Dirut RSUD Wangaya: Bukan Menolak, tapi UGD Memang Penuh

Suara Denpasar

Minggu, 25 September 2022 | 13:21 WIB
Dirut RSUD Wangaya: Bukan Menolak, tapi UGD Memang Penuh
Rumah Sakit Wangaye (Istimewa)

Suara Denpasar - Dirut RSUD Wangaya, Denpasar, Anak Agung Made Wiasa akhirnya angkat bicara terkait video viral yang diposting@Aryawedakarna yang viral di media sosial. Jelas dia, pihaknya bukan menolak pasien apalagi dalam kondisi kritis.

Tapi, memang saat itu kapasitas Unit Gawat Darurat (UGD) di rumah sakit milik Pemkot Denpasar tersebut penuh.

Jika dipaksakan menerima pasien, tentu akan membuat pelayanan tidak optimal dan juga riskan bagi pasien UGD yang juga sedang di rawat.

"Saya bicara dari awal kejadian. Sekitar 20.30 UGD penuh. Jadi pasien perlu diawasi, ditambah lagi di luar ada pasien yang tidak terlalu gawat juga perlu penanganan," paparnya kepada denpasar.suara.com, 25 September 2022. Adapun di UGD ada 13 pasien yang menjalani perawatan intensif.

Pasien itu ditangani oleh dua dokter umum, dua dokter intership, dan enam perawat. Tim medis di UGD juga mengawasi dan memberikan pelayanan kepada pasien yang menunggu di luar UGD karena kondisinya tidak terlalu gawat.

Jadi, saat itu selain ruangan UGD sudah penuh. Tim medis juga menangani banyak pasien yang ada di luar UGD. Tak beberapa saat kemudian datang pasien ibu-ibu dengan menggunakan motor yang diapit di tengah.

"Datang bertiga dengan mengendarai motor dan ibu tersebut diapit di tengah," jelas dia.
Nah, ketika itu dokter jaga langsung ke luar dan melihat kondisi ibu tersebut. Mengingat UGD yang sudah penuh, dokter jaga menyarankan pihak keluarga membawa ibu yang bersangkutan ke RS Manuaba. Kebetulan jaraknya tidak terlalu jauh dengan RSUD Wangaya. Sekitar 10 menit perjalanan dengan motor.

Memang, saat itu ada permintaan pihak keluarga meminta ambulance. Demikian, untuk penggunaan Ambulance ada prosedurnya. Di mana, tidak bisa hanya sopir saja yang berangkat. Tapi, minimal ada tim medis yang turut serta.

Aku Dirut RSUD Wangaya, kondisi ini tentu dilematis. Sebab, tim medis di UGD sendiri sudah kewalahan menangani pasien sehingga jika tim medis dikurangi dan ikut Ambulance.

baca juga

Dengan sendirinya membuat pelayanan di UGD yang sedang penuh pasien tidak optimal. Jadi, keinginan keluarga pasien itu tidak disetujui.

"Dokter sudah menyarankan ke RS Manuaba karena rumah sakit paling dekat dari Wangaya. Tahu-tahu ibu tersebut meninggal di Sanglah dan videonya viral," tandasnya. Dugaan meninggalnya ibu tersebut karena batuk menahun dan mengarah pada Tubercolosis.

Ke depan, pihak RSUD Wangaya akan menambah kapasitas bed di ruang UGD untuk mengantisipasi lonjakan pasien. Bukan sebatas rencana, penambahan luas UGD kini sedang berjalan.

Diharapkan ke depan bisa menambah kapasitas 11 bed baru. "Kami serba dilematis, jika dipaksa menerima maka pelayanan tidak akan optimal," aku dia.

Berita sebelumnya, Miris! Pasien asal Buleleng, Singaraja, Bali, dikabarkan meninggal setelah ditolak pihak RSUD Wangaya, Denpasar.

Pihak rumah sakit milik pemerintah kota atau Pemkot Denpasar mengatakan bahwa Unit Gawat Darurat (UGD) penuh. Bukan hanya menolak pasien yang kondisinya kritis.

Dalam postingan di media sosial terungkap juga bahwa sang anak pasien tersebut sempat meminta pihak RSUD Wangaya untuk meminjamkan ambulance guna merujuk sang ibu ke RSUP Prof. Ngoerah yang sebelumnya bernama RSUP Sanglah. Tapi, permohonan tersebut juga ditolak.

