Kapolri Dalami Konsorsium 303 dan Kaisar Sambo, Tangkapan Judi Online Naik 6 Kali Lipat

Suara Denpasar | Suara.com

Kamis, 25 Agustus 2022 | 12:34 WIB
Kapolri Dalami Konsorsium 303 dan Kaisar Sambo, Tangkapan Judi Online Naik 6 Kali Lipat
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto kanan, mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo yang dikaitkan dengan perjudian Konsorsium 303 dan Kaisar Sambo. (IST)

SUARA DENPASAR – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan saat ini jajarannya sedang mendalami isu Konsorsium 303 dan Kaisar Sambo. Pada sisi lain, di tengah isu konsorsium judi dengan Sambo sebagai pemimpinnya itu, kepolisian melakukan penangkapan kasus judi dalam jumlah banyak. Bahkan, pada bulan Agustus, khusus tangkapan judi online naik hampir enam kali.

“Terkait beberapa pertanyaan, khususnya terkait dengan masalah chart-chart (bagan-bagan), Pak, apakah betul Kaisar Sambo dan gengnya, terkait dengan masalah Konsorsium (303), demikian juga dengan chart yang lain, jadi saat ini kami sedang lakukan pendalaman, Pak. Jadi Propam saya minta melakukan pendalaman,” papar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI, Rabu (24/8/2022).

Kapolri menjelaskan sepanjang Januari sampai Agustus 2022, jumlah perkara judi yang diungkap kepolisian se-Indonesia mencapai 2.049 kasus. Rinciannya 641 perkara judi online, dan 1.408 perkara judi konvensional.

“Jadi kurang lebih ada 3.296 tersangka,” jelas Kpaolri Listyo Sigit Prabowo.

Khusus pada bulan Agustus 2022, yakni dari tanggal 1-22, Listyo menjelaskan jumlah kasus yang diungkap sebanyak 739 kasus, terdiri dari 286 perkara judi online, dan 453 perkara judi konvensional. Dengan tersangka sebanyak 1.298 tersangka. Terdiri dari 797 tersangka kasus judi online dan 501 tersangka judi konvensional.

Berdasarkan data yang dibeber Kapolri, maka pengungkapan kasus judi sebelum mencuatnya isu Konsorsium 303 dan Kaisar Sambo, yakni dari Januari sampai Juli 2022 sebanyak 1.310. Artinya hanya 187 kasus per bulan. Rinciannya, judi online 355 kasus, atau 50 kasus per bulan, dan judi konvensional sebanyak 955 kasus, atau 136 kasus per bulan.

Dilihat dari data hasil tangkapan rata-rata per bulan yang hanya 187 kasus, maka jumlah tangkapan setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan arahan agar menindak perjudian atau adanya isu Konsrosium 303 dan Kaisar Sambo, jumlah tangkapan kasus judi meningkat tajam. Bila dipersentasekan mencapai 295 persen (hampir 300 persen) atau naik 4 kali lipat.

Kenaikan yang signifikan adalah pada judi online. Bila pada bulan-bulan sebelumnya hanya rata-rata mengungkap 50 perkara judi per bulan, pada tanggal 1-22 Agustus mencapai 286 kasus. Hal ini menandakan ada kenaikan jumlah perkara judi online sebesar 472 persen, atau hampir 6 kali lipatnya.

Sedangkan kenaikan jumlah perkara judi konvensional pada Agustus 2022 dibanding bulan-bulan sebelumnya sebesar 268 persen atau hampir tiga kali lipat.

Jumlah perkara dan persentase kenaikan masih bisa bertambah karena Agustus ada 31 hari, artinya belum terhitung tanggal 23-31 Agustus 2022 mendatang.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengakui, karena masalah judi sudah menjadi perhatian nasional, dia sudah memerintahkan kepada seluruh pimpinan wilayah, kapolres, kapolda, direktur, bahkan pejabat Mabes Polri agar tidak ada lagi perjudian, bak itu judi online maupun judi darat.

“Yang masih nanti kemudian ada kegiatan (judi), jadi kalau nanti saya dapati, pejabatnya pasti saya copot. Dan itu merupakan komitmen saya, Di zaman saya, judi tidak ada,” kata Listyo

Listyo menegaskan, untuk memerangi perjudian pihaknya juga bekerja sama dengan PPATK untuk melakukan tracing (pelacakan) terkait rekening pelaku perjudian. Kalau pelakunya kabur, pihaknya telah mengeluarkan red notice terhadap beberapa orang dan akan mengeluarkan cekal (cegah tangkal). Juga akan menerapkan tindak pidana pencucian uang (TPPU) bagi pelaku perjudian.

