Apakah Video Youtube Kang Dedi Mulyadi Asli atau Settingan? Ini Jawabanya

Suara Denpasar

Sabtu, 01 Oktober 2022 | 15:41 WIB
Apakah Video Youtube Kang Dedi Mulyadi Asli atau Settingan? Ini Jawabanya
Dedi Mulyadi dengan pembawaan supel dan kocak disenangi ibu-ibu saat merobohkan rumah janda. (Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel)

Suara Denpasar – Apakah video di Youtube Kang Dedi Mulyadi asli atau settingan menjadi pertanyaan banyak orang. Apalagi, di stasiun televisi pernah ada acara realitas yang ternyata settingan atau rekayasa, contohnya program Termehek-Mehek. Di sisi lain, Dedi Mulyadi adalah politikus yang saat ini jadi anggota DPR yang kerap dicurigai melakukan kebaikan sebagai pencitraan. Lantas apa jawaba Kang Dedi Mulyadi?

Saat ini jumlah subscriber kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel sudah mencapai 3,88 juta. Dengan jumlah subscriber sebanyak itu, maka mengalahkan Youtube anggota DPR lain, termasuk yang dari kalangan artis sekalipun. 

Yang menarik adalah jumlah tayangan dari Youtube-nya sudah menembus 1 miliar lebih. Dilihat dari Social Blade, jumlah tayangan dari Youtube Kang Dedi Mulyadi sampai 1 Oktober 2022 mencapai 1.002.310.254. 

“Bagi saya ini sebuah kebahagiaan. Dengan tiga juta subscriber, sekarang kinerja saya mendapat respons positif,” kata Dedi Mulyadi saat Purwakarta, Jawa Barat, dikutip dari Antara ketika subscribernya sudah mencapai 3 juta pada 21 Januari 2022.

Akun YouTube Kang Dedi Mulyadi sudah dibuat sejak 17 November 2017. Akan tetapi, Dedi Mulyadi mengaku baru aktif mengunggah aktivitasnya ke channel Youtube sekitar awal Januari 2020 setelah ia menjadi anggota DPR RI sejak 1 Oktober 2019.

Dilihat dari Nox Influencer, channel Youtube Kang Dedi Mulyadi meraih subscriber 1 juta pada 2 April 2021. Kemudian pada 18 Oktober 2021 meraih 2 juta subscriber.

Sampai 1 Oktober 2022, jumlah video yang sudah dia unggah sebanyak 2.388. Video yang paling banyak penontonnya adalah yang berjudul “KANG DEDI NGAMUK KAYA HARIMAU KEHILANGAN ANAKNYA | SAAT BERTEMU DGN PETUGAS PENDAMPING & KETUA LMDH”.

Video itu sudah ditonton 7,47 juta sejak dipublikasikan pada 11 Agustus 2021. Video ini adalah terkait aduan warga tentang alih fungsi hutan bambu menjadi kebun pisang.

Dedi Mulyadi menyadari, citra anggota DPR kerap buruk di mata publik. Dia berharap dengan mengunggah aktivitasnya, bisa mengubah citra buruk politikus, termasuk anggota DPR.

baca juga

Kang Dedi menyatakan bahwa video yang dia unggah merupakan peristiwa asli, tanpa pencitraan, gimmick, atau settingan. Dalam arti, video yang dia publikasikan merupakan sebuah realitas, tanpa settingan. Yakni aktivitasnya sehari-hari yang direkam.

“Jadi kalau ada orang yang bilang buat konten, saya mah tidak pernah bikin konten, yang ada hanyalah perjalanan yang direkam oleh kamera kemudian diposting,” jelas suami dari Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.

Dia mensyukuri, adanya media sosial justru bisa memudahkan politikus atau pejabat publik membagikan kegiatan yang dia lakukan. Sehingga kinerja mereka bisa dilihat langsung oleh masyarakat.

“Kita sebagai pejabat publik kalau tidak mempublikasikan apa yang dilakukan nanti disangka dianggap tidak ada kerjaan,” katanya.

