deli

Hasil Penelitian, Mengontrak Rumah Sebabkan Penuaan Dini

Deli Suara.Com
Sabtu, 14 Oktober 2023 | 12:36 WIB
Hasil Penelitian, Mengontrak Rumah Sebabkan Penuaan Dini
Ilustrasi Rumah (Pixabay)

Belakangan muncul sebuah penelitian yang mengatakan bahwa mengontrak rumah bisa menyebabkan penuaan dini. Apa ini tanda pejuang KPR bisa senyum-senyum?

Seperti diketahui, akhir-akhir ini banyak sekali konten yang memperlihatkan tentang plus dan minus mengambil KPR untuk generasi milenial dan anak muda pada umumnya.

Sebab beberapa orang mengatakan bahwa mengontrak rumah jauh lebih nyaman ketimbang harus membayar iuran KPR per bulan yang sertifikatnya belum di tangan.

Meski demikian, ada sebuah penelitian menarik tentang hal ini yang membuat kamu akan kembali dibuat bingung mana yang lebih baik antara mengontrak rumah atau ambil KPR saja.

Dilansir dari BBC, para ahli dari Universitas Essex dan Universitas Adelaide di Australia melakukan penelitian tentang efek ngontrak dengan penuaan dini dan hasilnya sangat mengejutkan.

Mereka menemukan bahwa menyewa rumah secara pribadi, terlambat membayar sewa, atau tinggal di rumah yang terkena dampak polusi akan mengakibatkan penuaan biologis yang lebih cepat.

Penuaan biologis mengacu pada penurunan fungsi jaringan dan sel tubuh, tanpa memandang usia sebenarnya.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa penuaan biologis dapat meningkat selama peristiwa stres dan akan normal kembali apabila stres berhenti. Namun dalam mengontrak rumah, stres disebut akan muncul setiap datang tanggal pembayaran.

Dalam tulisannya di Journal of Epidemiology and Community Health, para peneliti mengatakan “percepatan penuaan epigenetik yang disebabkan oleh stres” mungkin berkontribusi pada penuaan dini.

Baca Juga: Ambisi Erick Thohir Bawa Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia 2034 Jadi Sorotan Banyak Media Asing

Hal ini menunjukkan bagaimana keadaan perumahan dapat “memiliki konsekuensi yang nyata dan signifikan bagi kesehatan”.

Tinggal di perumahan lebih baik?

Studi ini juga menemukan bahwa masyarakat yang tinggal di perumahan sosial tampaknya memiliki kehidupan yang lebih baik, sebagian karena keamanan yang ditawarkan dan biaya yang lebih rendah.

Tidak diketahui maksud perumahan sosial di sini, akan tetapi ini kemungkinan adalah rusun atau perumahan yang dibuat oleh pemerintah. Sebab biasanya, perumahan ini memiliki tarif sewa yang lebih rendah.

Gabungan tim peneliti universitas menggunakan data tentang perumahan dan metilasi DNA dari masyarakat yang tinggal di lingkungan tersebut.

Data ini kemudian digabungkan dengan data dari Studi Longitudinal Rumah Tangga Inggris, yang dihubungkan dengan tanggapan survei sebelumnya dari Survei Panel Rumah Tangga Inggris (BHPS).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI