Suara Denpasar - Ketut Satra (63), Dusun Andong Bangli, Kecamatan Baturiti, Tabanan, meninggalkan rumah sejak Senin (17/10/2022) sore, untuk mencari rumput. Akan tetapi, hingga Selasa pagi dia belum kunjung pulang.
Satra berpamitan untuk mencari rumput untuk makan ternak di hutan lindung Munduk Andong. Pihak keluarga kemudian melaporkan hilangnya Satra ke Basarnas.
"Pagi tadi kami terima informasi dari Made Sudiadnyana pada pukul 09.40 wita terkait 1 orang belum kembali dari mencari rumput," terang Kepala Kantor Basarnas Bali, Gede Darmada, Selasa.
Dia mengatakan setelah menerima laporan, diberangkatkan 6 personil dari Kantor Basarnas Bali, Jimbaran menuju lokasi.
Dari hasil koordinasi di lapangan, didapat keterangan bahwa ada yang sempat melihat korban sekitar jam 17.00 wita.
Korban juga sempat terekam CCTV yang ada di sebuah warung, dan terlihat ia berjalan ke arah utara dari rumahnya.
"Tim kami bagi menjadi 2 yakni 1 tim melaksanakan penyisiran di sungai dan 1 tim di hutan di sekitaran rumah korban," jelasnya.
Mereka juga menelusuri jalan dimana kesehariannya sering dilalui oleh korban. Kondisi di seputaran lokasi pencarian sedang hujan deras dan turun kabut, sehingga jarak pandang berkisar kurang lebih 500 meter.
Area pencarian yang luas dan kondisi vegetasi hutan yang lebat menjadi kendala bagi tim SAR gabungan. Hasil penyisiran pada operasi hari pertama sampai dengan pukul 18.00 Wita masih nihil.
Baca Juga: Sosok Marchella FP, Dikabarkan jadi Kekasih Ariel Noah, Ternyata Pernah Kerja Bareng
Dalam upaya pencarian melibatkan unsur SAR diantaranya dari Basarnas Bali, Polsek Baturiti, Camat Baturiti, Babinsa, Babinkantibmas, BPBD Tabanan, Potensi SAR Dog, Buana Bali Rescue, pihak keluarga korban dan masyarakat setempat.