Walau begitu, dia memaklumi bila masih ada yang menganggap apa yang dia lakukan sebagai pencitraan. Dia mengatakan, pejabat publik memang harus menunjukkan citra baik dan konsisten. Akan tetapi, citra baik itu bukan pencitraan atau settingan hanya ada di depan publik atau kamera. Melainkan citra baik ada atau tanpa kamera.

“Bukan pura-pura atau dadakan, ada kamera pura-pura pungut sampah, ada kamera pura-pura peluk orang miskin, di depan kamera empatinya tinggi, bukan itu. Tapi ada kamera atau tidak, ya, tetap kita melakukan apa yang menjadi tradisi hidup kita,” jelas pria yang kini sedang digugat cerai istrinya ini.

Citra baik ini, kata dia, pada akhirnya akan terbangun dan tersampaikan dari mulut ke mulut. Dia menyebut, dalam ahasa Sunda, istilahnya "sabiwir hiji" yang artinya menjadi satu cerita tokoh yang diceritakan banyak orang.

“Itu dalam ilmu politik sekarang disebut popularitas,” jelas bapak tiga anak ini.

Bahkan, bukan hanya bisa mempublikasikan aktivitasnya kepada publik, melalui media sosial ini ternyata juga bisa menghasilkan pendapatan. Dari Social Blade, perkiraan pendapatan Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel mencapai Rp25,5 miliar per tahun.  (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saat Kang Dedi Mulyadi Temui Kisah Nyata, Mertua Bobotoh Persib Bandung, Menantu Jak Mania, Adem

Saat Kang Dedi Mulyadi Temui Kisah Nyata, Mertua Bobotoh Persib Bandung, Menantu Jak Mania, Adem

Denpasar | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 14:42 WIB

Kang Dedi Mulyadi Bukan Hanya Ditempel Emak-emak, Juga Digeruduk Puluhan Anak-anak, 'Yuk Ngaji Lagi'

Kang Dedi Mulyadi Bukan Hanya Ditempel Emak-emak, Juga Digeruduk Puluhan Anak-anak, 'Yuk Ngaji Lagi'

Denpasar | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 14:28 WIB

Momen Mobil Mewah Kang Dedi Mulyadi Seharga Rp1 Miliar Direlakan Angkut Sekarung Rumput Warga

Momen Mobil Mewah Kang Dedi Mulyadi Seharga Rp1 Miliar Direlakan Angkut Sekarung Rumput Warga

Denpasar | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 12:28 WIB

Dedi Mulyadi Tak Tahu Nomor Sepatu Istri, Bupati Anne: Parah, Saya Tahu Nomor Celana Dalamnya

Dedi Mulyadi Tak Tahu Nomor Sepatu Istri, Bupati Anne: Parah, Saya Tahu Nomor Celana Dalamnya

Denpasar | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 09:55 WIB

Kang Dedi Mulyadi Diminta Bujuk Istri dan Cabut Gugatan Perceraian, 'Gak Tega Lihatnya Pak'

Kang Dedi Mulyadi Diminta Bujuk Istri dan Cabut Gugatan Perceraian, 'Gak Tega Lihatnya Pak'

Denpasar | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 07:38 WIB

Terkini

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

8 Wakil Indonesia Jadi Unggulan di Kejuaraan Dunia BWF 2026, Bawa Misi Akhiri Puasa Gelar

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

3 Perempuan Malaysia Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta, Disimpan di Sepatu

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:22 WIB

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Buku Sibling Rivalry, Mengurai Trauma Masa Kecil dan Persaingan Antarsaudara

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:20 WIB

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

Daftar Kontroversi Raja Juli Antoni, dari Terima Amplop Dolar sampai Bagi-bagi Jabatan ke Kader PSI

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:17 WIB

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

Kronologi Temuan 995 Senpi, Narkoba dan VCD Porno di Sekolah Swasta Jaksel

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:16 WIB

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik

Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati

Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:08 WIB

×