“Itu komitmen kami, terkait perjudian kami tidak ada toleransi,” tegas Listyo.

Berikut data perkara perjudian sepanjang Januari-Agustus 2022 yang diungkap Polri yang dipaparkan Kapolri di hadapan Komisi III DPR RI:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolri Jawab Motif Pembunuhan Brigadir J, 'Perselingkuhan dan Pelecehan'

Kapolri Jawab Motif Pembunuhan Brigadir J, 'Perselingkuhan dan Pelecehan'

| Rabu, 24 Agustus 2022 | 22:03 WIB

Kronologi Peristiwa Magelang-Pembunuhan Brigadir Joshua Menurut Tanggal, Kata DPR dan Kapolri

Kronologi Peristiwa Magelang-Pembunuhan Brigadir Joshua Menurut Tanggal, Kata DPR dan Kapolri

| Rabu, 24 Agustus 2022 | 21:58 WIB

DPR Beberkan Kronologi Putri Dibopong Brigadir Joshua, Menangis, dan Baju Acak-acakan, Kapolri: Memang

DPR Beberkan Kronologi Putri Dibopong Brigadir Joshua, Menangis, dan Baju Acak-acakan, Kapolri: Memang

| Rabu, 24 Agustus 2022 | 17:49 WIB

Terkini

Dorong Produktivitas Daerah, BRI Malang Salurkan KUR Rp5,55 Triliun di Awal 2026

Dorong Produktivitas Daerah, BRI Malang Salurkan KUR Rp5,55 Triliun di Awal 2026

Bri | Senin, 04 Mei 2026 | 21:17 WIB

Soroti Pernyataan Amien Rais, Pigai: Kebebasan Berpendapat Ada Batasnya

Soroti Pernyataan Amien Rais, Pigai: Kebebasan Berpendapat Ada Batasnya

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:12 WIB

Apa Bedanya Sekolah Rakyat dan Sekolah Biasa? Heboh Anggaran Sepatu Rp700 Ribu Sepasang

Apa Bedanya Sekolah Rakyat dan Sekolah Biasa? Heboh Anggaran Sepatu Rp700 Ribu Sepasang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:01 WIB

Kasus Dokter Magang Meninggal di Jambi Disorot, Polisi Tunggu Hasil Audit Kemenkes

Kasus Dokter Magang Meninggal di Jambi Disorot, Polisi Tunggu Hasil Audit Kemenkes

News | Senin, 04 Mei 2026 | 20:59 WIB

Prabowo Dorong Kampus Turun Tangan, Jadi 'Asisten' Pemda Tangani Masalah Daerah lewat Program ASRI

Prabowo Dorong Kampus Turun Tangan, Jadi 'Asisten' Pemda Tangani Masalah Daerah lewat Program ASRI

News | Senin, 04 Mei 2026 | 20:56 WIB

Saatnya Mengaku: Kita Scrolling Bukan Mencari Hiburan, Tapi Lari dari Kenyataan

Saatnya Mengaku: Kita Scrolling Bukan Mencari Hiburan, Tapi Lari dari Kenyataan

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 20:55 WIB

Atasi Antrean BBM di Riau, Pertamina Perpanjang Layanan SPBU hingga 24 Jam

Atasi Antrean BBM di Riau, Pertamina Perpanjang Layanan SPBU hingga 24 Jam

Riau | Senin, 04 Mei 2026 | 20:42 WIB

Mendagri Saksikan Penandatanganan Kerja Sama Danantara-Pemprov DKI Jakarta Percepat Pembangunan PSEL

Mendagri Saksikan Penandatanganan Kerja Sama Danantara-Pemprov DKI Jakarta Percepat Pembangunan PSEL

News | Senin, 04 Mei 2026 | 20:40 WIB

Bupati Rudy Susmanto Bela Warga, Minta Tambang Berizin di Wilayah Bogor Barat Segera Dibuka

Bupati Rudy Susmanto Bela Warga, Minta Tambang Berizin di Wilayah Bogor Barat Segera Dibuka

Bogor | Senin, 04 Mei 2026 | 20:40 WIB

Masih Bekerja Tapi Ingin Cairkan JHT? Ini Syarat Berkas Pencairan BPJS Ketenagakerjaan

Masih Bekerja Tapi Ingin Cairkan JHT? Ini Syarat Berkas Pencairan BPJS Ketenagakerjaan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 20:39 WIB