Suara Denpasar - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong berusaha sangat keras untuk mengatur pion-pion lapangan hijau Timnas Indonesia menjelang piala AFF 2022. Pelatih asal Korea Selatan itu membuat seleksi sangat ketat terhadap pemain yang akan membela skuad Garuda.
Dipantau Suara Denpasar, Sabtu, (3/12), terdapat 28 pemain yang sudah dipanggil untuk menjalani latihan fisik di pemusatan latihan (TC) di basecamp Bali United FC yang berlokasi di Kabupaten Gianyar, Bali.
Dari 28 pemain itu, terdapat 4 pemain yang sudah sah di naturalisasi dan melakukan latihan fisik bersama untuk membela Timnas Indonesia. Di antaranya adalah Ilija Spasojevic, Marc Klok, Sandy Walsh, Jordi Amat.
Diketahui, sebelumnya ada nama Elkon Baggot masuk dalam daftar pemain yang akan dinaturalisasi. Namun bek jangkung keturunan Inggris ini harus menunggu izin terlebih dahulu dari klubnya Gillingham FC untuk bergabung dengan Timnas Indonesia.
Hal ini karena Piala AFF sejauh ini belum masuk dalam agenda resmi FIFA dan klub tak wajib melepas pemain ke tim nasional.
Mengetahui hal itu, arsitek asal Korea Selatan yang juga mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu berusaha sangat keras agar Gillingham FC mau merelakan Elkan Baggott ke Timnas Indonesia.
Dia bahkan berangkat ke Inggris untuk melobi agar Elkan Baggott dapat memperkuat Timnas Indonesia pada Piala AFF 2022.
Namun, usaha keras Shin Tae-yong harus gagal karena tidak menemui kata sepakat dengan Gillingham FC.
Dikatakan Shin Tae-yong, bahwa pihak manajemen Gillingham FC akan mengizinkan Elkan Baggott apabila Timnas Indonesia berhasil lolos ke semifinal Piala AFF 2022.
"Kami memahami bahwa sementara klub tidak bersedia melepaskan bek tengah untuk babak grup, mereka akan mengizinkannya untuk melakukan perjalanan ke semifinal dan final jika Indonesia lolos." tulis website twtd.co.uk dukutip suaradenpasar.com, Minggu, (4/12/2022)
Menghadapi situasi yang tidak tentu seperti itu, Sin Tae-yong akhirnya mengambil keputusan dengan menggantikan posisi bek jangkung asal Inggris itu dengan pilar Persib Bandung, Rachmat Irianto dan pemain naturalisasi Jordi Amat. (Rizal/*)