Derita TKW Hongkong! Baru Lima Bulan Diminta Melayani Majikan

Suara Denpasar

Sabtu, 17 September 2022 | 11:07 WIB
Derita TKW Hongkong! Baru Lima Bulan Diminta Melayani Majikan
Ilustrasi TKW melayani majikannya (Youtobe)

Suara Denpasar - Derita tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia yang berada di Hongkong tak ada habisnya. Seperti terungkap dalam video channel YouTube Yuni TKW Hongkong@Curhatan BMI.

Ini terkait curhatan TKW Hongkong asal Pulau Jawa yang baru bekerja dan setiap hari harus melihat alat vital majikan lelakinya.

"Tiap hari ditunjukkan kelamin," adu salah satu TKW di channel YouTube Yuni TKW Hongkong@Curhatan BMI yang dikelola Yuni, salah satu staff agensi tenaga kerja asal Indonesia di Hongkong. Jelas penelepon dalam bahasa Jawa.

Dirinya baru lima bulan bekerja di Hongkong. Tujuan bekerja tentu untuk memperbaiki kondisi ekonomi di kampung halaman.

Tapi, baru hitungan bulan menginjakkan kaki di negeri orang. Tenaga Kerja Wanita ini mendapat perlakuan tak mengenakkan dari majikan prianya.

Di sisi lain, agen yang diadukan soal kelakuan bejat sang majikan yang saban hari pamer burung kakaktua tak juga menggubris laporan tersebut. "Masih butuh uang mbak, tapi agennya tidak bisa bantu karena soal imigrasi," sahut penelepon dalam bahasa Jawa.

Aksi pamer kemaluan sang majikan juga sempat divideokan wanita tersebut. Bukti kuat ini juga tak mampu membuat nasibnya berubah.

Bahkan, kelakuan majikan laki-laki sudah diadukan ke majikan perempuan. Tapi, sang istri juga tak berdaya menyaksikan libido garang sang suami.

"Bahkan saya diminta ngemut burungnya. Agen bilang yang penting tidak disentuh," aku TKW yang masih muda tersebut.

baca juga

Menanggapi keluhan TKW yang baru lima bulan di Hongkong tersebut. Yuni menyarankan agar bukti video dibawa ke KJRI di Hongkong.

Kasus serupa juga pernah dialami oleh TKW lainnya yang dilecehkan oleh majikannya. Dan, KJRI dipastikan akan membantu. Apalagi, agen terkesan lepas tangan akan kejadian ini.

Nantinya, pihak KJRI akan meminta ke majikan surat keterangan baik dengan bukti dan alasan pelecehan tersebut.

Dengan begitu, Tenaga Kerja Wanita itu tidak perlu lagi pulang ke Indonesia dan menungggu waktu tujuh sampai delapan bulan untuk masuk dan bekerja di Hongkong.

"Lapor KJRI malah nggak viral, kalau di YouTubeku malah jadi viral. Lapor ke KJRI," saran Yuni terkait kasus pelecehan tersebut. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kondisi Terkini Kiper Timnas Cahya Supriadi Usai Dilarikan Ambulans, Shin Tae-yong Bawa Kabar Baik

Kondisi Terkini Kiper Timnas Cahya Supriadi Usai Dilarikan Ambulans, Shin Tae-yong Bawa Kabar Baik

Denpasar | Sabtu, 17 September 2022 | 10:29 WIB

Study : YouTube Perburuk Jam Tidur Pada Remaja

Study : YouTube Perburuk Jam Tidur Pada Remaja

Depok | Sabtu, 17 September 2022 | 08:37 WIB

Tambah Beban Partai, Megawati Soekarnoputri Usul Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2024 Tak Diganti

Tambah Beban Partai, Megawati Soekarnoputri Usul Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2024 Tak Diganti

Sumbar | Sabtu, 17 September 2022 | 08:21 WIB

Terkini

Gempa Flores, Perusahaan Tambang Ini Kirim Bantuan Logistik

Gempa Flores, Perusahaan Tambang Ini Kirim Bantuan Logistik

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:33 WIB

Masjid Agung Kota Kediri: 200 Tahun Berdiri, Meski Berkali-kali Renovasi

Masjid Agung Kota Kediri: 200 Tahun Berdiri, Meski Berkali-kali Renovasi

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Kaltim Tetapkan Siaga Bencana Karhutla Imbas Fenomena El Nino

Kaltim Tetapkan Siaga Bencana Karhutla Imbas Fenomena El Nino

Kaltim | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Xiaomi 18 Fold dan 18 Pro Tak Meluncur Bareng, Ini Strategi Baru Lei Jun

Xiaomi 18 Fold dan 18 Pro Tak Meluncur Bareng, Ini Strategi Baru Lei Jun

Tekno | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:19 WIB

Ekonomi Sirkular Buka Peluang Pendapatan Baru

Ekonomi Sirkular Buka Peluang Pendapatan Baru

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:19 WIB

Sumbar Dikepung Asap Karhutla dari Jambi dan Riau! Warga Diimbau Pakai Masker Demi Kesehatan

Sumbar Dikepung Asap Karhutla dari Jambi dan Riau! Warga Diimbau Pakai Masker Demi Kesehatan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Review Petualangan Sherina: Nostalgia Masa Kecil yang Tak Lekang oleh Waktu

Review Petualangan Sherina: Nostalgia Masa Kecil yang Tak Lekang oleh Waktu

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:00 WIB

ASEAN Jadi Jalur Penanganan Asap Karhutla Kalimantan, RI Pilih Kerja Sama Ketimbang Saling Tuding

ASEAN Jadi Jalur Penanganan Asap Karhutla Kalimantan, RI Pilih Kerja Sama Ketimbang Saling Tuding

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:50 WIB

2 Rice Cooker untuk Membuat MPASI Bayi, Praktis dan Mudah Digunakan

2 Rice Cooker untuk Membuat MPASI Bayi, Praktis dan Mudah Digunakan

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Mirip Rezim Otoriter! Pembekuan Rekening Jadi Alat Tekan Gerakan Sipil

Mirip Rezim Otoriter! Pembekuan Rekening Jadi Alat Tekan Gerakan Sipil

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:34 WIB

×