Suara Denpasar - Ngeri! Sosok Rp10,43 Miliar Jadi Kartu As Thailand, Shin Tae yong Diperkuat Pilar Liga Belgia, Timnas Indonesia Siap Tahan?
Timnas Thailand berhasil meraih kemenangan telak 6-0 dalam laga uji coba menghadapi Myanmar menjelang Piala AFF 2022.
Dalam pertandingan tersebut, pelatih Thailand, Mano Polking melakukan banyak perubahan dalam skuad tim gajah perang.
Karena biasanya, Polking menempatkan Chanathip Songkrasin sebagai pemain nomor 10 di belakang dua striker.
Namun karena Chanathip tidak bisa bergabung, Mano Polking duetkan dua penyerang Adisak Kraison dan Teerasil Dangda melawan Thailand.
Bukan cuma itu, Polking juga memasang Theerathon Bunmathan sebagai gelandang.
Pemain bernilai Rp10,43 Miliar ini diproyeksikan menjadi Kartu As Timnas Thailand sebagai otak permainan tim.
"Menempatkan Theerathon bermain di lini tengah adalah sesuatu yang kami diskusikan tepat sebelum tim ini dikumpulkan. Saya bertanya kepadanya, Theerathon mengatakan ia ingin leluasa bermain di lini tengah," jelas Polking.
Sementara itu, Calon lawan Thailand di grup A yakni Timnas Indonesia memiliki pemain yang tidak kalah mentereng.
Baca Juga: Tersipu Malu, Boy Wiliam Buat Pengakuan Mengejutkan Soal Perasaannya pada Ayu Ting Ting
Shin Tae yong diperkuat sejumlah pemain bintang yang berasal dari berbagai klub di liga luar negeri, Sandy Walsh salah satunya.
Pemain di Liga Belgia, KV Mechelen ini akan melakukan debut bersama Timnas Indonesia setelah proses naturalisasi rampung.
Ia juga telah mengungkapkan jika akan akan berusaha membawa Timnas Indonesia melaju sejauh mungkin di Piala AFF 2022.
"Target (saya) selalu memenangkan turnamen. Setiap memulai turnamen, kami (Timnas Indonesia) harus punya target setinggi mungkin." Kata Sandy Walsh dilansir dari situs resmi PSSI.
"Dan kita tahu tahun lalu tim ini mencapai final. Itu adalah momen yang hebat dan sekarang waktunya kita memenangkan turnamen itu," tambah Sandy Walsh.
Sekedar informasi, pada Piala AFF 2022, Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Thailand, Filipina, Kamboja dan Brunei Darussalam. (Rizal/*)