Disuruh Dedi Mulyadi, Purwanto Cerita Neng Salma, Penjual Nasi Uduk Cantik di Hadapan Guru Penggerak

Suara Denpasar

Selasa, 13 Desember 2022 | 11:23 WIB
Disuruh Dedi Mulyadi, Purwanto Cerita Neng Salma, Penjual Nasi Uduk Cantik di Hadapan Guru Penggerak
Kadisdik Purwakarta, Purwanto atau Bos Ipung saat bertemu Neng Salma dan ibunya, Yayuk. (Youtube Purwanto Channel)

Suara Denpasar – Kadisdik Purwakarta, Purwanto cerita tentang Neng Salma, gadis SMA yang cantik bagai artis Korea. Salma membantu ibunya berjualan nasi uduk di depan Kantor Samsat Purwakarta. Dia menceritakan itu di hadapan para guru penggerak.

Purwanto mengaku mendatangi Neng Salma dan ibunya setelah disuruh Kang Dedi Mulyadi, anggota DPR RI. Purwanto dan Kang Dedi memang karib sejak sama-sama menjadi aktivis HMI.

“Saya diamanati oleh Pak Dedi untuk nengok itu anak yang jualan nasi uduk, anak SMA yang jualan nasi uduk di depan Samsat. Anaknya cantik kayak anak Korea. Cantik mau jualan nasi uduk,” kata dia.

Meski sama-sama jadi aktivis HMI Purwakarta, jalan yang ditempuh Kang Dedi Mulyadi dan Purwanto berbeda. Kang Dedi terjun ke dunia politik, Purwanto masuk ke birokrasi atau jadi pegawai negeri sipil (PNS).

Purwanto kini menjadi Kadisdik Purwakarta, dan menjadi anak buah Kang Dedi Mulyadi yang sempat jadi bupati Purwakarta.

Pada era Bupati Purwakarta beralih ke Anne Ratna Mustika, istri Kang Dedi, Purwanto masih menjadi Kadisdik Purwakarta.

Nah, melalui Youtube Purwanto Channel, Purwanto sempat terlihat menemui Salma dan ibunya yang berjualan nasi uduk di Jalan Baru, Purwakarta, Sabtu (10/12/2022). Dia membuat tantangan kepada Salma untuk memulai bisnis sendiri.

Kala itu, Salma menyatakan ingin jualan ceker mercon. Bos Ipung, demikian Purwanto kerap disapa, pun memberi modal usaha Rp1,5 juta untuk Salma memulai usaha ceker mercon.

Ternyata, setelah dia bertemu Salma, Purwanto datang ke acara guru penggerak. Di hadapan para guru penggerak, dia pun menceritakan sosok Yayuk, ibu dari Salma yang sebetulnya guru honorer Bahasa Indonesia di SMP. Namun berhenti karena jaraknya jauh, dan gajinya juga kecil.

baca juga

Akhirnya, Yayuk berjualan nasi uduk. Anaknya, Salma ikut membantu ketika hari libur. 

Menurut Bos Ipung, apa yang dia lakukan mendatangi Salma adalah wujud ala guru penggerak. Dia ingin menerjemahkan profil pelajar Pancasila yang jadi program Kemendikbud.

"Saya jadi guru penggerak," katanya.

Cerita Yayuk dan anaknya, Salma, menurut Purwanto itu bisa jadi inspirasi para guru penggerak dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila. Guru-guru dituntut menangkap setiap potensi anak yang ada di sekolah dan mengembangkannya.

Purwanto pun cerita, ketika Kang Dedi Mulyadi jadi bupati Purwakarta, ada kebijakan setiap hari Selasa anak-anak tidak masuk sekolah untuk ikut orang tuanya bekerja.

Kata dia, itu adalah cara agar seorang anak bisa menghayati apa yang dilakukan orang tuanya, bahkan mengerti bagaimana susahnya orang tua mencari uang.

