Mengejutkan, Pengacara Kelian Adat Sebut Polres Buleleng Sita Rp130 Juta, Dikembalikan Rp84 Juta, Sisanya ke Mana?

Suara Denpasar

Kamis, 17 November 2022 | 15:52 WIB
Mengejutkan, Pengacara Kelian Adat Sebut Polres Buleleng Sita Rp130 Juta, Dikembalikan Rp84 Juta, Sisanya ke Mana?
Kelian Adat Banjar Purwa, Nyoman Sukarsa ditahan dalam kasus penggelapan. Dia sebelumnya pelapor kasus penggelapann kelian Desa Adat Pengastulan sebelumnya. (IST/ Beritabali.com)

Suara Denpasar – Kasus dugaan penggelapan dengan tersangka Nyoman Sukarsa, Kelian Adat Banjar Purwa, Desa Pengastulan, Seririt, Buleleng, Bali, memunculkan versi lain. Yang mengejutkan, uang dari pengembang perumahan untuk Desa Adat Pengastulan bukan Rp60 juta, melainkan Rp130 juta. Yang jadi masalah, sisanya ke mana?

Hal itu pun yang dipertanyakan kuasa hukum Kelian Adat Banjar Purwa, I Gusti Putu Adi Kusuma Jaya. Kepada Suara Denpasar, dia menjelaskan duduk perkara persoalan yang membelit kliennya.

Dijelaskan Gus Adi, masalah ini berawal pada tahun 2017 silam. Saat itu, pengembang perumahan, PT Adi Jaya membangun perumahan di Pengastulan. Karena itu, pihak pengembang memberikan kontribusi sebesar Rp130 juta.

“Uang kontribusi dari PT Adi Jaya diterima Kelian Desa Adat Pengastulan secara bertahap dari tahun 2017. Totalnya Rp130 juta,” kata Gus Adi, Kamis (17/11/2022).

Gus Adi menjelaskan, uang itu diterima Kelian Desa Adat Pengastulan berinisial MS. Bertahun-tahun, ternyata uang itu tidak disetorkan ke desa adat. Akhirnya, dugaan penggelapan ini dilaporkan Nyoman Sukarsa yang saat itu merupakan kelian Banjar Adat Purwa pada 20 Juni 2020 ke Polres Buleleng.

Setelah kasusnya bergulir, penyidik Polres Buleleng menyita uang yang diduga digelapkan sebesar Rp130 juta. Kelian Desa Adat Pengastulan pun menjadi tersangka dan sempat ditahan.

Akan tetapi, dalam perjalanannya, perkara ini berujung damai. Gus Adi menyebut didamaikan oleh kepolisian. Juga disertai surat perdamaian pada 25 Agustus 2022. Dalam perdamaian ini, maka uang yang sempat disita penyidik dikembalikan kepada Desa Adat Pengastulan.

“Akan tetapi, uang yang dikembalikan hanya Rp84 juta. Dalam surat perjanjian juga tidak disebutkan nominalnya. Padahal, uang yang disita Rp130 juta. Lalu, sisanya ke mana,” tanya Gus Adi.

Gus Adi menjelaskan, saat pengembalian uang dari kepolisian ke Desa Adat Pengastulan, Nyoman Sukarsa merupakan Plt Kelian Desa Adat Pengastulan sekaligus Kelian Adat Banjar Purwa. Lebih lanjut, kata dia, uang yang dikembalikan dari kepolisian itu dipotong pengacara pihak PT Adi Jaya sebesar Rp24 juta. Sehingga yang masuk ke Desa Adat Pengastulan hanya Rp60 juta.

baca juga

“Nah ini, gimana bisa uang dari pengembang PT Adi Jaya Rp130 juta, disita polisi, lalu dikembalikan Rp84 juta, dan dipotong Rp24 juta untuk pengacara PT Adi Jaya, sehingga sisa hanya Rp60 juta,” kata Gus Adi.

