Kejati Bali Endus Bau Tak Sedap Tender Instrumen Medis di RSUP Sanglah

Suara Denpasar

Rabu, 07 Desember 2022 | 12:05 WIB
Kejati Bali Endus Bau Tak Sedap Tender Instrumen Medis di RSUP Sanglah
Ilustrasi Instrument alat kesehatan (istimewa)

Suara Denpasar - Bau tak sedap di balik pengadaan instrumen kesehatan di RSUP Sanglah atau yang kini berganti nama menjadi RSUP Prof Dr. I.G.N.G Ngoerah Denpasar, Bali. Ternyata juga dicium oleh penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali.

Informasi yang diterima denpasar.suara.com, Rabu (7/12/2022). Beberapa kali pihak kejaksaan sudah melakukan pemeriksaan pengumpulan data dan meminta keterangan dari pihak terkait.

Ini dilakukan menyusul adanya informasi tender yang dinilai hanya menguntungkan salah satu pihak rekaman penyedia. Seperti dalam penyediaan gunting medis maupun instrumen medis lainnya.

Ketua Unit Layanan Pengadaan (ULP) RSUP Sanglah I Gusti Lanang Agung Suryadi juga mengaku sudah dipanggil pihak Kejati Bali terkait hal ini. "Saya dua kali dipanggil Kejati Bali dan PPK sekali di panggil Kejati, " karena ketika dikonfirmasi denpasar.suara.com.

Sebelumnya, Suryadi menjelaskan soal persyaratan untuk mengikuti lelang semuanya menggunakan sistem online lewat website resmi untuk leleng dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah atau LKPP.

"Portal resmi dari pemerintah, penyedia harus daftar di sana biodata dan sebagainya," terangnya. "Pemenangnya orang-orang luar, setelah selesai mereka memasukan baru kita bisa lihat," ujarnya.

Lewat sistem online ini tentu, aku dia, bahwa semua itu dilakukan dengan transparan dan terbuka. Sebab, sistem online penilaiannya juga langsung dilakukan oleh sistem dari LKPP.

Pihaknya hanya menilai dan mengecek serta mengevaluasi kelengkapan teknis dan kualifikasi. "Jadi, pelaksanaannya tidak menguntungkan salah satu penyedia (peserta tender) karena semua persyaratan kami share ke penyedia," jelasnya.

Selain itu juga, bahwa para penyedia yang akan ikut tender juga terlebih dahulu mendaftar sesuai spesifikasinya dalam portal LKPP. Jadi, yang mengikuti tender sudah tersaring lewat sistem resmi yang dibuat oleh pemerintah pusat. ***

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengadaan Instrumen Kesehatan RSUP Prof Dr. I.G.N.G Ngoerah Denpasar Diduga Merugikan Keuangan Negara Miliaran Rupiah

Pengadaan Instrumen Kesehatan RSUP Prof Dr. I.G.N.G Ngoerah Denpasar Diduga Merugikan Keuangan Negara Miliaran Rupiah

Denpasar | Rabu, 07 Desember 2022 | 11:06 WIB

MAKI: Mestinya Kasus SPI Unud Sudah Ada Tersangka, Jika Mangkrak Siap Praperadilkan Kejati Bali

MAKI: Mestinya Kasus SPI Unud Sudah Ada Tersangka, Jika Mangkrak Siap Praperadilkan Kejati Bali

Denpasar | Senin, 05 Desember 2022 | 05:30 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×