Subang Daerah Santri, Kang Dedi Mulyadi Heran Miras Dijual di Desa, Beri Pesan Menyengat ke Aparat

Suara Denpasar

Selasa, 22 November 2022 | 09:57 WIB
Subang Daerah Santri, Kang Dedi Mulyadi Heran Miras Dijual di Desa, Beri Pesan Menyengat ke Aparat
Kang Dedi Mulyadi dan miras di sebuah warung di Desa Cipancar, Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang, Jabar. (Youtube Kang Dedi Mulyadi)

Suara Denpasar – Anggota DPR RI, Kang Dedi Mulyadi heran minuman beralkohol (mikol) atau minuman keras (miras) dijual di desa. Bahkan, Kang Dedi menemukan setidaknya ada tiga pedagang miras di Desa Cipancar, Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Bahkan, pembeli miras datang juga dari wilayah Purwakarta.

Kang Dedi Mulyadi menemukan kios kecil yang menjual miras di Desa Cipancar saat melakukan tour menggunakan sepeda motor. Diduga Kang Dedi ke desa itu hari Sabtu (19/11/2022). Saat sampai di salah satu warung, dia melihat di etalase kaca toko beberapa botol miras.

“Ini warung rokok kok jualan ini (miras)? Kenapa jualan ini? Masak di kampung jualan ini sih?,” tanya Kang Dedi dari depan warung dalam video di kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi yang tayang Senin (21/11/2022).

Si penjual yang merupakan seorang ibu-ibu tak menjawab. Dia hanya senyum-senyum. Kang Dedi kemudian melihat miras yang dijual kios ini cukup banyak. Ada lagi yang berada di atas kulkas. Ketika Kang Dedi masuk ke kios, masih ada lagi puluhan botol miras di dalam kulkas dan di dus.

“Mbak kalau jual ini harus ada izin nggak?” tanya Kang Dedi.

“Nggak tahu, Pak,” jawab ibu pedagang itu.

“Ya harus ada izin!” tegas Kang Dedi Mulyadi.

Kang Dedi pun meminta kepada Pemerintah Kecamatan Serangpanjang maupun Satpol PP Subang agar menertibkan perdagangan miras di wilayahnya.

“Ini di kampung terkenal daerah Santri kok jualan yang begini-begini (miras) dan jualannya sangat banyak,” kata suami dari Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, ini.

baca juga

Kang Dedi Mulyadi sempat menanyakan ke pedagang ini masuk wilayah desa apa. Si penjual awalnya mengaku tidak tahu. Setelah didesak, dia menyebut ini Desa Cipancar. Dia meminta kepada desa setempat untuk untuk menertibkan peredaran miras di wilayahnya.

“Pak Kades Cipancar ini kenapa nggak ditertibkan? Ini tertibkan dong. Nanti kalau rakyatnya minum gini terus gimana?” tukas Kang Dedi Mulyadi.

Kang Dedi pun akhirya memborong semua miras yang dijual di warung ini. Dia meminta agar warung ini berhenti menjual miras, beralih jualan yang lain.

Kang Dedi sempat berbicara dengan suami dari pedagang miras melalui video call. Saat itu sang suami pedagang minta kalau ditertibkan, maka diberlakukan untuk semua pedagang miras. Apalagi pedagang itu menyebut pedagang lain adalah oknum aparat.

Dedi Mulyadi menyatakan akan mendatangi semua pedagang. Tak peduli itu oknum aparat. Dia kemudian bergerak ke dua warung yang menjual miras tidak jauh dari warung pertama tersebut. Akan tetapi, warung kedua yang didatangi tutup. Begitu juga warung ketiga tiba-tiba tutup.

Padahal, di warung ketiga ini ada tiga anak yang masih SMP mengaku akan membeli miras. Anak itu mengaku dari Desa Bojong Pesanggrahan, Purwakarta. Kang Dedi pun kaget, setelah miras ditertibkan di Purwakarta, ternyata ada sebagian warga yang mencari miras di Subang. Apalagi, Desa Cipancar berada dekat perbatasan Purwakarta. 

“Jadi yang beli anak-anak muda, usia SMA, usia SMP,” kata Kang Dedi.

Karena tadi disebut ada oknum aparat yang berdagang miras, Kang Dedi Mulyadi pun berpesan kepada semua satuan aparat, maksudnya TNI atau Polri, dan lainnya untuk bergerak menertibkan.

“Tadi dibilangnya oknum. Saya bilang kalau memang oknum, satuan-satuan yang ada di sini di Subang tolong ditindaklanjuti tempat ini ya. Ini kasihan dong kita kan sama-sama jaga negara, jaga ketahanan nasional, anak-anaknya jangan rusak hari ini,” papar Kang Dedi. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Banyak Rumah Warga di Desa Mangunkerta Cianjur Ambruk Diguncang Gempa Magnitudo 5,6

Banyak Rumah Warga di Desa Mangunkerta Cianjur Ambruk Diguncang Gempa Magnitudo 5,6

News | Senin, 21 November 2022 | 14:49 WIB

Sebut Miras Minuman Rasulullah, PA 212 Laporkan Budi Dalton Hingga Nama Sule Terseret

Sebut Miras Minuman Rasulullah, PA 212 Laporkan Budi Dalton Hingga Nama Sule Terseret

Jogja | Minggu, 20 November 2022 | 19:09 WIB

Sebut Miras adalah Minuman Rasulullah SAW, Ini Klarifikasi Budi Dalton

Sebut Miras adalah Minuman Rasulullah SAW, Ini Klarifikasi Budi Dalton

Lampung | Minggu, 20 November 2022 | 08:55 WIB

Terkini

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×