SUARA DENPASAR – Peristiwa kompor mayat meledak saat ngaben massal di Desa Adat Selat, Desa Belega, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, meninggalkan duka. Dua orang korban terbakar dalam ledakan kompor mayat itu meninggal dunia.
Diketahui, peristiwa kompor mayat meledak itu terjadi saat berlangsungnya pengabenan di Desa Adat Selat, Blahbatuh, Gianyar, Jumat (19/8) sekitar pukul 19.30 Wita. Dalam peristiwa tersebut delapan orang mengalami luka bakar.
Singkat cerita, kompor mayat itu sedang membakar sawa (jenazah) yang tinggal tulang. Kemudian kompor itu diketahui bocor, sehingga ditambal menggunakan kain. Tiba-tiba, kompor itu meledak dan membakar sejumlah warga yang sedang mengikuti prosesi ngaben ini.
"Korban mengalami luka bakar kemungkinan posisi korban dekat dengan sumber ledakan," jelas Kabid Humas Polda Bali Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto, Sabtu (20/8) dilansir dari beritabali.com, jaringan Suara.com.
Kasus ini ditangani Polsek Blahbatuh. Delapan orang yang mengalami luka bakar terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa. Mereka dilarikan ke RSUD Sanjiwani.
Namun, karena mengalami luka bakar serius, enam orang dirujuk ke RSUP Prof Gde Ngoerah, Denpasar. Dari enam korban yang dilarikan ke RSUP Gde Ngoerah adalah dua anak-anak bernama I Kadek Gian Permana Putra (15) dan I Gusti Ngurah Pradita (11).
Sedangkan 6 orang dewasa antara lain, I Gusti Nyoman Gede (60), I Gusti Made Budiarta (50), I Ketut Muliana (49), Bagus Oscar Norizon Ninu (34), Adi Wiranata (32), dan I Kadek Dwi Putra Jaya (32).
Dari delapan korban tersebut, enam orang dirujuk ke RSUP Prof Gde Ngoerah lantaran mengalami luka bakar yang cukup parah. Yakni antara 38 persen hingga 94 persen.
Kepala Sub Bagian Humas RSUP, I Ketut Dewa Krisna dikonfirmasi Minggu (21/8/2022) mengabarkan bahwa dua orang korban kompor mayat meledak itu meninggal dunia.
Baca Juga: Pasca Digerebek Polresta Denpasar, Stark Boutique Hotel & Spa Langsung Sepi
"Dua yang meninggal dunia," jelas Ketut Dewa Krisna.
Kedua korban tewas ini adalah Bagus Oscar Norizon Ninu (34) dan I Kadek Gian Permana Putra (15). Bagus Socar meninggal dunia Sabtu (20/8/2022) malam. Sedangkan I Kadek Gian meninggal dunia Minggu pagi (21/8/2022).
Bagus Oscar adalah petugas kompor mayat asal Banjar Intaran, Desa Pejeng, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar. Sedangkan Kadek Gian merupakan warga desa setempat yang masih sekolah SMP.
Seperti yang diberitakan, delapan orang jadi korban kompor mayat meledak. Mereka dilarikan ke RSUD Sanjiwani Gianyar. Namun, sebanyak enam orang korban ledakan tabung gas tabung minyak kompor pembakaran mayat saat upacara ngaben massal dirujuk ke RSUP Prof Gde Ngoerah. (*)