“Saya baru tahu bahwa pendidikan seperti ini adalah pendidikan penghayatan,” terangnya.

Purwanto pun menyatakan salut kepada Yayuk dan Salma. Sang ibu mau mendidik anaknya sejak dini ikut bekerja dengannya. Sedangkan sang anak belajar memahami pekerjaan ibunya.

“Saya terangin juga ke anak itu, saya salut pada Anda. Saya salut pada ibu Anda. Ibu Anda mau mendidik anak, mau mendidik Anda seperti ini. Anda cantik, Anda kalau mau ngedandan terus jadi model juga pasti Anda bisa terpilih karena cantik seperti artis Korea,” paparnya. 

Dia pun berpesan ke para guru penggerak untuk merancang proses pembiasaan dalam kerangka mewujudkan profil pelajar Pancasila. Yakni merancang setiap orang tua itu harus membawa pikiran anak-anaknya masuk ke dalam kehidupan keluarganya.

Dalam teori pendidikan karakter, kata dia, yang namanya nasib itu konon diubah dengan cara mengubah karakter. Karakter diubah dari kepribadian. Kepribadian diubah melalui kebiasaan (habbit). Untuk mengubah habbit, itu perilakunya diubah. Nah, untuk mengubah perilaku, ubah pikirannya.

"Untuk mengubah pikiran itu ubah dulu perasaannya," pungkasnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gegara Kang Dedi Mulyadi, Purwanto Temui Neng Salma Si Penjual Nasi Uduk Cantik, Langsung Deal

Gegara Kang Dedi Mulyadi, Purwanto Temui Neng Salma Si Penjual Nasi Uduk Cantik, Langsung Deal

Denpasar | Minggu, 11 Desember 2022 | 11:48 WIB

Jiwa Sosial Maula Akbar, Anak Sulung Kang Dedi Mulyadi, Masih SMA Sekolahkan Anak Berkebutuhan Khusus

Jiwa Sosial Maula Akbar, Anak Sulung Kang Dedi Mulyadi, Masih SMA Sekolahkan Anak Berkebutuhan Khusus

Denpasar | Jum'at, 04 November 2022 | 23:07 WIB

Kang Dedi Mulyadi Puji Setinggi Langit Sosok Cantik Ini Spek Bidadari, dan Masih SMA

Kang Dedi Mulyadi Puji Setinggi Langit Sosok Cantik Ini Spek Bidadari, dan Masih SMA

Denpasar | Senin, 17 Oktober 2022 | 15:31 WIB

Terkini

ART di Pringsewu Kuras Emas dan ATM Majikan Rp46 Juta

ART di Pringsewu Kuras Emas dan ATM Majikan Rp46 Juta

Lampung | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:42 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

3 Kipas Angin Tidak Berisik Mulai Rp100 Ribuan, Tidur Nyenyak Tanpa Bising

3 Kipas Angin Tidak Berisik Mulai Rp100 Ribuan, Tidur Nyenyak Tanpa Bising

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:24 WIB

Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand

Hadirkan Jirayut, Film Cek Khodam Padukan Unsur Mistis Lokal dan Komedi Khas Thailand

Entertainment | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:21 WIB

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:18 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

Portugal vs Kolombia: Laju Os Navegadores di Tangan Suasana Hati Bruno Fernandes

Portugal vs Kolombia: Laju Os Navegadores di Tangan Suasana Hati Bruno Fernandes

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:10 WIB

Apakah Pompa Air Boleh Menyala Terus? Pahami Cara Mainnya Agar Tetap Awet

Apakah Pompa Air Boleh Menyala Terus? Pahami Cara Mainnya Agar Tetap Awet

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:10 WIB

3 HP Oppo A Series dengan Chipset Snapdragon Paling Worth It Harga Rp1 Jutaan

3 HP Oppo A Series dengan Chipset Snapdragon Paling Worth It Harga Rp1 Jutaan

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:05 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

×