Di Liga Champions, Penalti Ghoib ala David da Silva dan Marc Klok Dilarang

Suara Denpasar

Minggu, 14 Agustus 2022 | 14:50 WIB
Di Liga Champions, Penalti Ghoib ala David da Silva dan Marc Klok Dilarang
Logo Liga Champions (Suara.com)

SUARA DENPASAR - Kalah atau menang dalam sebuah pertandingan itu biasa. Demikian, bila merasa dicurangi sehingga kalah, ini tentu dilawan. Niat itu pun diusung PSIS Semarang pasca kalah melawan Persib Bandung dengan skor 2-1.

PSIS Semarang menilai laga itu penuh kontroversi lewat putusan pengadil lapangan yang dinilai tidak mengindahkan regulasi. Ini terkait kontroversi penalti yang dilakukan bomber Persib, David da Silva.

"Penalti ghoib, gol ghoib marc klok juga ghoib ampe gak keliatan masuk," komen @naufal__mf dalam instagram @liga1match. Memang, saat tayangan ulang pihak PSIS fokus pada aksi David da Silva dan Marc Klok.

Pada menit 25 atau pada tendangan penalti kedua, David da Silva terekam melakukan paradinha untuk mengecoh kiper Laskar Mahesa Jenar Wahyu Tri Nugroho.

Paradinha ini sendiri adalah gerakan berhenti sejenak untuk mengetahui arah pergerakan kiper. Gerakan ini sendiri dilarang dalam kompetisi internasional, halnya Liga Champions.

Ambil contoh saat mega bintang Lionell Messi bergabung dengan Barcelona melawan AC Milan. Messi sebagai eksekutor terlihat saat melangkah berhenti sejenak dengan kaki kiri tegantung sebelum menendang bola dengan tujuan mengecoh kiper AC Milan.

Meski tercipta gol, wasit yang memimpin pertandingan saat itu akhirnya menganulir gol tersebut karena terindikasi paradinha. Bahkan Messi diganjar kartu kuning.

Tapi, beda di Indonesia. Tendangan pinalti David da Silva ke gawang Laskar Mahesa Jenar malah disahkan pengadil lapangan.

Kontroversi makin menjadi-jadi, sebab ada pemain Persib yang lain berada di dalam kotak penalti, yakni Marc Klok.

baca juga

Bahkan, Marc Klok langsung lari ke arah mistar berharap mendapat bola rebound. Ini tentu melanggar regulasi liga sepakbola Indonesia.

Sebab, hanya eksekutor yang diperbolehkan berada di dalam kotak penalti. "Bolanya belum di tendang tapi 1 pemain udah masuk, seharusnya sih di ulang," tulis akun @dff_brwngs. Itulah dua kontroversi laga Persib melawan PSIS. Bila, protes PSIS dimenangkan, tentu akan membuat Persib kehilangan poin. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Persib Pecah Telur Kemenangan, Gol Lemparan ke Dalam Dewangga Dianulir, PSIS Protes, Netizen: Karma!!

Persib Pecah Telur Kemenangan, Gol Lemparan ke Dalam Dewangga Dianulir, PSIS Protes, Netizen: Karma!!

Denpasar | Minggu, 14 Agustus 2022 | 10:36 WIB

Klasemen Terbaru Liga 1 2022 usai Persib Bandung dan PSS Sleman Raih Kemenangan Perdana

Klasemen Terbaru Liga 1 2022 usai Persib Bandung dan PSS Sleman Raih Kemenangan Perdana

Bola | Minggu, 14 Agustus 2022 | 08:18 WIB

Persib Kalahkan PSIS 2-1

Persib Kalahkan PSIS 2-1

Foto | Minggu, 14 Agustus 2022 | 06:30 WIB

Meski Persib Raih Kemenangan Budiman Yunus Tetap Evaluasi Para Pemain

Meski Persib Raih Kemenangan Budiman Yunus Tetap Evaluasi Para Pemain

Cianjur | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 22:37 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×