengan Tony Gunawan ini mengatakan bahwa Indonesia dikenal sebagai kekuatan dominan dalam bulu tangkis, dengan sejarah panjang dan atlet-atlet unggulan yang meraih sukses di tingkat nasional dan internasional.

Menurut Candra, marwah warisan kehebatan bulu tangkis Indonesia itu harus dijaga dengan baik melalui pembinaan atlet muda dan pengembangan olahraga untuk masa depan yang gemilang. Apalagi dalam menghadapi olimpiade berikutnya.

“Kita sebagai negara besar, negara bulu tangkis untuk merah putih, tentunya harus punya tiga hal pertama visi misi yang besar, kedua spirit dan semangat dan ketiga hati yang besar,” katanya.

Dia menyarankan agar ke depan harus ada keterbukaan dalam pembinaan, penjaringan, promosi degradasi, termasuk dukungan pemerintah secara maksimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI