Kang Dedi Jatuh Sakit gegara Tiga Hari Tidak Makan, Alasannya Bikin Geleng Kepala dan Haru

Suara Denpasar

Sabtu, 08 Oktober 2022 | 21:02 WIB
Kang Dedi Jatuh Sakit gegara Tiga Hari Tidak Makan, Alasannya Bikin Geleng Kepala dan Haru
Kang Dedi Mulyadi (kanan) dan pengacaranya, Ojat Sudrajat. Keduanya berkawan sejak jadi aktivis HMI Cabang Purwakarta. (Youtube Lembur Pakuan Channel)

Suara Denpasar – Kang Dedi Mulyadi pernah jatuh sakit gegara tiga hari tiga malam tidak makan. Alasannya dia tidak makan sampai tiga hari ini pun bikin geleng kepala dan haru.

Bila Kang Dedi Mulyadi dalam youtubenya sering melakukan aksi sosial, ternyata ini bukan kali ini saja dia melakukan. Jauh sebelum dia menjadi pejabat, juga sudah terbiasa dengan hidup berbagi kepada orang lain meski dalam kondisi ekonomi kekurangan.

Hal itu terungkap dalam kanal Youtube Lembur Pakuan Channel saat Kang Dedi bertemu dengan Ojat Sudrajat, kuasa hukumnya dalam sidang gugatan cerai istrinya, Anne Ratna Mustika. Dalam pertemuan disebuah restoran itu, Kang Dedi seperti bernostalgia ke masa-masa romantik saat masih menjadi aktivis mahasiswa.

Sebagaimana diketahui, Kang Dedi Mulyadi merupakan salah satu pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Purwakarta kala dia masih menjadi mahasiswa di Sekolah Tinggi Hukum (STH) Purwakarta pada tahun 1990-an.

Setelah selesai membicarakan masalah hukum yang sedang dihadapi atas gugatan cerai Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, Kang Dedi pun mengajak Ojat Sudrajat kembali mengenang masa-masa menjadi aktivis HMI.

Saat masih menjadi aktivis HMI, Kang Dedi tinggal di secretariat HMI. Dia juga mengaku hidup serba pas-pasan. Bahkan, pernah suatu kali dia tidak makan selama tiga hari tiga malam.

Ceritanya, di depan secretariat HMI ada penjual mi ayam atau mi goreng. Nah, kebetulan secretariat kadang ramai oleh kader-kader HMI. 

Nah, para kader ini kerap memesan mi ayam, kemudian piring-piringnya belum dikembalikan karena belum bayar. Semakin hari, piring semakin menumpuk karana tak bisa membayar. Masalahnya, yang membayar itu dibebankan kepada Kang Dedi Mulyadi.

“Jadi saya nggak bisa kembalikan piring karena gak punya uang. Saya tidak makan 3 hari 3 malam. Terus jatuh sakit karena saya sudah tidak mampu lagi untuk bayar makanan. Karena jatah makan saya dikasih banyak orang,” kata Kang Dedi.

baca juga

“Jadi,” lanjut Kang Dedi, “kalau hari ini saya sering membagi, itu sudah biasa,” katanya.

Saat masih jadi mahasiswa, setiap hari Kang Dedi juga belanja ke Pasar Rebo. Membeli tetelan, kerupuk, dimasak bersama-bersama, dan dimakan bersama-sama di sekretariat HMI Cabang Purwakarta.

“Yang banyak makannya adalah?” tanya Kang Dedi. 

“Saya,” jawab Ojat Sudrajat lantas tertawa.

Semasa jadi mahasiswa, Kang Dedi memang hidup prihatin. Suatu ketika dia akan pulang kampung di Subang. Kang Dedi memang aslinya dari Kabupaten Subang, meski menapaki masa kuliah hingga berkarier politik di Purwakarta. Karena sudah Lelah berjalan, ia akhirnya naik bus. Padahal, saat itu dia tidak punya uang.

“Naik bus gak punya uang. Saya berdoa, ‘Ya Allah biar gak ditagih’. Ternyata nggak ditagih. Tapi saya dosa. Saya minta maaf. Kalau masih ada kondektur yang ingat cari saya, saya ganti 100 kali lipat, terangnya.

Ojat Sudrajat juga cerita, suatu ketika mereka berdua akan ke Subang daru Purwakarta. Karena uang hanya cukup satu orang, mereka berinisiatif kepada kernet untuk bisa ditagih satu orang saja dengan perjanjian hanya satu orang saja yang boleh duduk. 

“Ngomng ke kenek, gantian duduk. Karena bayar setengahnya. Kalau saya duduk, Kang Dedi berdiri. Kalau Kang Dedi duduk, saya berdiri,” katanya, lantas tertawa mengenang masa hidup serba kekurangan.

Kang Dedi pun menambahi, yang pandai mensyukuri pasti pernah hidup susah. Kalau yang tidak pernah susah, tidak pernah bersyukur. Yang tidak pernah bersyukur tidak baik.

“Kalau tidak disyukuri satu orang, gak apa-apa. Yang penting bisa membahagiakan banyak orang. Karena kebahagiaan itu tergantung rasa syukur,” katanya, seakan menyindir istrinya, Bupati Anne Ratna Mustika. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wow! Pengacara Kang Dedi Mulyadi, Ojat Sudrajat Terkenal Spesialis Kasus Cerai, Sehari 12 Perkara

Wow! Pengacara Kang Dedi Mulyadi, Ojat Sudrajat Terkenal Spesialis Kasus Cerai, Sehari 12 Perkara

Denpasar | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 19:49 WIB

Sejak Kapan Hubungan Kang Dedi Mulyadi dan Ambu Anne Renggang? Terungkap Fakta Ini

Sejak Kapan Hubungan Kang Dedi Mulyadi dan Ambu Anne Renggang? Terungkap Fakta Ini

Denpasar | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 14:00 WIB

Gugat Cerai, Foto dan Video Mesra Ambu Anne dan Kang Dedi Lenyap dari Instagram

Gugat Cerai, Foto dan Video Mesra Ambu Anne dan Kang Dedi Lenyap dari Instagram

Denpasar | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 09:17 WIB

Terkini

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:52 WIB

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:32 WIB

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Banten | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:30 WIB

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:21 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB