Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

M Nurhadi, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
Sejumlah pekerja mengangkat buah kelapa sawit di Kabupaten Siak, Selasa (26/5/2026). [Ist]
baca 10 detik
  • Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Referensi CPO periode Juni 2026 sebesar USD 1.029,51 per metrik ton akibat penurunan permintaan global.
  • Penetapan harga tersebut menurunkan beban Bea Keluar serta Pungutan Ekspor CPO dibandingkan dengan nilai pada bulan Mei 2026.
  • Harga referensi biji kakao melonjak menjadi USD 3.832,17 per metrik ton karena kendala logistik global dan defisit pasokan produksi.

Suara.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) resmi merilis nilai Harga Referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit mentah atau crude palm oil (CPO) untuk periode sirkulasi niaga 1 hingga 30 Juni 2026.

Dalam ketetapan terbaru ini, barometer harga jangkar pengenaan Bea Keluar (BK) serta Pungutan Ekspor (PE) tersebut mencatatkan penurunan jika dibandingkan dengan capaian pada bulan sebelumnya.

Otoritas perdagangan mematok HR CPO untuk bulan Juni 2026 di level USD 1.029,51 per metrik ton (MT). Jika dikalkulasikan, angka tersebut terkoreksi sebesar USD 20,07 atau menyusut sekitar 1,91 persen dari posisi HR CPO sepanjang Mei 2026 yang sempat bertengger di angka USD 1.049,58 per MT.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Tommy Andana, mengungkapkan bahwa koreksi tipis pada harga patokan ekspor sawit ini murni dipicu oleh mendinginnya volume permintaan dari ceruk pasar utama di tingkat global.

"HR CPO periode Juni 2026 turun dibandingkan periode Mei 2026 akibat penurunan permintaan dari negara importir utama seperti India. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang berlaku, pemerintah mengenakan BK CPO sebesar USD 148 per MT dan PE CPO sebesar 12,5 persen dari HR CPO periode Juni 2026, yaitu sebesar USD 128,6892 per MT untuk periode Juni 2026," urai Tommy kepada jurnalis, Minggu (31/5/2026).

Tommy menguraikan bahwa formulasi angka referensi ini diperoleh melalui kalkulasi rata-rata harga draf jual CPO sepanjang linimasa 20 April hingga 19 Mei 2026.

Sumber data primer diambil dari tiga poros utama, yakni Bursa CPO Indonesia, Bursa CPO Malaysia, dan harga spot di pelabuhan Rotterdam, Belanda.

Sepanjang periode draf pemantauan tersebut, indeks harga rata-rata di Bursa CPO Indonesia bertengger di posisi USD 920,80 per MT. Sementara itu, grafik di Bursa CPO Malaysia berada di level USD 1.138,22 per MT, dan harga penawaran di Rotterdam menembus USD 1.429,40 per MT.

Mengacu pada regulasi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 35 Tahun 2025, apabila gap atau selisih harga di antara ketiga bursa tersebut melewati ambang batas USD 40, maka draf formula penghitungan dialihkan dengan hanya menggunakan dua sumber harga terdekat dengan nilai median.

baca juga

Atas dasar draf pertimbangan teknis itu, Kemendag draf menggunakan basis data pergerakan harga dari Bursa CPO Indonesia dan Bursa CPO Malaysia untuk menetapkan nominal akhir HR CPO Juni 2026 sebesar USD 1.029,51 per MT.

Di samping produk CPO mentah, pemerintah melalui Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1415 Tahun 2026 turut menetapkan nilai bea keluar untuk produk turunan hilir.

Produk minyak goreng jenis Refined, Bleached, and Deodorized (RBD) palm olein yang telah draf dikemas dalam wadah bermerek dengan bobot maksimal 25 kilogram dikenakan BK sebesar USD 33 per MT.

Kontras dengan tren lesu di sektor kelapa sawit, komoditas biji kakao justru draf mencatatkan lompatan harga yang sangat agresif.

Untuk periode Juni 2026, HR biji kakao dipatok melesat ke angka USD 3.832,17 per MT, naik tajam sebesar USD 563,48 dari draf bulan lalu. Kenaikan draf ini otomatis draf mendongkrak Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao ke level USD 3.511 per MT atau naik USD 549.

Tommy membeberkan bahwa lonjakan hebat pada sektor cokelat ini berakar langsung dari pembengkakan ongkos draf logistik global pasca-terjadinya blokade militer dan penutupan jalur Selat Hormuz di Timur Tengah.

Hambatan jalur draf pelayaran internasional ini diperparah oleh draf defisit pasokan global akibat merosotnya angka produksi dari negara produsen Nigeria.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

India 'Buang Muka' dari Sawit Indonesia, Harga Referensi CPO Juni 2026 Terkoreksi 1,91 Persen

India 'Buang Muka' dari Sawit Indonesia, Harga Referensi CPO Juni 2026 Terkoreksi 1,91 Persen

Tekno | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:08 WIB

Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS

Harga Sawit Anjlok Usai Ekspor Satu Pintu, Petani Terdampak! Pemerintah Tegur 139 PKS

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 09:44 WIB

Kejar Uang Pengganti Rp21,6 Miliar, Kejagung Ajukan Kasasi Kasus Marcella Santoso

Kejar Uang Pengganti Rp21,6 Miliar, Kejagung Ajukan Kasasi Kasus Marcella Santoso

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:56 WIB

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:05 WIB

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:34 WIB

ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit

ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:04 WIB

Terkini

Dituding Lakukan Pelecehan, Betrand Peto Beberkan Versinya: Saya Tanya Kenapa Dia Nangis

Dituding Lakukan Pelecehan, Betrand Peto Beberkan Versinya: Saya Tanya Kenapa Dia Nangis

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 12:38 WIB

7 Perbedaan Campuran Homogen dan Heterogen yang Mudah Dipahami

7 Perbedaan Campuran Homogen dan Heterogen yang Mudah Dipahami

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 12:35 WIB

Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?

Kontradiksi Gaya Komunikasi Prabowo: Singa Domestik, Kucing Imut di Panggung Internasional?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:34 WIB

Di Era AI dan Digital, Mengapa Belajar Filsafat Justru Semakin Penting?

Di Era AI dan Digital, Mengapa Belajar Filsafat Justru Semakin Penting?

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:32 WIB

Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah

Menggila di MV Lagu Checkmate! ENHYPEN Unjuk Semangat Pantang Menyerah

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:29 WIB

Penembakan 3 ASN Jayawijaya, Komnas HAM: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Merampas Nyawa

Penembakan 3 ASN Jayawijaya, Komnas HAM: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Merampas Nyawa

News | Senin, 14 September 2026 | 12:24 WIB

Cara Membedakan Garis Berat dan Garis Tinggi pada Segitiga Sama Kaki

Cara Membedakan Garis Berat dan Garis Tinggi pada Segitiga Sama Kaki

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 12:24 WIB

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:20 WIB

×