Kronologi Kakak-Adik Cabuli Siswi 16 Tahun di Bali, Terungkap karena Tinggalkan Bekas Cupang di Leher

Suara Denpasar

Kamis, 24 November 2022 | 08:50 WIB
Kronologi Kakak-Adik Cabuli Siswi 16 Tahun di Bali, Terungkap karena Tinggalkan Bekas Cupang di Leher
Ilustrasi, kronologi kakak-adik cabuli siswi 16 tahun di Bali, terungkap karena tinggalkan bekas cupang di leher. (Shutterstock)

Suara Denpasar - Pencabulan dan persetubuhan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di Buleleng, Bali. Seorang siswi berinisial CI berusia 16 tahun dicabuli oleh kakak-adik berinisial DM (20) dan AS (19) di Desa Kalianget, Kecamatan Seririt, Buleleng, Bali. Kedua tersangka pelaku pencabulan itu pun sudah ditangkap Sat Reskrim Polres Buleleng. 

Kasi Humas Polres Buleleng, AKP I Gede Sumarjaya didampingi KBO Sat Reskrim Polres Buleleng Ipda Made Ana Yasa, Rabu (23/11/2022) menjelaskan kronologi pencabulan yang terjadi, penangkapan, penetapan, dan penahanan terhadap dua tersangka tersebut:

Sumarjaya menjelaskan, peristiwa pencabulan dan persetubuhan ini terjadi pada 13 November 2022 pukul 22.00 WITA. Sebelum terjadi peristiwa itu, tersangka DM (kakak) kenal dengan korban CI beberapa hari sebelumnya.

Kemudian DM mengajak CI ke rumahnya. Dengan bujuk rayu, DM mengajak CI melakukan hubungan intim layaknya suami-istri. Setelah peristiwa itu, DM keluar rumah meninggalkan CI di kamar.

“Saat kakaknya keluar, AS masuk ke kamar,” papar Sumarjaya.

Menurut Sumarjaya, AS tidak sampai melakukan persetubuhan dengan CI. Dia hanya melakukan pencabulan terhadap gadis yang masih pelajar di Seririt tersebut.

“Pelaku AS mencium korban hingga lehernya merah,” terangnya.

Setelah peristiwa ini, DM mengantar korban CI pulang ke rumah. Sesampainya di rumah, orang tuanya curiga melihat leher anaknya berwarna merah bekas kecupan. Orang tuanya pun menginterogasi CI.

“Orang tua korban kaget dan menanyakan leher korban yang memerah tersebut dan dijawab akibat perbuatan kedua pelaku,” jelas Sumarjaya.

baca juga

Atas keterangan korban CI, orang tua korban melaporkan kasus ini ke polisi. Dalam laporan, peran kedua pelaku berbeda. DM melakukan pencabulan plus persetubuhan terhadap anak di bawah umur, sedangkan AS melakukan pencabulan terhadap anak.

“Kasus ini kemudian dilaporkan dan masih dilakukan penanganan,” katanya.

Berdasarkan laporan tersebut, Satreskrim Polres Buleleng pun menangkap kedua pelaku DM (20) dan AS (19), serta menetapkan sebagai tersangka pada Rabu (23/11/2022). Keduanya pun ditahan ditahan di Mapolres Buleleng.

Kedua pelaku dijerat menggunakan Pasal 81 Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. (beritabali.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bejat! Ayah Perkosa Anak dan Keponakan Berkali-kali di Tabanan Bali: Maaf, Saya Khilaf

Bejat! Ayah Perkosa Anak dan Keponakan Berkali-kali di Tabanan Bali: Maaf, Saya Khilaf

Denpasar | Sabtu, 05 November 2022 | 04:00 WIB

Kengerian di Buleleng, Putu Ardika Habisi Nyawa Istri dan Anak di Dalam Kandungan Usia 7 Bulan

Kengerian di Buleleng, Putu Ardika Habisi Nyawa Istri dan Anak di Dalam Kandungan Usia 7 Bulan

Denpasar | Selasa, 01 November 2022 | 11:24 WIB

Advokat Gus BIWI Punya Anak dari Ida Ayu Suryawati, Wanita yang Dituduh Kawin dengan Keris

Advokat Gus BIWI Punya Anak dari Ida Ayu Suryawati, Wanita yang Dituduh Kawin dengan Keris

Denpasar | Rabu, 12 Oktober 2022 | 20:09 WIB

Oknum Loreng dan Anak Pukul Karyawan Shopee di Bali Berujung Damai, Pangdam Perintah Proses Hukum

Oknum Loreng dan Anak Pukul Karyawan Shopee di Bali Berujung Damai, Pangdam Perintah Proses Hukum

Denpasar | Sabtu, 08 Oktober 2022 | 10:55 WIB

Terkini

Tragedi Rem Blong di Jombang: Truk Seruduk Buruh Pabrik, Dua Nyawa Melayang Seketika

Tragedi Rem Blong di Jombang: Truk Seruduk Buruh Pabrik, Dua Nyawa Melayang Seketika

Jatim | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:39 WIB

Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir

Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:34 WIB

Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan

Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:30 WIB

Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto

Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:29 WIB

Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun

Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:28 WIB

DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik

DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:26 WIB

Parfum Apa yang Aromanya Maskulin? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal

Parfum Apa yang Aromanya Maskulin? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:25 WIB

Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun

Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:24 WIB

Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru

Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:17 WIB

Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas

Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:15 WIB

×