Kang Dedi Mulyadi Ngamuk Soal Penataan Perkebunan di Pengalengan, Ibaratkan Seperti PSK

Suara Denpasar

Kamis, 29 September 2022 | 16:18 WIB
Kang Dedi Mulyadi Ngamuk Soal Penataan Perkebunan di Pengalengan, Ibaratkan Seperti PSK
kang Dedy kunjungan kerja ke perkebunan Pengalengan (KANG DEDI MULYADI CHANNEL)

Suara Denpasar- Dedi Mulyadi yang biasa disapa kang Dedi bersama rombongan Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja ke perkebunan Pengalengan Jawa Barat.

Dalam kunjungan itu dia diterima pejabat terkait serta sejumlah staf perkebunan serta para petani milenial.

Saat audiensi tatap muka ini kang Dedi Mulyadi terlihat kecewa dengan penataan perkebunan tersebut.

Hal ini terlihat seperti dalam unggahan akun youtube KANG DEDI MULYADI CHANNEL pada Rabu (28/9).

Dalam video berjudul KUNJUNGAN KE PERKEBUNAN DI PANGALENGAN LIHAT WISATA KELAS DUNIA-KANG DEDI MALAH NGAMBEK, ini Kang Dedi terlihat banyak menyampaikan kritiknya terkait pengelolaan kawasan ini. 

"Ini dan usaha milik negara saya harus kritis dan hati-hati," katanya.

Dia melihat wisata ini sudah tidak semenarik seperti yang dahulu dia lihat.  

"Memang sudut pandangnya jadi subyektivitas saya, mudah-mudahan subyektifitas saya salah. Kesedihan saya hari ini adalah ketika ke Lembang dulu melihat hamparan kebun teh yang indah, sekarang berubah melihat hamparan yang tidak indah lagi, sehingga saya tidak mau pergi lagi, karena apa? Tidak ada yang bisa dilihat lagi, bangunannya berantakan," jelasnya dalam unggahan tersebut.

Dia mengaku sangat prihatin, terlebih aset ini adalah aset negara yang menurut dia seperti sangat mudah dialihkan pengelolaannya kepada sejumlah pengusaha.

baca juga

"Ini keprihatinan saya, mudah banget aset negara bergeser pada beberapa orang puluhan hentare, kalau rakyat dapat satu hektare saja ditangkap," terangnya.

Dia berharap pengelola selektif dalam mengalihkan aset pengelolaan kepada pengusaha.

"Saya kalau urusan alam dan lingkungan bapak bisa dilihat kita Komisi IV saklek, wisata komodo saja kita berani, artinya harus bersyukur punya anggota DPR yang konsen menjaga alam, dan hanya ada di Komisi IV benteng pertahanannya, karena kalau gak lepas," jelasnya. 

"Saya ini orang Sunda sedih lihat tanah Sunda, sepanjang jalan pergi ke Bandung gak ada yang indah, jalannya macet, landscap rusak, penambangan di mana-mana, mana Tanah Parahyangan," jelasnya.

Menurutnya apa yang harus ditampilkan seharusnya untuk jangka panjang. 

"Maaf bukan berarti menyebut perempuan, Kalau perempuan Sunda itu jadi model dia laku, jadi host dia laku, jadi bintang film laku, selamanya abadi jadi bintang, tapi kalau kemudin jadi PSK hanya 3 tahun bertahan besoknya kena penyakit. Hari ini hampir semua orang, memperlakukan Tanah Sunda, memperlakukan seperti PSK, kalau suatu saat ditinggalin orang tidak laku lagi, itu juga karena kesalahan pengambil kebijakan," ungkpanya. 

Pernyataan Kang Dedy mendapatkan reaksi positif dari warganet, sebagian besar memberikan apresisai dan mengamini apa yang terjadi.

"Semangat pak saya pribumi Pangalengan selalu menjadi pendukung bapak, saya sebagai warga pribumi miris sekarang kebun teh banyak dijadikan wisata yang dulu Pangalengan mempunyai ciri khas pegunungan dengan pemandangan kebun teh, tapi sekarang sudah mulai banyak diambil alih orang asing dan dijadikan lahan bisnis. Pangalengan berbeda sekarang dengan yang dulu," jelas warganet di kolom komentar memberikan tanggapan. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saat Warga Purwakarta Tak Percaya Isu Perceraian Kang Dedi Mulyadi dan Sang Bupati, Doanya Bikin Haru

Saat Warga Purwakarta Tak Percaya Isu Perceraian Kang Dedi Mulyadi dan Sang Bupati, Doanya Bikin Haru

Denpasar | Kamis, 29 September 2022 | 16:10 WIB

Kang Dedi Mulyadi Digugat Cerai, Kemenag Ungkap 400 Ribu Pasangan Cerai dari 2 Juta Pernikahan per Tahun

Kang Dedi Mulyadi Digugat Cerai, Kemenag Ungkap 400 Ribu Pasangan Cerai dari 2 Juta Pernikahan per Tahun

Denpasar | Kamis, 29 September 2022 | 16:00 WIB

Terbongkar! Anne Sebut Kang Dedi Mulyadi Nggak Mesra di Depan Kamera, Cuma di Belakang

Terbongkar! Anne Sebut Kang Dedi Mulyadi Nggak Mesra di Depan Kamera, Cuma di Belakang

Denpasar | Kamis, 29 September 2022 | 15:23 WIB

Terkini

Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours

Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours

Sport | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:15 WIB

The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan

The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!

Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:00 WIB

Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi

Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:39 WIB

6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup

6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:35 WIB

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih

Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:28 WIB

Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk

Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:28 WIB

Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit

Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:22 WIB

×