Suara Denpasar – Mischa Hasnaeni Moein lekat dengan julukan Wanita Emas. Banyak yang bertanya bagaimana julukan itu tersemat kepada Direktur Utama PT Misi Mulia Metrikal (PT MMM) yang kini jadi tersangka dan ditahan karena kasus korupsi. Setelah ditelusuri, ternyata itu berawal saat Hasnaeni Moein ngebet jadi wali kota Tangerang Selatan (Tangsel) tahun 2010.
Jauh sebelum namanya mencuat dalam bursa calon gubernur DKI Jakarta tahun 2012 dan 2017, Misca Hasnaeni Moein memang sudah sempat ingin maju dalam Pilwalkot Tangsel 2010. Darah politik tampaknya mengalir dari ayahnya yang pernah menjadi politikus ulung PDIP, Max Moein.
Pada Pilkada DKI Jakarta 2012 memang nama Wanita Emas makin populer. Karena stikernya banyak ditempel di metromini dan Kopaja dengan sebutan Wanita Emas.
Namun, jauh sebelum itu, saat Pilwalkot Tangsel itulah pertama kali namanya mencuat. Hal itu dia ungkapkan saat diundang dalam program TV swasta nasional dengan menghadirkan Hasnaeni Moein si Wanita Emas.
"Bicara Wanita Emas ini sejak kapan sih sudah melekat dengan diri Bu Hasnaeni?" tanya Glory Oyong, sang pembaca acara yang dikutip suaradenpasar dari Youtube KompasTV, 23 September 2022.
Hasnaeni pun mengungkapkan bahwa nama Wanita Emas lekat dengan dirinya saat ingin menjadi wali kota Tangsel 2010. Saat itu dia akan maju jadi calon wali kota Tangsel berpasangan dengan penyanyi dangdut Saiful Jamil. Usianya kala itu baru 34 tahun.
“Awalnya apa sih, Tangsel kan bermasalah dengan sampah. Terus saya berpikir, timbul inspirasi, oh, kita bawa aja era masyarakat sejahtera. Jadi artinya emas itu era masyarakat sejahtera. Terus mengubah sampah jadi emas,” katanya.
Kenapa harus mengubah sampah jadi emas, Hasnaeni menganggap sampah menjadi masalah yang tidak pernah selesai di Tangerang Selatan. Maka, masalah sampah jadi slogan dan program utamanya.
"Nanti sampah itu dikelola pemda, nanti dibeli. Hasilnya bisa dibelikan emas. Masyarakat tertawa, senang," jelas dia.
Baca Juga: HORE! Jika Diduga Korupsi, Buruan Kembalikan Kerugian Negara: Kasus Tak Berlanjut
Walau begitu, Hasnaeni Moein si Wanita Emas gagal ikut Pilkada Tangsel 2010. Sebab pasangannya, Saiful Jamil mundur di tengah jalan. Akhirnya Pilkada Tangsel menarungkan empat pasangan calon wali kota-wakil wali kota yang kemudian dimenangkan Airin Rachmi-Benyamin Davnie.
Kini, Hasnaeni Moein malah dijebloskan ke tahanan karena dugaan korupsi PT Waskita Beton Precast (WBP). Dia dijadikan tersangka bersama enam orang lain dari PT WBP. Total kerugian negara dari dugaan korupsi ini mencapai Rp2,5 miliar.
Dia terlibat dalam korupsi ini dalam posisinya sebagai dirut PT MMM. Seperti dijelaskan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Kuntadi, bahwa modusnya adalah dengan dalih mengerjakan pembangunan Tol Semarang V menawarkan pekerjaan kepada PT WBP dengan syarat menyetorkan uang kepada PT MMM sebagai penambahan modal dengan nilai pekerjaan Rp341 miliar.
PT WBP menyanggupi dan selanjutnya tersangka Kristadi membuat tagihan pembayaran (invoice) seolah-olah PT WBP membeli material kepada PT MMM. "Atas tagihan fiktif dari PT MMM maka PT WBP menyetorkan uang senilai Rp16,844 miliar," kata Kuntadi. (Suara.com/ Antara)