Suara Denpasar - Riski (21), warga asal Desa Jeris, Situbondo, Jawa Timur dikabarkan hilang di perairan Pantai Batu Tampih, Tabanan, Bali. Nahas, Riski ditemukan tak bernyawa oleh Basarnas Bali di muara Pantai Kelating, Senin (26/9/2022) sekitar pukul 17.50 Wita.
Tim yang awalnya memusatkan pencarian di seputaran lokasi korban terseret arus, segera bergerak ke pantai Kelating untuk mengevakuasi korban.
Kepala Seksi Operasi SAR, Anak Agung Alit Supartana mengatakan korban ditemukan kurang lebih 3 kilometer arah barat LKM (koordinat 8° 34.879'S-115° 3.479'T).
"Setelah kami melakukan pengecekan bahwa memang benar korban atau target yang kita cari yang terdampar ini setelah dicek keluarga atau teman korban," ungkap Alit Supartana.
Selanjutnya jenazah dibawa ke Rumah Sakit Umum Tabanan menggunakan Ambulance Bhuana Bali Rescue.
Hari kedua pencarian korban, tim SAR gabungan memulai pencarian sejak pagi dengan menggunakan 2 unit rubber boat dan jukung nelayan.
Fokus pencarian sejauh 0,59 mil dari bibir Pantai Batu Tampih dengan luas area 6 Nm.
Selama berlangsungnya operasi SAR turut melibatkan Basarnas Bali, Polres Tabanan, Polair Polres Tabanan, Babinsa Desa Sudimara, BPBD Tabanan, Bhuana Bali Rescue, Potensi SAR Radio 115, Kelompok Nelayan Batu Tampih dan Kelating, rekan korban dan masyarakat setempat.
Diberitakan sebelumnya korban atas nama Riski mandi di Pantai Batu Tampih sekitar pukul 17.45 Wita bersama 2 orang temannya.
Baca Juga: Sakit Ambeien Kumat, AKBP Arif Rachman Hadir di Sidang Ipda Arsyad Daiva Cuma Sebentar
Namun, mereka terseret arus dan 2 orang berhasil selamat. Akan tetapi, Riski dikabarkan menghilang.