Mantan Camat di Bondowoso Terseret Kasus Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Akta Jual Beli Tanah, Ada Luas Lahan Lenyap 181 Meter Persegi

Suara Denpasar | Suara.com

Kamis, 08 Desember 2022 | 19:41 WIB
Mantan Camat di Bondowoso Terseret Kasus Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Akta Jual Beli Tanah, Ada Luas Lahan Lenyap 181 Meter Persegi
Dugaan pemalsuan tanda tangan di akta jual beli tanah di Bondowoso. (Kolase Suara Denpasar/D.A Wijaya)

Suara Denpasar - Asisten I Pemkab Bondowoso, Mahfud Junaedi terseret dalam dugaan kasus pemalsuan tanda tangan akta jual beli tanah saat masih menjabat sebagai Camat Tamanan.

Mahfud Junaedi ikut dilaporkan ke Polres Bondowoso dengan kapasitasnya sebagai mantan pejabat pembuat akta tanah sekaligus Camat Tamanan kala itu.

Tidak hanya dugaan pemalsuan tanda tangan para ahli waris, di akta jual beli tersebut juga terdapat ketidaksesuaian luas lahan yang telah ditransaksikan.

Lahan hasil transaksi seharusnya 510 meter persegi, sementara yang tertuang dalam dokumen tersebut hanya 329 meter persegi.

Artinya, ada lahan seluas 181 meter persegi yang telah dibayarkan, namun 'lenyap'.

Kasus ini berawal dari aduan Hermanto warga Desa Sumber Kemuning, Kecamatan Tamanan kepada LSM Berdikari.

Ia mengaku mengajukan pembuatan akta jual beli tanah kepada mantan Kepala Desa Sumber Kemuning dan Mantan Camat Tamanan pada tahun 2021 lalu. 

Pembelian luas tanah dari para ahli waris kepada Hermanto sudah deal seluas 510 meter persegi.

Namun, tiba-tiba muncul dokumen akta jual beli tanah dengan luasan lahan hanya 329 meter persegi dengan nomor 071/2021.

Menariknya, para pihak ahli waris yang menjual tanah tersebut tidak pernah mengaku bertandatangan di dokumen tersebut.

"Kasus ini sudah kami laporkan ke Polres Bondowoso dan Hermanto sudah dimintai keterangan," kata Ketua LSM Berdikari, Hery Masduki dikonfirmasi Suara Denpasar, Kamis (8/12/2022) malam.

Kasat Reskrim Polres Bondowoso AKP Agus Purnomo membenarkan telah menerima laporan tersebut.

"Sudah kami terima dan kini sedang diproses di Pidum. Kami masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi," tutur AKP Agus Purnomo dikonfirmasi terpisah oleh Suara Denpasar, Kamis (8/12/2022).

Sementara itu, Mahfud Junaedi, Asisten I Pemkab Bondowoso yang namanya terseret saat menjadi Camat Tamanan membantah terlibat.

"Saya gak tahu ada pemalsuan tanda tangan atau tidak. Yang jelas, ketika dokumen itu diserahkan kepada saya, sudah lengkap (disertai tanda tangan para ahli waris)," ungkapnya dikonfirmasi via sambungan telepon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Marah Dengan ITDC, Warga Tanam Pohon Pisang di Sekitar Sirkuit Mandalika

Marah Dengan ITDC, Warga Tanam Pohon Pisang di Sekitar Sirkuit Mandalika

Bali | Kamis, 08 Desember 2022 | 19:22 WIB

Terkini

Penyebab Bupati Lebak dan Wakilnya Terlibat Cekcok Terbuka: Singgung Pasal 66 ASN dan Masa Lalu

Penyebab Bupati Lebak dan Wakilnya Terlibat Cekcok Terbuka: Singgung Pasal 66 ASN dan Masa Lalu

Banten | Senin, 30 Maret 2026 | 22:55 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

Punya Utang Puasa Tapi Lupa Jumlahnya? Begini Cara Qadha dan Niatnya Menurut Ulama

Punya Utang Puasa Tapi Lupa Jumlahnya? Begini Cara Qadha dan Niatnya Menurut Ulama

Jakarta | Senin, 30 Maret 2026 | 22:50 WIB

Usai Ditangkap, Tersangka Penggelapan Dana Jemaat Gereja di Aek Nabara Diperiksa Polda Sumut

Usai Ditangkap, Tersangka Penggelapan Dana Jemaat Gereja di Aek Nabara Diperiksa Polda Sumut

Sumut | Senin, 30 Maret 2026 | 22:40 WIB

Sembilan Kali One Way! Begini Skenario Polisi Urai Kemacetan Horor di Jalur Puncak Bogor

Sembilan Kali One Way! Begini Skenario Polisi Urai Kemacetan Horor di Jalur Puncak Bogor

Bogor | Senin, 30 Maret 2026 | 22:24 WIB

5 Fakta Kepulangan Pekerja Migran Sumsel dari Kamboja, Ternyata Tidak Semudah yang Dibayangkan

5 Fakta Kepulangan Pekerja Migran Sumsel dari Kamboja, Ternyata Tidak Semudah yang Dibayangkan

Sumsel | Senin, 30 Maret 2026 | 22:23 WIB

BRI Perluas Layanan Super Apps BRImo, Pesan Obat Kini Semakin Efisien: Langsung ke Apotek K-24

BRI Perluas Layanan Super Apps BRImo, Pesan Obat Kini Semakin Efisien: Langsung ke Apotek K-24

Sumsel | Senin, 30 Maret 2026 | 22:21 WIB

Lewat Super Apps BRImo, BRI Permudah Pembelian Obat Online Bersama Apotek K-24

Lewat Super Apps BRImo, BRI Permudah Pembelian Obat Online Bersama Apotek K-24

Lampung | Senin, 30 Maret 2026 | 22:16 WIB

Elkan Baggott Sebut Timnas Era John Herdman Lebih Solid, Sindir Rezim Shin Tae-yong?

Elkan Baggott Sebut Timnas Era John Herdman Lebih Solid, Sindir Rezim Shin Tae-yong?

Video | Senin, 30 Maret 2026 | 22:15 WIB

Lewat BRImo, Beli Obat Praktis dengan Dukungan Layanan Apotek dan Pengiriman Cepat

Lewat BRImo, Beli Obat Praktis dengan Dukungan Layanan Apotek dan Pengiriman Cepat

Sulsel | Senin, 30 Maret 2026 | 22:12 WIB