SUARA DENPASAR – Pencipta lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet ternyata bernama Ferdi Aziz atau Ferdi Ajis. Dia adalah ayah dua anak yang mengelola channel Youtube Tama Halu 008. Diketahui, Ferdi Aziz tinggal di Lampung.
Kepastian bahwa Ferdi Aziz adalah nama sang ayah dalam channel Youtube Tama Halu 008 diungkap channel Youtube MASGUN 22 berujudul: Tama Halu 008 -NAMA ASLI AYAH TAMA HALU, yang diunggah 3 Januari 2021.
Pemilik channel MASDUN 22 terlihat mewawancarai Ferdi Aziz dan dua anaknya, Tama dan Halu.
Dari video ini juga terungkap nama lengkap Tama dan Halu.
“Niki asline namine Pratama sinten? (Ini aslinya namanya Pratama, siapa?” kata pemilik channel MASDUN 22 sambil bertanya, kemudian dijawab Banu Abdu Pratama.
“Kalau Mas Aziz sinten nami asline, Mas?,” tanyanya kemudian ke Aziz, dan dijawab Ferdi Aziz yang pelafalannya terdengar Ferdi Ajis.
“Kalau yang ini Halu Jan Ethes,” kata Aziz memperkenalkan nama lengkap Halu.
Setelah perkenalan dengan menyebut nama lengkap masing-masing, pemilik channel MASDUN 22 pun berkolaborasi menyanyikan sebuah parikan.
Dari sejumlah video di channel Youtube Tama Halu 008 juga disebutkan bahwa mereka tinggal di Lampung. Yakni di Sribhawono, Lampung Timur, Provinsi Lampung.
Meski berada di Lampung, Ferdi Aziz dan anak-anaknya sering menggunakan Bahasa Jawa. Di Lampung memang multietnis. Selain etnis Lampung sendiri, juga banyak orang dari Jawa, Banten, Sunda, Bali dan lainnya. Apalagi, Lampung juga salah satu daerah tujuan transmigrasi.
Baca Juga: Step by Step Putri Candrawathi, "Drama Queen" Kematian Brigadir J
Bahkan, transmigrasi di Lampung sudah ada sejak 1905. Saat itu, Indonesia masih bernama Hindia Belanda, salah satu koloni Kerajaan Belanda.
Transmigrasi di Lampung dilanjutkan pada pemerintah Indonesia pada era Presiden Sukarno, kemudian Soeharto hingga kini.
Minta Maaf
Sebelumnya Ferdi Aziz minta maaf atas lirik lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet yang memuat nama Joko Tingkir. Permohonan maaf itu dia sampaikan melalui Youtube Tama Halu 008 dan video berdurasi 3 menit 21 detik pada 19 Agustus 2022 sekitar Pukul 01.00 WIB atau 02.00 Wita dini hari.
Tampak Ferdi Aziz mengenakan pakaian sweater warna hitam. Sedangkan Tama dan Halu terlihat di belakangnya sedang tidur di kasur.
Dia mengaku tidak tahu bahwa Joko Tingkir adalah nama sosok ulama besar yang dihormati di Jawa.
“Kulo (saya) mohon maaf, nggih (ya), kulo mboten ngertos (saya tidak tahu) sama sekali bahwa beliau niku (itu) ulama besar,” paparnya.
Konon menurut sumber serat, Joko Tingkir adalah nama lain dari Mas Karebet atau Adi Wijaya, sultan pertama Kerajaan (Kesultanan) Pajang setelah keruntuhan Demak. Joko Tingkir awalnya mengabdi pada Kerajaan Demak hingga menjadi menantu Sultan Trenggana, yakni Ratu Mas Cempaka.
Ia kemudian jadi Adipati Pajang. Selepas Sultan Trenggana meninggal dunia, Kerajaan Demak terjadi gonjang-ganjing. Raja Demak, Sultan Prawoto dibunuh Arya Penangsang. Kemudian Joko Tingkir membalas hingga Joko Tingkir jadi raja Demak, namun kemudian memindahkan kerajaan Demak ke Pajang dan menjadikan Pajang sebagai kesultanan.
Di tengah kontroversi, lagu Joko Tingkir sedang ngehits. Banyak penyanyi melakukan cover lagu ini dalam berbagai bentuk iringan musik. Ada dangdut, reggae, hingga DJ.
Bahkan ada satu lagu cover Joko Tingkir Ngombe Dawet yang menembus 30 juta penonton di Youtube. Yakni channel Youtube Aneka safari Records dengan penyanyi Yeni Inka fet Farel Prayoga.
Farel Prayoga adalah penyanyi cilik asal Banyuwangi sempat menyanyi dan menggoyang Istana Negara dengan membawakan lagu Ojo Dibandingke karya Abah Lala dalam upacara peringatan HUT ke-77 RI di Istana Negara, 17 Agustus 2022 lalu.
Lagu ini menjadi kontroversi setelah sejumlah ulama memprotes nama Joko Tingkir dalam lagu. Menurut sejumlah ulama, lagu ini kurang pantas mencatut nama Joko Tingkir, apalagi dinyanyikan dengan gaya yang kadang senonoh.
SuaraDenpasar sudah mencoba menghubungi Ferdi Aziz untuk mewawancarai seputar karya dan kontroversi lagu Joko Tingkir melalui Instagram maupun Facebook-nya. Namun belum mendapat balasan. (*)