Kronologi Kengerian di Pintu 13 Kanjuruhan Malang, Kesaksian Aremania

Suara Denpasar | Suara.com

Rabu, 05 Oktober 2022 | 07:29 WIB
Kronologi Kengerian di Pintu 13 Kanjuruhan Malang, Kesaksian Aremania
Kronologi Kengerian di Pintu 13 Kanjuruhan Malang, Kesaksian Aremania (Suara)

Suara Denpasar - Berikut adalah kronologi kengerian di pintu 13 Stadion Kanjuruhan Malang yang dituturkan saksi Aremania. Salah satunya yang diungkapkan oleh Eko, Aremania yang melihat langsung tragedi kelam tersebut.

Saat itu, Eko sudah memiliki tiket laga Arema FC versus Persebaya Surabaya. Akan tetapi, Eko waktu itu memutuskan untuk tidak masuk ke dalam stadion. Dia memilih minum kopi di areal luar stadion, dekat pintu 13.

Setelah peluit panjang berakhirnya laga, Eko mendengar suara menggelegar berasal dari senapan gas air mata yang biasa digunakan polisi kalau antarsuporter terlibat bentrok.

Eko seakan tak percaya. Sebab, di laga itu hanya Aremania yang menonton di dalam stadion karena Bonek, pendukung Persebaya tak hadir.

Eko lantas mendengar suara jeritan orang-orang meminta pertolongan. Dia memutuskan mendekat ke pintu tribun 10 dan melihat seorang perempuan lemas dan akhirnya pingsan. 

“Mas… mas, tolong mas, kami tidak bisa keluar,” teriak seseorang dari dalam gerbang.

“Ada gas air mata,” teriak yang lain.

Aremania yang berada di luar stadion bergegas menolong orang-orang yang terjebak tak bisa keluar dari pintu nomor sepuluh.

Eko kemudian mengajak teman-temannya yang lain memeriksa kondisi pintu lainnya. Eko lantas tiba di pintu 13. Di pintu ini, dia melihat pemandangan mengerikan yaitu perempuan, lelaki, bahkan anak-anak yang kesemuanya Aremania berdesak-desakan terperangkap.

Dia panik karena pintu keluar terkunci rapat-rapat. Dari arah lapangan, dia masih mendengar suara tembakan gas air mata yang ditujukan ke arah mereka.

Saat itu banyak yang meminta penonton lain menjauh dari pintu 13 dan kembali ke tribun. Namun masalahnya, polisi juga menembakkan gas air mata ke tribun. Mereka terjebak.

Eko melihat orang-orang yang terjebak berusaha menjebol dinding semen agar bisa keluar dari stadion di tengah kepanikan itu. Dia bersama Aremania lainnya berjuang menjebol dinding tersebut dengan alat seadanya.

Eko dan kawannya mencoba mencari aparat keamanan di sekitar agar bisa membantu membukakan pintu.

“Pak, tolong pak, banyak yang terjebak di pintu 13. Terkunci, tak bisa keluar,” kata Eko saat bertemu seorang aparat.

Bukannya menolong, aparat berseragam itu justru mencaci-maki Eko. “Jancok, teman saya juga ada yang kena!” kata Eko menirukan ucapan aparat itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tangkap Ade Armando! Bela Polisi dan Tuding Supporter Arema Sok Jagoan dengan Gaya Preman

Tangkap Ade Armando! Bela Polisi dan Tuding Supporter Arema Sok Jagoan dengan Gaya Preman

| Selasa, 04 Oktober 2022 | 18:17 WIB

Valentino Jebret Menangis di Depan Deddy Corbuzier: Shock Kaya Kena Mental

Valentino Jebret Menangis di Depan Deddy Corbuzier: Shock Kaya Kena Mental

| Selasa, 04 Oktober 2022 | 12:54 WIB

Kini Polisi Terapkan Filosofi Tailor Men Pasca Tragedi Kanjuruhan Malang

Kini Polisi Terapkan Filosofi Tailor Men Pasca Tragedi Kanjuruhan Malang

| Selasa, 04 Oktober 2022 | 10:07 WIB

Terkini

Diperas Rp 300 Juta oleh 4 Pegawai KPK Gadungan, Ahmad Sahroni Tegaskan Tak Ada Ancaman

Diperas Rp 300 Juta oleh 4 Pegawai KPK Gadungan, Ahmad Sahroni Tegaskan Tak Ada Ancaman

News | Jum'at, 10 April 2026 | 18:50 WIB

Menteri Dody Santai Anggaran PU Dipotong, Infrastruktur Tetap Jalan

Menteri Dody Santai Anggaran PU Dipotong, Infrastruktur Tetap Jalan

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 18:47 WIB

Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat

Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat

Your Say | Jum'at, 10 April 2026 | 18:44 WIB

BRI Ekspansi ke Timor Leste, Pegadaian Siap Layani UMKM

BRI Ekspansi ke Timor Leste, Pegadaian Siap Layani UMKM

Sulsel | Jum'at, 10 April 2026 | 18:42 WIB

5 Lipstik Lokal untuk Makeup Bold, Warna Intens Elegan dan Tahan Seharian

5 Lipstik Lokal untuk Makeup Bold, Warna Intens Elegan dan Tahan Seharian

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 18:40 WIB

Telah Kucurkan Rp 530 Triliun, Ini Strategi BTN Genjot Penyaluran KPR

Telah Kucurkan Rp 530 Triliun, Ini Strategi BTN Genjot Penyaluran KPR

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 18:37 WIB

Aksi Jumat untuk Palestina di depan Kedubes AS

Aksi Jumat untuk Palestina di depan Kedubes AS

Foto | Jum'at, 10 April 2026 | 18:35 WIB

5 Rekomendasi Motor Bekas untuk GoRide Comfort dan GrabBike XL

5 Rekomendasi Motor Bekas untuk GoRide Comfort dan GrabBike XL

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 18:33 WIB

BRI Perkuat Inklusi Keuangan di Timor Leste Lewat Pegadaian

BRI Perkuat Inklusi Keuangan di Timor Leste Lewat Pegadaian

Jatim | Jum'at, 10 April 2026 | 18:32 WIB

Ambisi Gila Kamboja, Naturalisasi 9 Pemain! Timnas Indonesia Harus Waspada Banget

Ambisi Gila Kamboja, Naturalisasi 9 Pemain! Timnas Indonesia Harus Waspada Banget

Bola | Jum'at, 10 April 2026 | 18:32 WIB