10. DJ Thailand Style (Fanora): 4,8 juta.
11 Cak Percil Live Wayang Kulit (Visualisan Videography): 4,7 juta.
12. Cak Percil ft Esa Risty (Percil Music): 3,5 juta.
13. Sasya Arkhisna (Music Interactive): 3,2 juta.
14. Vita Alvia (One Lee Music): 3,2 juta.
15. DJ Shinta Gisul (Shinta Gisul Official): 3 juta.
Dari 15 cover lagu yang dinyanyikan penyanyi lain saja, itu sudah mencapai 150 juta tayangan lebih. Itu belum dihitung dengan cover lagu yang jumlah tayangnya di bawah 3 juta.
Dengan jumlah tayang 150 juta, diperkirakan penghasilan atau cuan dari Youtube bisa mencapai miliaran rupiah. Namun, Ferdi Aziz diduga tak mendapat royalti dari penggunaan lagunya oleh orang lain ini.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan channel Tama Halu 008 milik Ferdi Aziz yang menciptakan lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet. Bahkan, secara keseluruhan dari tahun 2018 sampai 21 Agustus 2022, jumlah tayangan di channel ini hanya 3,3 juta. Itu jumlah tayang semua video di channel Tama Halu 008 yang mencapai 181 video.
Baca Juga: Profil Ferdi Aziz, Pencipta Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet, Ditinggal 2 Istri-Asuh 2 Anak
Ferdi Aziz tidak pernah menyinggung soal royalti dari lagu ciptaannya yang dinyanyikan oleh penyanyi lain. Dia hanya pernah bicara soal pendapatan dari Youtube melalui channel Tama Halu 008 yang dikelolanya.
“Gajian pertama iku (itu) alhamdulillah 3.300 (maksudnya Rp3,3 juta). Yang terbesar waktu kuwi (itu) sekitar 7 juta lebih lah,” ungkap Ferdi Aziz dalam ketika diundang SRIBHAWONO PODCAST yang tayang pada 21 November 2021.
Dia juga sempat mengatakan melalui channel Youtube Tama Halu 008 bahwa dia bersyukur channel Youtubenya sudah bisa dimonetisasi.
“Alhamdulillah, surat cinta soko (dari) Adsense wis teko (sudah datang). Surat iki sing (ini yang) ditunggu-tunggu Tama karo (dan) Halu iki (ini),” ungkap Ferdi Aziz atau Ferdi Ajis pada 20 Mei 2021 lalu.
Sekadar diketahui, Ferdi Aziz adalah Youtuber asal Desa Sribhawono, Kecamatan Bandar Sribhawono, Lampung Timur, Lampung. Dia sering membuat parikan (pantun Jawa) dalam lirik lagunya. Dia biasa menyanyikan lagu ciptaannya bersama dua anaknya, Banu Abdu Pratama (Tama) dan Halu Jan Ethes (Halu).
Lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet selain booming karena liriknya renyah, dengan irama seperti selawat, menjadi kontroversi karena pencantuman nama Joko Tingkir di lagu ini. Pasalnya, Joko Tingkir adalah seorang ulama dan raja pertama Kerajaan Pajang di Jawa.