Cara Cerdas Kelola Keuangan Jangka Panjang di Tengah Fenomena Gap Literasi Finansial

Vania Rossa

Senin, 25 Mei 2026 | 21:22 WIB
Cara Cerdas Kelola Keuangan Jangka Panjang di Tengah Fenomena Gap Literasi Finansial
Ilustrasi Kelola Keuangan (Unsplash/Micheile Henderson)
baca 10 detik
  • Survei SNLIK 2025 menunjukkan kesenjangan literasi keuangan di Indonesia melebar menjadi 14,05 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
  • Mayoritas masyarakat Indonesia masih merasa khawatir terkait kondisi finansialnya meski akses terhadap layanan keuangan terus meningkat pesat.
  • FWD Insurance meluncurkan Asuransi Jiwa FWD Income Prosperity guna membantu masyarakat merencanakan keuangan masa depan secara terstruktur.

Suara.com - Akses masyarakat Indonesia terhadap layanan keuangan terus meningkat, mulai dari perbankan digital, investasi, hingga asuransi. Namun di balik pertumbuhan tersebut, pemahaman masyarakat terhadap cara mengelola keuangan dan merencanakan masa depan ternyata belum berkembang secepat akses yang tersedia.

Hal itu tercermin dalam hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 yang menunjukkan gap antara inklusi keuangan dan literasi keuangan melebar menjadi 14,05%, dibandingkan 9,59% pada 2024. Kondisi ini menandakan bahwa semakin banyak masyarakat menggunakan layanan keuangan, tetapi belum semuanya benar-benar memahami manfaat, risiko, dan strategi perencanaan finansial jangka panjang.

Fenomena tersebut juga terlihat dari hasil FWD Consumer Outlook Survey di Indonesia yang dilakukan FWD Group dan Ipsos. Survei itu menunjukkan 66% responden masih merasa stres, khawatir, atau sekadar bertahan secara finansial. Sementara hanya 34% yang merasa cukup aman dan percaya diri terhadap kondisi keuangannya.

Di tengah situasi tersebut, masyarakat mulai mencari produk keuangan yang bukan hanya mudah diakses, tetapi juga lebih sederhana dipahami dan mampu membantu perencanaan masa depan secara lebih terarah.

Melihat kebutuhan itu, PT FWD Insurance Indonesia (FWD Insurance) meluncurkan Asuransi Jiwa FWD Income Prosperity, produk perlindungan yang menggabungkan manfaat proteksi jiwa dengan manfaat tunai tahunan terencana.

Direktur Utama FWD Insurance, Jeffrey Woo, mengatakan saat ini kebutuhan masyarakat terhadap asuransi berkembang. Tidak hanya untuk perlindungan risiko, tetapi juga untuk membantu menjaga rasa aman secara finansial.

“Kami memahami bahwa di tengah berbagai perubahan yang terjadi saat ini, banyak masyarakat ingin memiliki masa depan yang lebih tenang dan terarah. Karena itu, kebutuhan akan perlindungan kini tidak hanya soal berjaga-jaga terhadap risiko yang mungkin terjadi, tetapi juga menghadirkan manfaat tunai yang terstruktur serta kepastian dalam perencanaan keuangan,” ujar Jeffrey.

Menurutnya, produk dengan manfaat yang jelas dan mudah dipahami menjadi semakin relevan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap perencanaan finansial jangka panjang.

Peluncuran produk asuransi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. (Dok. Ist)
Peluncuran produk asuransi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. (Dok. Ist)

Public figure Agatha Suci menilai produk perlindungan dengan manfaat yang lebih terstruktur membantu masyarakat, khususnya keluarga muda, dalam merencanakan keuangan dengan lebih tenang.

baca juga

“Merencanakan perlindungan bagi keluarga terasa lebih mudah dengan adanya produk asuransi jiwa yang memiliki manfaat yang terstruktur. Ini membantu saya untuk lebih fokus pada keluarga,” kata Agatha.

Jeffrey kemudian menambahkan, bahwa ia percaya bahwa dengan solusi yang tepat, masyarakat dapat menjalani hidup dengan lebih tenang dan percaya diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BGN Bantah Anggaran MBG Dipangkas Rp67 T Seperti Klaim Purbaya

BGN Bantah Anggaran MBG Dipangkas Rp67 T Seperti Klaim Purbaya

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 16:33 WIB

Wamenkeu Ungkap 3 Sumber Krisis Ekonomi Negara, Gimana Nasib RI?

Wamenkeu Ungkap 3 Sumber Krisis Ekonomi Negara, Gimana Nasib RI?

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 15:33 WIB

Kemenkeu Buktikan Indonesia Jauh dari Krisis Ekonomi ala 1998, Ini Datanya

Kemenkeu Buktikan Indonesia Jauh dari Krisis Ekonomi ala 1998, Ini Datanya

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 12:41 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×