Dia pun kembali mempertanyakan berkurangnya dana dari Rp130 juta menjadi Rp60 juta. Yang jelas, dana Rp60 juta itu diserahkan ke bendahara Desa Adat Pengastulan. Namun, oleh bendahara disimpan di BUMDes Pengastulan.

Lebih lanjut, akan ada paruman Desa Adat Pengastulan 1 April 2021 untuk memasukkan dana kontribusi dari pengembang. Sehingga sebagai Plt Kelian Adat Pengastulan, Nyoman Sukarsa meminta Bendahara Desa Adat Pengastulan, Nyoman Maruta untuk menarik uang di BUMDes. Penarikan dilakukan dua kali, pada 26 Maret dan 29 Maret 2021. Uang itu diserahkan ke Nyoman Sukarsa.

Nah, saat hari pelaksanaan paruman desa adat Pengastulan, menurut Gus Adi, malah berlangsung chaos. Ada demo dan lain-lain. Karena paruman berlangsung chaos itu, pihak kepolisian, TNI, dan pecalang mengamankan Nyoman Sukarsa. Nah, saat itu Sukarsa mengatakan di jok motornya ada uang Rp60 juta yang merupakan kontribusi dari pengembang PT Adi Jaya.

“Akan tetapi, setelah itu, sepeda motor kelian adat malah hilang dicuri,” katanya.

Kasus pencurian sepeda motor dinas pelat merah milik Kelian Adat Pengastulan pun dilaporkan ke Polsek Seririt. Setelah melakui penyelidikan, akhirnya sepeda motor itu ditemukan dan diketahui pelakunya. Akan tetapi, uang yang disebut sebesar Rp60 juta tinggal Rp314.800.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Keren! 5 Keistimewaan Jembatan Kaca Terpanjang di Indonesia Berdiri di Gianyar Bali, yang Buat Wisatawan Betah Melancong

Keren! 5 Keistimewaan Jembatan Kaca Terpanjang di Indonesia Berdiri di Gianyar Bali, yang Buat Wisatawan Betah Melancong

Denpasar | Kamis, 17 November 2022 | 11:05 WIB

Begini Respons Ketua Gerakan Pemuda Jayapura Terkait Bentrok Mahasiswa Papua di Bali

Begini Respons Ketua Gerakan Pemuda Jayapura Terkait Bentrok Mahasiswa Papua di Bali

Denpasar | Kamis, 17 November 2022 | 09:49 WIB

Tersangka Baru Kasus Video Kebaya Merah Terungkap, Mahasiswi Asal Denpasar Bali, Motifnya Banyak Pikiran

Tersangka Baru Kasus Video Kebaya Merah Terungkap, Mahasiswi Asal Denpasar Bali, Motifnya Banyak Pikiran

Denpasar | Kamis, 17 November 2022 | 08:52 WIB

Pernyataan Resmi Desa Adat Renon Pasca-Demo Mahasiswa Papua di Bali, Wayan Suarta: Saya Juga Kena Lempar

Pernyataan Resmi Desa Adat Renon Pasca-Demo Mahasiswa Papua di Bali, Wayan Suarta: Saya Juga Kena Lempar

Denpasar | Kamis, 17 November 2022 | 08:02 WIB

Disebut Provokator G20 oleh Akun Bodong, Ketua BEM Universitas Udayana Buka Suara

Disebut Provokator G20 oleh Akun Bodong, Ketua BEM Universitas Udayana Buka Suara

Denpasar | Kamis, 17 November 2022 | 07:44 WIB

Ternyata Asal Buleleng, Cewek MiChat yang Dibooking hingga Tewasnya Polisi Pengamanan G20

Ternyata Asal Buleleng, Cewek MiChat yang Dibooking hingga Tewasnya Polisi Pengamanan G20

Denpasar | Rabu, 16 November 2022 | 17:00 WIB

Demo Mahasiswa Papua saat KTT G20 di Bali Digebuki hingga Luka-luka, Massa Dikepung di Asrama

Demo Mahasiswa Papua saat KTT G20 di Bali Digebuki hingga Luka-luka, Massa Dikepung di Asrama

Denpasar | Rabu, 16 November 2022 | 15:57 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×