Wow! LPSK Mengaku Dapat Bocoran dari Bharada E soal Motif Pembunuhan Brigadir Joshua

Suara Denpasar

Minggu, 04 September 2022 | 22:24 WIB
Wow! LPSK Mengaku Dapat Bocoran dari Bharada E soal Motif Pembunuhan Brigadir Joshua
Kolase foto: Bharada E (kiri), Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi saat rekonstruksi (kanan atas), dan Brigadir Joshua (kanan bawah) saat masih hidup. (Polri TV/Suara.com/IST)

SUARA DENPASAR - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengaku mendapat bocoran terkait motif pembunuhan Brigadir Joshua yang diduga diotaki Irjen Pol Ferdy Sambo. Bocoran soal motif itu didapat LPSK dari Bharada Richard Eliezer atau Bharada E.

“Bharada E sudah menyampaikan (motif) ke LPSK,” jelas Ketua LPSK, Hasto Atmojo Minggu (4/9/2022).

Mengenai apa bocoran yang disampaikan Bharada E terkait motif tersebut, Hasto Atmojo menyatakan tidak bisa menyampaikan ke publik. Dia berlasan mengenai motif itu bukan kewenangan LPSK menyampaikan.

“Tapi, ya, itu sebaiknya tidak dibuka lah, ya," jelasnya.

Saat ini Bharada E memang menjadi justice collaborator dan mendapat perlindungan dari LPSK. Dia mengatakan, peran Bharada E sebagai justice collaborator berdampak positif dalam penanganan perkara kematian Brigadir Joshua.

Awalnya, sempat ada pengaburan fakta dari Ferdy Sambo dengan membuat skenario seolah-olah terjadi tembak-menembak antara Brigadir Joshua dengan Bharada E, setelah terjadinya pelecehan seksual di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga.

"Keterangan sangat kunci karena kesaksian dia (Bharada E) itu lah semua skenario berantakan," jelasnya.
Sebagai justice collaborator, Hasto menegaskan bahwa Bharada E terus mendapat  pendampingan dari LPSK. Hal ini juga penting agar Bharada E tetap aman, dan penyataannya tidak berubah-ubah sampai proses persidangan yang akan datang.

"Ini yang harus kita selamatkan keterangan-keterangan Bharada E ini diharapkan sampai akhir persidangan konsisten gak? Jujur tetap,” jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua LPSK, Edwin Partigo Pasaribu juga bersuara terkait hasil temuan Komnas HAM yang menyebut motif pembunuhan berencana terhadap Brigadir Joshua diduga karena ada pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi. Sebagai tertuduh adalah almarhum Brigadir Joshua.

baca juga

Edwin Partiga Pasaribu menyatakan, klaim adanya pelecehan seksual dipenuhi banyak kejanggalan. Pertama, saat dugaan peristiwa itu terjadi, di rumah di Magelang itu ada Kuat Ma’ruf dan Susi. Kuat Ma’ruf adalah sopir, dan Susi adalah asisten rumah tanggan.

“Tentu dari sisi itu kecil kemungkinan terjadi peristiwa (pelecehan),” kata dia.

Kedua, bila ada pelecehan seksual, Partigo Pasaribu justru bertanya mengapa Putri tidak berteriak. Ketiga, dalam konteks relasi kuasa, dugaan pelecehan seksual oleh Brigadir Joshua terhadap Putri Candrawathi tidak terpenuhi. Karena Putri Candrawathi adalah istri jenderal, yakni Ferdy Sambo, sedangkan Brigadir Joshua adalah bawahan Ferdy Sambo.

Keempat, usai peristiwa pelecehan yang diklaim terjadi ada, Putri masih menanyakan kepada Bripka RR di mana Joshua. Juga menghadapkan kembali Joshua ke kamar.

Kelima, setelah peristiwa itu, Brigadir Joshua masih satu rumah di Magelang. Juga bersama-sama pulang ke Jakarta, dan Joshua dibawa ke Saguling.

“Korban yang punya lebih kuasa masih bisa tinggal satu rumah dengan terduga pelaku. Ini juga ganjil. Janggal. Lain lagi J masih dibawa oleh ibu PC ke rumah Saguling. Kan dari Magelang ke rumah Saguling,” papar dia.

Sebelumnya Komisioner Komnas HAM Choirul Anam dan M Beka Ulung Hapsara menyebut dugaan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi ini berdasarkan temuan faktual dari investigasi yang dilakukan Komnas HAM.

"Berdasarkan temuan faktual dalam peristiwa kematian Brigadir J, disampaikan bahwa terjadi peristiwa pembunuhan terhadap Brigadir J yang merupakan tindakan Extra Judicial Killing yang memiliki latar belakang adanya dugaan kekerasan seksual," kata Choirul Anam dalam konferensi pers di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Kamis (1/9/2022).

Di sisi lain, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat RDP dengan Komisi III DPR RI belum bisa membeberkan mengenai motif pembunuhan Brigadir Joshua. Namun, dia menyebut mengenai motif hanya seputar pelecehan seksual dan selingkuh.

“Isunya antara pelecehan atau perselingkuhan. Sedang kami dalami. Tidak ada isu di luar itu,” kata Jenderal Listyo dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI, Rabu (24/8/2022) yang juga disiarkan melalui Youtube DPR RI. (Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

LPSK Beberkan Kejanggalan Temuan Komnas HAM Putri Candrawathi Diperkosa Brigadir Joshua, Simak!

LPSK Beberkan Kejanggalan Temuan Komnas HAM Putri Candrawathi Diperkosa Brigadir Joshua, Simak!

Denpasar | Minggu, 04 September 2022 | 21:33 WIB

Komnas HAM Akui Motif Pembunuhan Brigadir Joshua karena Dugaan Pelecehan Seksual Putri Sambo di Magelang

Komnas HAM Akui Motif Pembunuhan Brigadir Joshua karena Dugaan Pelecehan Seksual Putri Sambo di Magelang

Denpasar | Kamis, 01 September 2022 | 19:45 WIB

Kronologi Peristiwa Magelang-Pembunuhan Brigadir Joshua Menurut Tanggal, Kata DPR dan Kapolri

Kronologi Peristiwa Magelang-Pembunuhan Brigadir Joshua Menurut Tanggal, Kata DPR dan Kapolri

Denpasar | Rabu, 24 Agustus 2022 | 21:58 WIB

Kapolri: Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir Joshua antara Pelecehan-Perselingkuhan, Tidak Ada Isu di Luar Itu

Kapolri: Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir Joshua antara Pelecehan-Perselingkuhan, Tidak Ada Isu di Luar Itu

Denpasar | Rabu, 24 Agustus 2022 | 21:09 WIB

Motif Ferdy Sambo Perintahkan Bunuh Brigadir Joshua Terus Ditanyakan, Jawaban Kapolri Bikin Penasaran

Motif Ferdy Sambo Perintahkan Bunuh Brigadir Joshua Terus Ditanyakan, Jawaban Kapolri Bikin Penasaran

Denpasar | Rabu, 24 Agustus 2022 | 18:12 WIB

Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir Joshua karena Marah dan Emosi Dapat Laporan Istri

Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir Joshua karena Marah dan Emosi Dapat Laporan Istri

Denpasar | Kamis, 11 Agustus 2022 | 21:06 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

×