Akhirnya sang anak membonceng ibunya yang sedang sakit itu dengan menggunakan sepeda motor. Sayang, tuhan berkehendak lain sang ibu meninggal setiba di RSUP Prof. Ngoerah.

Dalam postingan akun Instagram @Aryawedakarna juga terpampang sang ibu yang mulutnya mengeluarkan darah.

Tidak dijelaskan penyakit apa yang diderita itu tersebut. Hanya dalam postingan itu Aryawedakarna menambahkan narasi bahwa pihak DPD RI akan membantu  penanganan jenazah dari RSUP Sanglah ke Buleleng.

Pihaknya juga berencana memanggil pihak RSUD Wangaya untuk meminta klarifikasi. Jika kasus ini benar tentu pihaknya akan meminta Pemkot Denpasar mencopot pejabat yang berwenang karena membuat citra Pemkot Denpasar menjadi jelek.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Miris, Pasien Meninggal setelah Ditolak UGD RSUD Wangaya, Denpasar; Mulut Berdarah Dibonceng Motor ke RSUP Prof. Ngoerah

Miris, Pasien Meninggal setelah Ditolak UGD RSUD Wangaya, Denpasar; Mulut Berdarah Dibonceng Motor ke RSUP Prof. Ngoerah

Denpasar | Minggu, 25 September 2022 | 11:01 WIB

Hotman Paris Bantah Dirawat di Rumah Sakit: Saya ke UGD

Hotman Paris Bantah Dirawat di Rumah Sakit: Saya ke UGD

Selebtek | Rabu, 10 Agustus 2022 | 13:24 WIB

Hotman Paris Dilarikan ke UGD Gara-gara Sampo

Hotman Paris Dilarikan ke UGD Gara-gara Sampo

Selebtek | Rabu, 10 Agustus 2022 | 10:54 WIB

Terkini

Dinsos DIY Tak Buka Posko Aduan Desil, Cari Formula agar Warga Tak Kehilangan Bantuan

Dinsos DIY Tak Buka Posko Aduan Desil, Cari Formula agar Warga Tak Kehilangan Bantuan

Jogja | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:58 WIB

Dua Kali Gagal, Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga Kasus Korupsi MBG

Dua Kali Gagal, Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga Kasus Korupsi MBG

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Melandai! Hotspot Kalbar Sisa 28, Menhut Ingatkan Pergeseran Titik Api ke Sumatra

Melandai! Hotspot Kalbar Sisa 28, Menhut Ingatkan Pergeseran Titik Api ke Sumatra

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Hati-hati Terjebak Macet! Puncak Arus Balik Libur Maulid Nabi di Jakarta Terjadi Hari Ini

Hati-hati Terjebak Macet! Puncak Arus Balik Libur Maulid Nabi di Jakarta Terjadi Hari Ini

Bekaci | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Crazy Rich Cilegon Bagi-bagi Durian ke Ratusan Anak Yatim di Momen HUT PAN ke-28

Crazy Rich Cilegon Bagi-bagi Durian ke Ratusan Anak Yatim di Momen HUT PAN ke-28

Banten | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:53 WIB

Serang Dihebohkan Kehadiran Verrell Bramasta dan Edison Sitorus

Serang Dihebohkan Kehadiran Verrell Bramasta dan Edison Sitorus

Banten | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:49 WIB

Ternyata Ini Penyebab Sukhoi TNI AU "Kebablasan" Keluar Landasan Saat Test Flight

Ternyata Ini Penyebab Sukhoi TNI AU "Kebablasan" Keluar Landasan Saat Test Flight

Sulsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:46 WIB

Desil Berubah, BPS DIY Akui Data Bisa Melenceng

Desil Berubah, BPS DIY Akui Data Bisa Melenceng

Jogja | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:46 WIB

Investor Ambil Cuan, IHSG Tersungkur Hari Ini Tapi Tetap di Level 6.500

Investor Ambil Cuan, IHSG Tersungkur Hari Ini Tapi Tetap di Level 6.500

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42 WIB

10 Pantangan Feng Shui Dapur yang Sebaiknya Dihindari, dari Posisi Kompor hingga Sink

10 Pantangan Feng Shui Dapur yang Sebaiknya Dihindari, dari Posisi Kompor hingga Sink

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 16:41 WIB

×