Suara.com - Media sosial dihebohan oleh dugaan perilaku pedofil seorang guru sekolah dasar (SD) yang diketahui bernama Ruslan.
Dalam sejumlah konten yang kini telah dihapus, guru tersebut membuat ungkapan-ungkapan yang mengarah ke child grooming.
Salah satu konten Ruslan menampilkan murid perempuannya yang diketahui bernama Una sedang mengampil potret untuk ijazah.
"Hari ini foto buat ijazah dulu ya. Nanti kita foto bareng di KUA ya, Una," bunyi caption yang ditulis oleh Ruslan.
Dalam konten lain, dia mengaku sangat merindukan Una dengan kata-kata yang tak pantas diucapkan seorang guru pada muridnya.
Konten lain tak kalah membuat publik geram. Tampak Ruslan menyuapi Una yang disebutnya tengah berulang tahun.
"Murka banget. Ada guru SD konten-kontennya mengarah ke child grooming gini. Yang beginian bisa ditindak nggak sih?" tulis akun X @magentajingga_ menandai akun resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Warganet lain turun menyampaikan amarah mereka melalui kolom komentar, tidak sedikit juga yang menyerang akun media sosial Ruslan dengan komentar hujatan.
Beberapa bahkan meminta agar Ruslan dilaporkan ke pihak berwajib atas dugaan child grooming.
Baca Juga: 6 Potret Suraj Chavan, Influencer yang Disebut Pria Paling Tampan yang Gayanya Ikonik Abis!
Sebagai respons, Ruslan merilis permintaan maaf melalui akun TikTok @cikgu.ucan pada Jumat, 6 Februari 2026.
"Selamat pagi. Saya atas nama Cikgu Ucan ingin mengucapkan permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas apa yang sudah terjadi di media sosial," tulisnya.
"Apa yang saya lakukan ini terjadi karena keteledoran saya sendiri dan tidak memikirkan dampaknya akan seperti apa," lanjutnya.
Dalam permintaan maafnya, Ruslan menyesal dan merasa dirugikan atas tindakannya sendiri.
"Saya telah dirugikan atas kesalahan saya. Sekali lagi, saya minta maaf yang sebesar-besarnya," tuturnya.
Hingga kini belum diketahui di sekolah dasar daerah mana Ruslan mengajar.