Suara Denpasar - Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika atau Neng Anne membongkar hutang masa lalu Dedi Mulyadi saat masih menjadi bupati Purwakarta.
Yakni Dana Bagi Hasil (DBH) selama dua tahun. Nilainya mencapai miliaran dan akhirnya dibayarkan saat dirinya memimpin. Itu pun untuk satu tahun DBH. Sisanya masih menunggu pandangan dari kalangan dewan.
Koar-koarnya Neng Anne soal pembayaran hutang Kang Dedi itu dikutip Denpasar.suara.com dari YouTube @ Septio Ali Reza, Minggu (27/11/2022).
“Bupati jaman kapungkur sateacan abi tepikan ayeuna aya hutang keneh DBH dua tahun," kata Neng Anne dalam tayangan video tersebut dalam bahasa Sunda yang artinya "Bupati zaman dulu. Sebelum saya, sampai sekarang masih memiliki hutang DBH".
Bahkan dia menuding bahwa bupati sebelumnya tidak tahu malu karena ngutang DBH dan akhirnya dibayarkan oleh bupati sekarang.
Namun, hutang lainnya belum dibayarkan karena dirinya ingin semua pihak tahu siapa yang memiliki hutang tersebut.
“Matakna jadi Bupati teh sing leres entong pencitraan wae, ieumah pencitraan wae sih, cerik wae bari jeng teuing bener teuing hente," imbuhnya.
Terjemahan umumnya "Makanya jadi Bupati itu yang bener, jangan pencitraan terus, nangis terus. Padahal, gak tau bener enggaknya".
Demikian sindiran Neng Anne tersebut malah mendapat cibiran netizen. Sebab, memang menjadi sebuah keharusan dalam urusan pemerintahan.
Baca Juga: Di Hati dan Medsos! Neng Anne Masih Cinta Kang Dedi, Buktinya Ayam Kecapnya Enak
Kepala daerah selanjutnya menanggung hutang atau pengeluaran di pemerintahan sebelumnya yang belum lunas. Begitu juga terkait dengan estafet pembangunan.
Jadi, kepala daerah pengganti juga patut melanjutkan program atau proyek dari pemerintahan sebelumnya yang juga belum jadi.
Apalagi, dana yang digunakan bukan untuk kepentingan pribadi. Namun, untuk kepentingan rakyat banyak.
“Purwakarta menjadi kota yg bagus itu hasil KDM.. ibu pun menjadi bupati itu hasil KDM masyarakat memilih ibu krna melihat kinerja KDM.
Coba priode depan ibu nyalon lg apa bisa ibu menang lgi. Saya tetap bangga Kpda Bpa Dedi Mulyadi,” demikian tulis salah satu warganet.
“Mau memuji diri sendiri setinggi langit tp rakyat tahu Pak Dedy mulyadi orang baik. Pejabat yg baik..... Jgn lupa kan perjuangane beliau buat hidup ambu,” sambung yang lain. ***