Bukan Motif Ekonomi, Pasutri di Gianyar Buat Video Porno Bermula dari Fantasi Seks

Suara Denpasar | Suara.com

Rabu, 10 Agustus 2022 | 14:11 WIB
Bukan Motif Ekonomi, Pasutri di Gianyar Buat Video Porno Bermula dari Fantasi Seks
GGG, sang suami yang membuat video porno asal Gianyar, Bali di Mapolda Bali, Rabu, 10 Agustus 2022. (SuaraDenpasar/MNP)

SUARA DENPASAR - Motif ekonomi bukan menjadi alasan dari pasangan suami istri (pasutri) asal Gianyar membuat video porno yang diperankan mereka sendiri. Awalnya, GGG (33) dan istrinya Kadek DKS (30) terbiasa merekam dan mengunggah cuplikan video adegan suami istri mereka ke Twitter karena untuk mendapatkan fantasi seks berbeda. 

"Motivasi pertama adalah untuk mendapat fantasi. Biar lebih semangat," kata Kabidhumas Polda Bali Satake Bayu di Polda Bali, Rabu, 10 Agustus 2022.

Seiring berjalannya waktu, lanjut Satake Bayu, GGG berinisiatif mencari pendapatan juga dari video porno yang dibuatnya bersama istri.

"Seiring waktu ada niat untuk mendapatkan keuntungan. Lalu dia di-posting ke Twitter," lanjut Satake Bayu.

Ceritanya, hal itu berawal pada tahun 2019. Kebiasaan mereka meng-upload cuplikan video porno untuk fantasi berbeda mulai dilakukan di tahun itu.

Lalu di tahun 2021 mereka mulai menarik bayaran Rp200 ribu per member yang ingin bergabung di dalam grup telegram yang mereka buat. 

Di dalam grup itu sudah beranggotakan banyak member. Di sana terdapat video-video suami istri dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan yang diunggah ke media sosial Twitter.

Untuk menjaga minat para member, pasangan suami-istri ini kadang meng-upload video dengan situasi dan lokasi berbeda. 

"Lokasi video diambil kadang berbeda tempat. Di kamar rumah, dan juga ada di hotel," imbuh dia.

Setahun berjalan, aksi pasutri ini akhirnya tercium oleh patroli siber yang dilakukan Subdit V Unit Cyber Ditreskrimsus Polda Bali. Ditemukan akun Twitter dengan jumlah pengikut 16,8 ribu menampikan cuplikan adegan ranjang. 

"Pada 21 Juli 2022, anggota melakukan penyelidikan dan ditangkaplah pasangan suami istri ini yang beralamat di Gianyar," jelasnya.

Dari perbuatannya memperdagangkan video porno ini, pasutri Gianyar ini meraih keuntungan sekitar Rp50 juta.

"Keduanya sudah tersangka. Yang suaminya kami tahan. Istrinya tidak ditahan karena masih urus anak yang masih kecil," tutupnya. (MNP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Pasutri Video Porno Gianyar: Suami Ditahan, Istri Mengurus Anak

Kasus Pasutri Video Porno Gianyar: Suami Ditahan, Istri Mengurus Anak

| Rabu, 10 Agustus 2022 | 13:07 WIB

Jual Video Adegan Ranjang, Suami-Istri di Gianyar Raup Rp50 Juta

Jual Video Adegan Ranjang, Suami-Istri di Gianyar Raup Rp50 Juta

| Rabu, 10 Agustus 2022 | 11:47 WIB

Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J, Mahfud MD Beri Bocoran Hanya Boleh Didengar Orang Dewasa

Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J, Mahfud MD Beri Bocoran Hanya Boleh Didengar Orang Dewasa

| Rabu, 10 Agustus 2022 | 00:47 WIB

Lima Jambret Spesialis Wisman Dipamerkan di Monumen Bom Bali di Jalan Legian Kuta

Lima Jambret Spesialis Wisman Dipamerkan di Monumen Bom Bali di Jalan Legian Kuta

| Senin, 08 Agustus 2022 | 19:40 WIB

Terkini

Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan

Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan

Kalbar | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:51 WIB

Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan

Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan

Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan

Riau | Minggu, 24 Mei 2026 | 22:03 WIB

Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan

Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 22:00 WIB

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:56 WIB

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:47 WIB

Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS

Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS

Riau | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:29 WIB

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:22 WIB

Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta

Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta

Entertainment | Minggu, 24 Mei 2026 | 21:00 WIB