Pura Gua Giri Putri, Suguhkan Sensasi Mistis Bersembahyang Dalam Gua Terbesar di Nusa Penida

Suara Denpasar

Jum'at, 16 Desember 2022 | 10:10 WIB
Pura Gua Giri Putri, Suguhkan Sensasi Mistis Bersembahyang Dalam Gua Terbesar di Nusa Penida
Gua Giri Putri (Doc Suara Denpasar)

Suara Denpasar -  Tak hanya menyimpan keindahan alam pantai dan bukit, pulau Nusa Penida di Kabupaten Klungkung, Bali juga menyuguhkan beragam tempat untuk berwisata spiritual. Salah satunya yakni Pura Gua Giri Putri, sebuah pura tempat penglukatan (pembersihan diri-red) yang terletak di dasar gua terbesar di Nusa Penida. 

Ada sebuah gua tersembunyi di Nusa Penida. Dahulu gua ini menjadi tempat pertapaan yang sakral orang-orang zaman dulu untuk mencapai kewisesaan ataupun pencerahan spiritual. Hari ini, gua ini dijadikan pura penglukatan serta menjadi destinasi wisata yang menyuguhkan pengalaman magis. 

Terletak di Desa Suana, lokasi pura ditempuh 20 menit ke timur dari Pelabuhan Sampalan. Banyak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara sengaja datang ke pura Giri Putri untuk merasakan sakralnya  tempat ini. 

Jro Mangku Nyoman Dunia, salah satu pemangku di pura ini menuturkan, Giri berarti gunung, sementara putri adalah perempuan yang dimaknI sebagai sifat feminim tuhan sebagai ibu yang merawat dan memberi kehidupan kepada semua mahluk.

"Pura Giri Putri ini merupakan tempat pemujaan dewa Siwa berupa manifestasi dewi yang bersifat merawat, melindungi serta mencintai manusia," ungkapnya. 

Dari luar, lokasi pura ini nampak seperti bukit dengan ratusan anak tangga yang menyambut. Para pemadek (orang yang datang untuk bersembahyang) akan terlebih dulu menaiki ratusan anak tangga, kemudian memasuki celah yang hanya berukuran kecil sekitar 80 centimeter. 

Pemadek harus memiliki nyali untuk masuk ke pura ini. Setelah masuk celah, anda harus berjalan menunduk sepanjang beberapa meter di dalam lorong gua dengan tinggi tak sampai satu meter. 

Cukup melelahkan, tapi semua akan terbayar saat sampai di ujung perjalanan. Pemandangan menakjubkan menyambut siapapun yang berhasil melalui ujian masuk ini. 

Sebuah ruangan besar setinggi 10 meter dengan panjang 310 meter. Gua ini mampu menampung ratusan orang. Udaranya pengap dan lembab. Pencahayaan berasal dari lampu yang sudah dipasang di dalam gua. Sesekali air menetes dari ujung batuan stalaktit. 

baca juga

Jero Mangku Dunia menyebut goa Giri Putri dulunya merupakan aliran sungai bawah laut, yang naik ke permukaan saat dataran Nusa Penida terangkat dari dasar laut. 

Suasana di dalam Gua [Doc Suara Denpasar]
Suasana di dalam Gua (sumber: Doc Suara Denpasar)

Ada beberapa pelinggih dipasang di beberapa titik sebagai tempat pemujaan. Yang pertama adalah Linggih Ida Hyang Dewi Gangga (tempat melukat), Ida Hyang Giri Pati, dan Ida Hyang Giri Putri.

Tahapan bersembahyang di pura Giri Putri pertama, pemadek harus melukat (membersihkan diri) di Linggih Ida Hyang Dewi Gangga dengan cara disiram tirta (air yang telah disucikan). 

"Penglukatan ini dimaksudkan untuk memohon kepada Dewi Gangga agar secara lahir batin terlepas dari hal-hal negatif," ungkap Jro Mangku Dunia. 

Setelah melukat, kemudian melakukan persembahyangan di Pelinggih Ida Hyang Giri Pati. Persembahyangan kedua ini dilaksanakan untuk menghaturkan sembah bhakti di Pelinggih Ida Hyang Wisnu dan Sang Hyang Naga Wasuki, serta terdapat pula lingga yoni yang melambangkan stana Dewa Siwa yang letaknya tidak jauh dari pelinggih utama.

Dewa Wisnu merupakan Dewa Pemelihara dalam kepercayaan agama Hindu. Sementara Hyang Naga Basuki salah satu manifestasi Hyang Widhi Wasa dengan sifat penolong, penyelamat, dan pemberkah kemakmuran, diwujudkan dalam bentuk naga bersisik emas berkilauan, penuh pernik mutiara, serta senantiasa berupaya tetap menjaga keseimbangan alam bawah (pertiwi) demi kesejahteraan umat manusia beserta makhluk lainnya.

Setelah selesai, dilanjut persembahyangan di Linggih Ida Hyang Giri Putri yang letaknya dalam ceruk dinding goa. Pelinggih Ida Hyang Giri Putri merupakan pelinggih utama dalam rangkaian persembahyangan di pura ini. Terdapat dua pelinggih yang terbuat dari batu paras putih khas Nusa Penida. Terdapat pula tempat untuk bersemadi (bertapa) yang berada agak menjorok kedalam sekitar tujuh meter dari pelinggih.

Setelah selesai di tiga titik ini, pemedek berjalan keluar. Di ujung jalan keluar gua, terdapat sebuah kelenteng untuk melakukan persembahyangan yang terakhir. 

Semua rentetan persembahyangan di Pura Giri Putri itu memiliki makna yang dalam. Layaknya berjuang melatih kesabaran, keuletan, dan kegigihan menghadapi berbagai rintangan dalam hidup. (Rizal/*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mahasiswi Australia Dilaporkan Meninggal Mendadak Setelah Perawatan Gigi di Bali

Mahasiswi Australia Dilaporkan Meninggal Mendadak Setelah Perawatan Gigi di Bali

Bali | Jum'at, 16 Desember 2022 | 09:18 WIB

Usai jalani Perawatan Gigi di Bali, Seorang Mahasiswi Australia Meninggal

Usai jalani Perawatan Gigi di Bali, Seorang Mahasiswi Australia Meninggal

News | Jum'at, 16 Desember 2022 | 06:09 WIB

250 Kaum Muda di Bali Disasar Untuk Ikuti Pelatihan IT Dan Wirausaha

250 Kaum Muda di Bali Disasar Untuk Ikuti Pelatihan IT Dan Wirausaha

Bali | Jum'at, 16 Desember 2022 | 08:10 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×