Suara Denpasar - Meluapnya kasus gugatan perceraian yang dilayangkan oleh Anne Ratna Mustika kepada suaminya, Dedi Mulyadi hingga saat ini masih belum menemui titik terang.
Bupati Purwakarta yang kerap disapa Ambu Anne itu sempat memberikan alasan dirinya menggugat cerai suaminya, yakni perihal agama yang mendasar juga terkait nafkah.
Sebelumnya, lelaki yang dikenal dengan sapaan Kang Dedi itu sempat mangkir 2 kali berturut-turut dari panggilan sidang, namun ia hadir pada sidang yang ketiga dan juga mediasi.
Usai melakukan mediasi, Kang Dedi mengatakan dan menjawab perihal tudingan dirinya yang tak memberi nafkah kepada Ambu Anne.
"Ngomong kebutuhan, apa sih yang kurang? Hayo tanya, kebutuhannya apa yang kurang," ujarnya.
Ia mengatakan bahwa segala macam kebutuhan keluargnya pun sudah cukup dan terpenuhi.
"Makan cukup, minum cukup, mobil ada difasilitasi oleh negara, ajudan difasilitasi oleh negara, beras difasilitasi oleh negara, baju difasilitasi oleh negara," tuturnya.
Tak sampai disitu, Kang Dedi mengaku bahwa hampir selurut kebutuhannya difasilitasi oleh negara.
"Seluruh kebutuhannya dari A sampai Z semua difasilitasi oleh negara," sambungnya.
Bahkan, Kang Dedi juga mengungkapkan bahwa rumah tangga bupati sudah diberi anggaran tersendiri oleh negara.
"Jadi sebenarnya rumah tangga bupati itu ada anggarannya, artinya nggak ada problem dengan itu. Apa sih yang diinginkan?" katanya menambahkan.
Namun hingga detik ini masih belum diketahui pasti bagaimana kejelasan dan kelanjutan terkait proses perceraian keduanya.***