Suara Denpasar- Indonesia kini masih berduka pasca tragedi Kanjuruhan yang membuat 131 suporter meninggal dunia.
PSSI sebelumnya memastikan jika kasta tertingi sepakbila Indonesia yakni Liga 1 dihentikan sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Saat ini semua tengah berduka dan fokus pada penuntasan tragedi yang membuat peritiwa paling memilukan di jagat sepakbola ini.
Namun baru-baru ini salahsatu tim Liga 1 yakni Borneo FC mengunggah kabar jika Liga 1 akan kembali digulirkan setelah dua pekan dihentikan.
Kabar ini disampaikan oleh Borneo FC melalui laman instagram resminya dengan mencantumkan nomor surat dari PT LIB beberapa hari lalu.
"PT LIB melalui surat bernomor 583/LIB-KOM/X/2022 menyebut jika Liga 1 2022/2023 resmi ditunda selama dua pekan," demikian keterangan dalam unggahan akun instagram resmi klub tiga hari lalu.
Akun instagram klub yang sudah terverifikasi ini mengabarkan jika Liga 1 akan kembali bergulir lagi dalam waktu dua pekan.
"Sambil berharap libur 2 pekan ini dimanfaatkan supporter seluruh Indonesia bisa berpikir dan bertindak lebih baik dan makin cerdas lagi... Agar tragedi kanjuruhan tidak terulang lagi di Indonesia... Tidak ada sepak bola yg harganya sebanding dengan nyawa manusia," demikian salahsatu komentar warganet.
Sementara itu pengumuman kapan Liga 1 bergulir oleh PT LIB ini tentunya sebelum ada penetapan tersangka bos PT LIB.
Baca Juga: Sosok Pertama Perekam Video Lorong Stadion Kanjuruhan Dijemput Intel, LPSK Sayangkan Sikap Polisi
Seperti diketahui jika Tim independent yang bekerja mengusut tragedi di stadion Kanjuruhan Malang menetapkan enam orang tersangka.
Enam orang tersangka ini salahsatunya adalah petinggi PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1.
Kali ini Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita yang ditetapkan menjadi tersangka.
Akhmad Hadian Lukita tidak sendiriam, dia ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan lima orang lainnya termasuk dari anggota Kepolisian.
“Saya sudah mendengar tentang itu dan PSSI menghormati penetapan tersangka yang baru saja dibacakan Bapak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo,” Ketua PSSI Mochamad Iriawan mengomentari soal penerapan tersangka petinggi PT LIB, Jumat (7/10). ***