Suara Denpasar – Anggota DPR RI, Kang Dedi Mulyadi yang sedang digugat istrinya, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, akhirnya mempertemukan Nikey Sutando (18) dengan ibunya, Tri Lestari, di rumahnya di Dukuh Balong, Desa Kemasan, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Pertemuan antara anak dan ibu yang terpisah selama 15,5 tahun itu pun berlangsung haru. Dalam pertemuan itu, terbongkar pula fakta sesungguhnya terkat perpisahan keduanya.
Pertemuan Nikey dan ibunya itu diunggah lewat channel Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, Kamis (29/9/2022). Setelah melakukan perjalanan dari Jawa Barat sampai Jawa tengah dan bertanya ke sejumlah orang, akhirnya rumah Tri Lestari bisa ditemukan. Rumah itu berada di Desa Kemasan.
Sebelum sampai di Desa Kemasan, Kang Dedi Mulyadi dan Nikey ke Desa Cepoko Sawit yang disebut rumah awalnya. Ternyata, setelah sampai di Desa Cepoko Sawit, disebutkan bahwa Tri Lestari sudah pindah desa.
Saat sampai rumah itu ada seorang perempuan sepuh bernama Jaitem. Jaitem adalah ibu dari Tri Lestari. Dengan demikian Jaitem adalah nenek atau mbahnya Nikey.
“Ini anak ibu bener? Anak ibu,” tanya Kang Dedi Mulyadi saat melihat Nikey berpelukan dengan Tri Lestari.
Terlihat Nikey dan Tri Lestari berpelukan cukup lama. Sang ibu terlihat menangis haru ketika bertemu pertama kali setelah terpisah 15 tahun 6 bulan. Keduanya terpisah saat usia Nikey 1,5 tahun. Kang Dedi Mulyadi hanya bisa melihat adegan anak dan ibu yang berpelukan ini.
“Gimana ceritanya kok sampai belasan tahun gak ketemu anaknya, Mbak?” tanya Kang dedi Mulyadi.
Dari pertemuan itu akhirnya juga terkuak fakta lain versi Tri Lestari. Dalam cerita ayah Nikey, sang ibu meninggalkan Nikey saat usia 1,5 tahun. Menurut Tri Lestari, yang terjadi adalah dia bersama Nikey memang meninggalkan suaminya, Sutandi. Alasannya tak kuat dengan sikap mertuanya yang galak.
“Saya ninggalkan rumah karena saya sudah nggak tahan dengan sikap neneknya dia (Nikey),” kata Sri.
Tri Lestari pergi bersama Nikey pulang kampung ke Boyolali. Namun tiba-tiba, saat dia pergi ke warung, suaminya datang ke rumah dan membawa Nikey. Sejak itu, dia kehilangan Nikey yang dibawa ayahnya.
“Jadi dia dulu di sini, Pak. Dibawa bapaknya, saya nggak tahu. Saya dari warung sudah tidak ada (Nikey),” terangnya.
Sang ibu dari Nikey pun membantah tuduhan dia punya lelaki lain. Sri mengatakan bahwa mertuanya yang baru keluar dari kamar mandi, kemudian teriak-teriak di depan rumah hingga Sri malu. Padahal saat itu tidak ada apa-apa.
“Yang asli saya lari sendiri bersama dia (Nikey),” terangnya.
Sekadar diketahui, Nikey Sutando adalah anak kelas 2 SMAN 1 Cibatu, Purwakarta. Kang Dedi Mulyadi bertemu Nikey saat menarik gerobak. Setelah itu, suami dari Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika ini berniat menjadikan Nikey sebagai anak asuhnya. (*)