Suara Denpasar - Yesaya 44 Ayat 13 Sampai 20 menjadi topik pembicaraan usai artis Daniel Mananta meminta untuk membacanya. Berikut isi dan makna dari 8 ayat di Bible tersebut.
Vj Daniel Mananta menekankan agar Yesaya 44 Ayat 13 Sampai 20 dibaca sampai tuntas lebih dahulu sebelum netizen berkomentar soal pernyataanya tentang patung dengan roh jahat.
Lalu apa isi dan makna dari Yesaya 44 Ayat 13 Sampai 20 tersebut? Semua ayat menceritakan tentang petunjuk dan arahan bagi umatnya.
Semula Vj Daniel Mananta menjelaskan tentang kesamaan pendapatnya dengan Ustadz Abdul Somad tentang patung.
Bahwa patung terdapat roh jahat, ketika patung yang dibuat oleh manusia itu disembah.
"Tunggu, sebelum elu mau komentar, elu harus baca dulu. Buat orang-orang yang mengaku sebagai pengikut Yesus. Gue pengin kalian baca dulu Yesaya 44 Ayat 13 Sampai 20 baru bisa komentar. Sebelum lu baca, jangan komentar dulu," katanya dalam TikTok vjdaniel.
Penasaran? Yuk kita simak isi dari ayat-ayat di di kitab tersebut yang dikutip dari Alkitab Sabda.
44:13 Tukang kayu merentangkan tali pengukur dan membuat bagan sebuah patung dengan kapur merah; ia mengerjakannya dengan pahat dan menggarisinya dengan jangka, lalu ia memberi bentuk seorang laki-laki kepadanya, seperti seorang manusia yang tampan, dan selanjutnya ditempatkan dalam kuil.
44:14 Mungkin ia menebang pohon-pohon aras atau ia memilih pohon saru atau pohon tarbantin, lalu membiarkannya tumbuh menjadi besar di antara pohon-pohon di hutan, atau ia menanam pohon salam, lalu hujan membuatnya besar.
Baca Juga: CEK FAKTA: Sopir Ambulans Dengar Pesan Terakhir Brigadir J di Tengah Perjalanan, Benarkah?
44:15 Dan kayunya menjadi kayu api bagi manusia, yang memakainya untuk memanaskan diri; lagipula ia menyalakannya untuk membakar roti. Tetapi juga ia membuatnya menjadi allah lalu menyembah kepadanya; ia mengerjakannya menjadi patung lalu sujud kepadanya.
44:16 Setengahnya dibakarnya dalam api dan di atasnya dipanggangnya daging. Lalu ia memakan daging yang dipanggang itu sampai kenyang; ia memanaskan diri sambil berkata: "Ha, aku sudah menjadi panas, aku telah merasakan kepanasan api."
44:17 Dan sisa kayu itu dikerjakannya menjadi allah, menjadi patung sembahannya; ia sujud kepadanya, ia menyembah dan berdoa kepadanya, katanya: "Tolonglah aku, sebab engkaulah allahku!"
44:18 Orang seperti itu tidak mengetahui apa-apa dan tidak mengerti apa-apa, sebab matanya melekat tertutup, sehingga tidak dapat melihat, dan hatinya tertutup juga, sehingga tidak dapat memahami.
44:19 Tidak ada yang mempertimbangkannya, tidak ada cukup pengetahuan atau pengertian n untuk mengatakan: "Setengahnya sudah kubakar dalam api dan di atas baranya juga sudah kubakar roti, sudah kupanggang daging, lalu kumakan. Masakan sisanya akan kubuat menjadi dewa kekejian? Masakan aku akan menyembah kepada kayu kering?"
44:20 Orang yang sibuk dengan abu belaka, disesatkan oleh hatinya yang tertipu; ia tidak dapat menyelamatkan jiwanya atau mengatakan: "Bukankah dusta yang menjadi peganganku?"
Daniel Mananta mengatakan Tuhan sendiri sampai bilang kalau ini kayu yang digunakan untuk membuat patung yang cantik, indah yang ganteng dan patung yang sama digunakan buat masak, buat bakar kayu untuk menghangatkan badan.
"Dan habis itu patung yang sama tiba-tiba elu sembah-sembah. Itu bodoh. Bukan gue yang ngomong, Yesaya 44 ayat 13-20," ujar Vj Daniel Mananta.(*)