denpasar

Saksi Ungkap Kelicikan AKP Irfan Widyanto, Lulusan Terbaik Akpol 2010 Ganti DVR CCTV

Suara Denpasar Suara.Com
Rabu, 26 Oktober 2022 | 16:47 WIB
Saksi Ungkap Kelicikan AKP Irfan Widyanto, Lulusan Terbaik Akpol 2010 Ganti DVR CCTV
AKP Irfan Widyanto (foto kanan) dalam sidang di PN Jaksel, Rabu (26/10/2022). Foto kiri saat jadi saksi dalam sidang etik. (Youtube Polri TV/ PMJ News)

Suara Denpasar – Satpam di Kompleks Polri Duren Tiga, Abdul Zapar mengungkap kelicikan terdakwa AKP Irfan Widyanto dalam sidang di PN Jaksel, Rabu (26/10/2022). Diketahui, AKP Irfan merupakan terdakwa kasus perintangan penyidikan atau obstruction of justice dalam pembunuhan Brigadir Joshua atau Brigadir J.

Abdul Zapar membeberkan akal bulus terdakwa AKP Irfan Widyanto yang mengganti DVR CCTV pada hari Sabtu (9/7/2022) atau sehari setelah kejadian penembakan yang menewaskan Brigadir Joshua.

Zapar mengatakan, AKP Irfan yang merupakan mantan Kasubnit I Subdit III Dittipidum Bareskrim Polri datang bersama 3-5 orang dan meminta adanya pergantian DVR CCTV. AKP Irfan yang merupakan peraih lulusan terbaik Akpol 2010 itu menyatakan akan mengganti DVR CCTV agar hasil gambar lebih bagus.

“Dia jelaskan untuk memperbagus kualitas gambar. Alasannya itu,” jawab Zapar ketika ditanya jaksa tentang alasan penggantian DVR CCTV.

Zapar waktu itu mengaku telah menyatakan kepada AKP Irfan bahwa untuk penggantian DVR CCTV mesti melaporkan dulu ke RT setempat.

“Ya kalau saya sih tidak masalah kalau untuk memperbagus. Tetapi untuk pergantian itu saya harus lapor dulu ke RT,” katanya waktu itu.

Ketika akan menelepon RT, Zapar mengaku dilarang. Begitu juga ketika dia akan melapor ke ketua RT, tetap dihalangi.

“Saya tetap keluar jalan dan ditanya bapak mau ke mana,” kata Zapar.

Ketika dia menjawab AKP Irfan bahwa dia akan melapor RT, justru ditanya mengapa melapor RT.

Baca Juga: Pengacara Terkenal Ini Keluarkan Peringatan, Minta Nikita Mirzani Bersabar, Bakal Lakukan Pembalasan

“Ini biarpun pergantian harus tanggung jawab RT,” kata Zapar waktu itu.

“’Katanya, ya, udah tidak usah kan kita juga polisi’,” jelas Zapar lagi menirukan pernyataan terdakwa AKP Irfan.

Walau begitu, Zapar mengaku tidak dihalangi AKP Irfan. Terdakwa hanya mengajaknya ngobrol agar tidak melapor ke ketua RT. Alhasil, Zapar hanya menonton penggantian DVR CCTV yang dilakukan saksi Afung.

“Saya diam saja di situ tidak bisa jalan. Saya di depan pos ditemani dua orang yang melarang saya lapor Pak RT,” terang dia.

Menanggapi keterangan saksi Zapar, Irfan Widyanto membantah beberapa hal. Dia mengaku tidak menghalangi satpam di pos Kompleks Polri Duren Tiga.

“Ketika saya datang saya mengizinkan untuk menghubungi Ketua RT,” aku Irfan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI