Rahman Cekik dan Jerat Leher Gung Mirah sampai Mati Lemas

Suara Denpasar

Jum'at, 02 Desember 2022 | 19:06 WIB
Rahman Cekik dan Jerat Leher Gung Mirah sampai Mati Lemas
Jalannya rekuntruksi kasus pembunuhan Agung Mirah (Istimewa)

Suara Denpasar - Kasus pembunuhan dengan korban I Gusti Agung Mirah Agung yang dilakukan pacarnya sendiri.

Yakni Nova Sandi Prasetya dibantu seorang kawannya yang bernama Rahman akhirnya direkonstruksi Polda Bali, Jumat (2/12/2022).

Terungkap dalam rekonstruksi bahwa kasus tersebut berawal dari niat Prasetya  untuk mengambil barang milik korban berupa 1 (satu) unit Mobil merk Honda Brio warna Hitam Satya E CVT warna hitam mutiara.  

Diawali dengan menghubungi Ewek soal harga mobil jika dijual dan dijawab Rp 45 juta. Sedangkan oleh makelar bernama Gogon diharga Rp 40 juta. 

Tergiur uang berlimpah, Prasetya menghubungi temannya sebagai eksekutor. Rahman, sang eksekutor datang ke Bali pada tanggal 19 Agustus 2022.

Awalnya Prasetya ingin mengeksekusi korban dengan memberikan obat tidur namun ditolak oleh Rahman.

Kemudian disepakati cara lain dengan membeli lakban dengan perencanaan ketika menemukan tempat sepi korban akan di ikat kemudian ditinggalkan lalu membawa pergi mobil korban.

Bahwa pada tanggal 21 Agustus 2022 setelah semua perencanaan di siapkan dan tersangka Prasetya dan tersangka Rahman menunggu kedatangan korban, korban kembali menyampaikan bahwa tidak ingin keluar, sehingga dengan adanya penyampaian tersebut tersangka Prasetya kembali membujuk korban dengan mengatakan jika nanti akan diberikan uang Rp 200 ribu untuk bensin, dengan adanya bujukan tersebut korban menyetujuinya.

Sekira pukul 12.00 Wita korban menyampaikan kepada tersangka Prasetya bahwa korban sudah ada di depan gang, dan langsung disamperin kedua tersangka.

baca juga

Mereka bertiga akhirnya berkeliling sekitar Sukawati.
Nah saat tempat sepi dan masih di dalam mobil, Rahman tiba-tiba dari posisi tempat duduk belakang menutup mulut korban menggunakan tangan kanan lalu tangan kiri berada pada leher bagian kiri kemudian menarik kebelakang dibagian sela-sela jok mobil. Tak berhenti sampai di sanak, tersangka juga mencekik korban.

Kemudian karena korban memberontak dan menjerit, lalu tas slempang warna htam milik tersangka Rahman terjatuh karena lepas kancingannya dilantai mobil, kemudian diambil dan digunakan untuk mengikat leher korban dimana kepala bagian belakang korban ditahan dengan lutut kananya sampai korban lemas dan tidak bernafas.

Selanjutnya jasad korban pun dibuang di dekat selokan Jalan Denpasar sampai Gilimanuk Br. Sumbersari Desa Melaya Kec. Melaya Kab. Jembrana. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Arif Rahman Bantah Pernah Diperiksa Etik oleh Timsus Polri Soal Kasus Obstruction of Justice Brigadir J

Arif Rahman Bantah Pernah Diperiksa Etik oleh Timsus Polri Soal Kasus Obstruction of Justice Brigadir J

News | Jum'at, 02 Desember 2022 | 18:11 WIB

Penting! Berikut 5 Tips Merawat Mobil saat Musim Hujan

Penting! Berikut 5 Tips Merawat Mobil saat Musim Hujan

Your Say | Jum'at, 02 Desember 2022 | 17:42 WIB

Konversi Kendaraan Konvensional Jadi Jembatan ke Era Elektrik, Pemerintah Mesti Serius Berikan Dukungan

Konversi Kendaraan Konvensional Jadi Jembatan ke Era Elektrik, Pemerintah Mesti Serius Berikan Dukungan

Otomotif | Jum'at, 02 Desember 2022 | 16:30 WIB

Terkini

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:39 WIB

×